Minggu, 06 Oktober 2019

Sinopsis Silsila Episode 218 Antv (Season 2)

SINOPSIS 12345678910 SINOPSIS SILSILA Episode 218 ANTV (Season 2) || Pari menghentikan Rohan bahwa rias wajahnya harus dihancurkan, dan membersihkan wajahnya dengan kemejanya. Mereka menyadari bahwa mereka sangat dekat. Rohan bertanya apakah beliau pikir beliau seorang gadis dan beliau akan mengampuni dia.

Dia memperhatikan kopi dan bertanya siapa yang meninggalkannya di sana. Pari menyampaikan itu niscaya Mishti, Dadi tidak akan meninggalkannya diam-diam. Rohan menyampaikan Mishti selalu marah. Pari menyampaikan Mishti tidak pernah murka sebelumnya, beliau selalu murka melihat Rohan. Apakah mereka bertemu sebelum Mishti? Rohan menyampaikan mungkin saja, mereka yakni orang yang berbeda, kepribadian yang berbeda. Pari menyampaikan Mishti baik hati. Rohan bilang beliau tahu, mereka berbicara satu sama lain. Pari tidak tahu apa-apa, dan menyampaikan Mishti tidak pernah memberitahunya. Dia tidak berbicara lagi dan menyampaikan sudah ada banyak kesalahpahaman di antara mereka. Rohan bertanya-tanya apakah Mishti berbicara tentangnya, apa beliau persis memikirkannya.

Sukhmani berjalan gelisah di seberang aula. Radhika memintanya untuk duduk dan memberitahunya. Sukhmani menyampaikan Tani meninggalkan sekolah, beliau yakni pembuat masalah, dan beliau mempunyai masa jabatan final yang terjadi. Dia ingin lari dari semua persoalan ini tetapi Arnav tidak ingin pergi ke sekolah lain untuk penerimaannya. Apa yang akan beliau balas kepada orang bau tanah mereka sekarang? Radhika menyampaikan semua orang menyadari keras kepala Tani. Dia memutuskan untuk mendapat TC dan dokumen Tani dari sekolah, beliau sanggup menghubungi kepala sekolah daerah Mishti belajar. Sukhmani sedikit lega dan pergi. Radika berpikir bawah umur hari ini tidak pernah peduli pada orang tua. Dia bersyukur Mishti dan Pari tidak pernah mengganggunya.

Mishti pulang dalam kesusahan. Dia membuka lemari dan membuang pakaiannya. Dia pikir beliau tidak punya persoalan dengan Rohan, mereka biasanya berbicara dengannya kemudian mengapa perasaan ibarat itu bermasalah. Pari tiba ke kamar dan bertanya kepada Mishti perihal tindakan ibarat itu; itu tidak pernah terjadi sebelumnya. Mishti menyampaikan beliau hanya ingin memasukkan pakaian ke dalam lemari. Pari bertanya pada Mishti apakah beliau meninggalkan kopi di aula. Mishti menyampaikan beliau tiba tetapi mereka sibuk bekerja sehingga beliau tidak mengganggu, dan beliau sanggup kesal. Pari bertanya mengapa menyampaikan penjelasan, mereka tidak tahu kapan beliau datang.

Mishti berkata baik-baik saja, lain kali beliau akan tiba dengan drum. Pari mengeluh kepada Mishti bahwa beliau tidak memberitahunya bahwa beliau dan Rohan kini berbicara satu sama lain. Mishti melarang Pari berbicara dengan Rohan perihal dia. Mishti tegang bahwa Pari niscaya menyampaikan kepadanya bahwa beliau mengambil namanya, bukan Veer juga, apa yang akan beliau jelaskan kepada Veer sekarang. Pari menenangkan Mishti; beliau tidak sanggup memecahkan isyarat abang mereka. Pari bilang beliau hanya bilang Rohan Mishti baik hati, dan Rohan menjawab saya tahu. Mishti bertanya-tanya berapa banyak beliau tahu bahwa beliau sanggup mengklaim begitu. Pari menyampaikan beliau tidak mungkin, Rohan menciptakan segalanya menjadi tidak mungkin; beliau baik dan menghabiskan waktu bersamanya tampak sempurna. Radhika memanggil Pari dari luar, beliau pergi.

Mishti kini bangun di depan cermin dan merasa kesal alasannya yakni dikala Rohan ada, beliau merasa sangat berlawanan. Dia tidak sanggup mengendalikan dirinya, jengkel dan kesal. Dia berkelakuan jelek dengan beliau dan tabrak dengannya; meskipun sehabis itu beliau merasa tidak enak. Detak jantungnya berdetak kencang setiap kali beliau ada. Dia menyangkal pedoman ibarat itu dan menyatakan beliau berkomitmen untuk Veer dan mereka akan segera menikah.

Di luar, Radhika berbicara kepada Pari perihal penerimaan sekolah. Ansh tiba ke sana. Pari memberitahu mereka untuk berbicara dengan Mishti, beliau tepat di sekolah. Rohan tiba dan menyampaikan kopi tetapi Radhika menyampaikan terima kasih. Mishti keluar. Radhika memintanya mengatur sekolah untuk Tani. Semua orang bertanya bersama apakah Tani meninggalkan sekolah lagi. Mishti menjawab bahwa ia telah meninggalkan sekolah kedua dalam tiga tahun dan catatan itu sangat salah. Mishti enggan tetapi Radhika secara emosional memerasnya.

Kemudian, Mishti bangun di bawah terik sinar matahari, menunggu kendaraannya. Dia memperhatikan bahwa perjalanannya telah dibatalkan. Rohan lewat dan menghentikan mobilnya; ia menyampaikan tumpangan ke Mishti. Rohan menyampaikan tujuannya sedang dalam perjalanan dan beliau sanggup dengan gampang menjatuhkannya. Mishti masuk ke mobil. Rohan menjadwal ulang pertemuannya. Veer lewat dan menemukan Mishti dengan Rohan di kendaraan beroda empat yang sama. Belakangan, Veer memanggil Mishti. Rohan memperhatikan bel telepon berdering yang tidak beliau pilih.

PRECAP: Seorang penjual bunga meminta Rohan membeli mawar merah Mishti dan menyampaikan saya mencintaimu. Rohan membeli gerombolan itu. Mishti turun dari kendaraan beroda empat dan mempertanyakan mengapa Rohan membeli bunga. Rohan bertanya apa masalahnya, mengapa beliau tidak sanggup mengambil bunga darinya. Mishti menyampaikan masalahnya adalah, itu dia. Dia memutuskan untuk merendahkan persoalan yang lain hidupnya akan tersebar buruk.


Bagaimanakah dongeng selengkapnya ? Saksikan Hanya di ANTV
** Sinopsis Kadang tidak sama dengan Penayangan diTV jadi Silahkan Lihat Episode Sebelum atau Selanjutnya

Sumber Sinopsis By DesiTVbox
Translate by GT
** Nomor Sinopsis menurut Penayangan di India ! 
 ** 1 Episode di India berdurasi 20-25 Menit

** Sinopsis Ini Hanya Preview Mohon Maaf Jika Sinopsis Kurang dimengerti/Kurang dipahami
Comments


EmoticonEmoticon