Jumat, 28 Juli 2017

SINOPSIS Nakusha Episode 248

Episode dimulai dengan Chaskar memberi hadiah Seema sebuah toko perhiasan, Dutta mendekati dan pintu mendengarkan perdebatan mereka, Menurutnya Seema membantu Chaskar Seema membebaskan dirinya dari cengkraman Chaskar dan turun Chaskar berhenti Seema dan mendekatinya Chaskar mengatakan kepadanya bahwa dia telah membunuh bhikkhu Dutta Patilwadi milik Dia sekarang jadi tidak sulit baginya untuk mengakhiri ceritanya jika dia mengkhianatinya. Dutta mendengar ini dan dia ingat yang terakhir berdebat dengan Chaskar di telepon, dan serangan padanya Dutta bersumpah untuk mengubur Chaskar hidup-hidup.


Chaskar sedang berbicara dengan Seema maka chacha datang dan membawanya bersamanya mengatakan bahwa dia sudah menyiapkan kamar untuknya dia menunjukkan ruangan itu kepada Chaskar dan menggerakkan Chanda untuk mencampuradukkan sesuatu dalam dirinya. Minum Seema membuat minuman untuk Chaskar, Dutta berpikir Seema dan Chacha ingin menyerahkannya ke Chaskar dia mengira suaranya dikenal kepadanya dan mencari ruangan untuk mengetahui identitasnya Seema mencampur beberapa bubuk dalam minuman Chaskar dan membuatnya minum yang sama. Chaskar ambruk di sofa. Dutta memeriksa barang-barang itu di kamar Seema Dutta menemukan organ mulut dan mengenalinya.

Seema dan Chaskar datang ke kamar dan menemukan Dutta berdiri di tengah ruangan chacha meminta Dutta untuk beristirahat tapi Dutta menghentikannya untuk menangkapnya  dia memintanya untuk menghentikan semua game ini dan menjawab pertanyaanya dia bertanya siapa yang membawa Chaskar disini. kamu kenal aku dan juga apa yang mampu. tidak butuh banyak waktu bagiku untuk melepaskan leherku chacha memberitahu Dutta untuk meninggalkannya tapi Dutta tidak bergerak saat melihat Seema ini memanggil Dutta dengan namanya dan meminta dia untuk meninggalkan chacha.

Dutta berbalik menghadap Seema sekarang kamu tahu namaku. aku juga tahu siapa kamu dan menunjukkan padanya organ mulut Seema menjawab yang baik kamu tau. iya aku Seema. Dutta punya kilas balik waktunya dengan Seema dan pengkhianatannya. dia Memintanya untuk percaya bahwa dia mengatakan bahwa dia hanya ingin menyelamatkannya dari Chaskar Dutta mengatakan percayalah pengkhianat. Seema lagi memintanya untuk mendengarkannya. Dutta menjawab saya tidak mendengarkan orang seperti kamu. saya tahu kenapa kamu membawa saya disini. kamu ingin membuat kesepakatan dengan Chaskar tapi aku akan Tidak membiarkan kamu berhasil dalam rencana kamu. Seema bilang aku tidak membawa kamu ke sini takdirmu telah membawamu Kemudian dia mengatakan bagaimana dia telah belajar pelajarannya dalam hidup.

Dutta menjawab jika kamu mengira cerita ini akan mempengaruhi saya. lupakan saja saya tidak ingin mendengar cerita kamu  Chacha bilang dia telah menyelamatkanmu dari Chaskar, dan kamu  meragukannya, Seema mengatakan kepadanya bahwa Chaskar mengira dia sudah mati jadi akan lebih baik baginya untuk tinggal di sana selama beberapa waktu dan sampai Maka penglihatannya juga akan pulih Dutta memintanya untuk tidak kasihan pada penglihatannya. aku bisa menghadapi musuhku meski aku buta aku tidak butuh kamu. Seema bilang dia tidak akan membiarkan dia membahayakan nyawanya dalam kemarahan dan memintanya untuk tetap dan maka dia akan membawanya ke rumahnya setelah masalah beres chacha juga Mendukungnya. Dutta nampaknya sedang memikirkan masalah.

Naku memasuki PN. Kala sedang duduk di sofa Kala pemberitahuan kaki Naku berdarah. dia bilang sekarang hanya kaki kamu  yang sakit. aku menunggu saat keberanianmu akan pecah. Naku menjawab kamu peduli tentang dirimu im tidak akan menyerah begitu cepat Naku pergi dari sana. Kala berpikir untuk dirinya sendiri. kamu tunggu besok kertas berita akan membawa badai dimana kepercayaanmu dan akan dicuci.

Precap : Baaji membaca koran di mana Dutta dinyatakan meninggal. dia memerintahkan anak buahnya untuk membakar semua salinannya. sehingga Naku tidak akan melihat berita ini dan dia membuang koran di lantai. Naku melihat berita dan tetes puja ki thali.

** Note Sinopsis dibuat berdasarkan Sinopsis 1 Episode Penayangan di India,,

Comments


EmoticonEmoticon