Senin, 30 Oktober 2017

SINOPSIS Bidaai Episode 678

Alekh naik ke lantai atas memanggil Sadi. Dia kemudian masuk ke dalam ruangan dan melihat seseorang di sana dengan mawar merah di dalam suaranya. (Sadi tapi dia tidak bisa melihat wajahnya) Dia berteriak bilang, dia membunuh dadaji saya, dadaji saya dan dia berlari dari tangga dan saat dia turun semua orang ada di sana. Sadi juga datang.


Chot ma menenangkan Alekh dan Alekh menatap Vasu dan menghampirinya. Choti ma berpikir bilang, kamu memenangkan Ambika sekarang dia akan menyalahkan Vasu untuk semuanya. Saat itulah kami mendengar Alekh berkata bilang, dia membunuh dadaji saya. Dia memeluk Vasu dan menunjuk pada Choti ma. Semua orang kaget. Choti ma pergi ke Alekh tapi dia bersembunyi di balik Vasu.

Choti ma bilang, lihat Vasu apa yang anak-anak ini lakukan terhadap Alekh ku, sekarang dia menunjuk ke arahku, di choti ma-nya. Vasu bilang, apa yang terjadi padamu? Saya memperingatkan kamu agar tidak melakukan semua ini, dan kamu juga Ragi dan Ranveer. Semua ini terjadi karena kamu, pertama Alekh menyalahkanku atas semua ini dan sekarang Ambika.

Choti ma ingin memeluk Alekh tapi dia krim dan bilang jangan mendekatiku, aku tahu segalanya, aku ingat segalanya, itu kan, kan? Ur orang yang membunuh dadaji saya di malam Divali itu. kamu membunuh dadaji saya.

Ranveer bilang, beritahu kami bhaya. Vasu bilang, hentikan, Ranveer. Ranveer bilang, tidak ada ibu, biarkan dia bicara Tolong bhaya beritahu kami semua yang kamu ingat. Vasu pergi ke Ambika dan berkata bilang, katakan pada mereka, bukan yang itu. Tapi dia tidak mengatakan apapun. Vasu bilang, lihat, dia kaget, aku tahu persis bagaimana perasaannya karena aku juga merasakan hal yang sama. Naveen bilang, apa yang dia bicarakan?

Alekh pergi ke Vasu dan berkata bilang, dia adalah satu, choti ma membunuh dadaji saya. Saya melihatnya. Vasu bilang, tidak ada Alekh, dia bahkan tidak bisa memikirkan hal seperti itu. Alekh bilang, tidak, aku tahu dia adalah satu, kenapa kau tidak percaya aku mama dan dia menangis. Dia kemudian pergi ke mamaji dan mengatakan bahwa apapun yang dia katakan itu benar. kamu percaya saya, na? Mamaji bilang, saya percaya kamu.

Choti ma bilang, sharmaji, ini urusan keluarga kita, tolong jangan ikut campur. Alekh bilang, apa kamu tidak bicara seperti itu dengan mamaku, kamu bisa bilang apapun yang kamu mau tapi saya tahu kamulah yang membunuh dadaji saya. Vasu bilang, sekarang hentikan itu Alekh, kamu selalu berperilaku sangat buruk denganku, kamu selalu menyalahkanku karena kematian dada dadaji dan sekarang aku menyalahkan Ambika. Dia tidak bisa melakukan hal seperti itu.

Choti ma bilang, Kurasa ada yang memberitahunya untuk mengatakan semua ini, lalu dia pergi ke Ragi Sadi dan bertanya mengapa mereka melakukan semua ini. Apa yang kamu lakukan selama ini? Vasu bilang, bas, sekarang sudah cukup. Alekh kamu pergi dan beristirahat. Ranveer bilang, tidak, dia tidak akan pergi kemana-mana.

Satyam bilang, bhabhi, biarkan dia bilang Jhuta hi sahi Ilzaam Ambikaji paratihan hai. Choti ma bilang, bagaimana kamu semua bisa berpikir seperti ini tentang saya, dia pergi ke Satyam dan bertanya apakah menurut kamu saya bisa melakukan ini pada keluarga saya? Satyam bilang, tidak, tapi biarkan dia bicara. Shayat tab hame pata chale ke uske nazar ne kab yeh moor liya.

Choti ma bilang, biarkan dia bilang. Alekh bilang, malam Divali dadi bua memberiku anaar (atau semacamnya) dan aku pergi untuk menunjukkannya pada dadaji di kamarnya.

Kilas balik ditampilkan. Choti ma memaksa dadaji untuk menandatangani beberapa surat kabar dan (muda) Alekh melempar sesuatu ke choti ma, dia berbalik dan melihat Alekh. Alekh pergi.

** Note Sinopsis dibuat berdasarkan Sinopsis 1 Episode Penayangan di India,,

Comments


EmoticonEmoticon