Rabu, 26 Juli 2017

SINOPSIS Nakusha Episode 240

Episode dimulai dengan Seema meyakinkan Nakusha tentang kembalinya suaminya yang aman dan mereka menyelesaikan satu putaran kuil dan mulai berikutnya dengan Baaji mengikuti mereka dan masih belum mengejar. Baji juga menyelesaikannya dan bertanya kepada Panditji tentang Vahini lagi dan dia menjawab bahwa dia sudah pergi ke babak kedua. Baji jengkel dan bilang sebaiknya dia menunggunya di pintu masuk Panditji yang mengatakannya lebih baik untuk melakukan parikrama dua. Dan Baji memulai perjalanan dengan putaran kedua. 


Sementara itu Seema dan Nakku baru selesai dengan sisa pooja dan ambil cuti dari Panditji. Mereka keluar dari tempat suci tempat Seema mengatakan bahwa dia harus pergi lebih awal jika Dokternya akan di hari ini untuk memeriksa Dutta dan perbannya akan hilang. Nakku juga bilang dia tidak bisa mengundangnya pulang hari ini karena dia harus pergi untuk mencari suaminya tapi lain kali dia pasti akan membawanya untuk mengunjunginya pulang.

Seema akhirnya pindah pulang seperti Baji yang sampai ke Nakku. Seema dan Baji saling merindukan satu detik dengan beberapa ketegangan wala musik keras yang dimainkan di latar belakang. Baji sampai akhirnya Nakku dan dia mengatakan kepadanya bahwa aku bertemu dengan Chanda hari ini. Baji bingung dan Nakku mengingatkannya pada pertemuan sebelumnya. Dia menyeretnya menuruni tangga kuil yang memanggil Seema tapi Seema tidak mendengarnya dan mengusirnya. Baji merindukannya untuk kedua kalinya.

Seema tiba di rumah dan pergi ke kamar pooja-nya. Dia berdoa untuk kekuatan menghadapi Dutta dan harapan Dutta memberi kesempatan untuk menjelaskan sisi ceritanya. Dokter sedang melakukan pemeriksaan Dutta saat Dutta duduk bersila di tempat tidur seperti pyaara sa bacha. Dutta sedang mengingat perpisahan dengan Nakku, aarthi utharing, pembalut dhaaga, pasangan menyenggol, terjatuh dari tebing, terbangun sambil berteriak-teriak di rumah ini dan jatuh ke pelukan Seema! 

Seema masuk ke ruangan dimana Chachaji menandakan kepadanya bahwa semuanya baik-baik saja. Dokter sekarang mengumumkan Ab aapki utama dan Musik dimulai diputar, Dokter mulai. Patti keluar dari putaran dan putaran. Kecelakaan kamera di antara wajah Seema yang mengkhawatirkan dan seseorang yang tenang. Mabuk dan terus berlanjut. Penderitaan Bibi juga terlihat terlalu berlanjut dengan kilas balik bakwaas DIA yang memalukan. Seema berdoa dalam pikirannya bahwa ketika Dutta membuka matanya, dia seharusnya memiliki cinta yang sama dengan mereka sehingga dia tidak peduli dengan semua tahun itu.

Akhirnya Perbannya lepas dan Sang Dokter meminta Dutta untuk membuka matanya. Membuka apni pyaari pyaari si mata tapi bingung dan bingung. Dia menutup dan membuka kembali mereka lagi. Dia mengatakan mengapa ruangan itu gelap dan menjadi gelisah. Reaksi ditangkap oleh kamera pada tiga lainnya hadir di ruangan. Dia melihat tangannya tapi tidak bisa melihat apapun. Dia mendorong vas dari meja samping dan turun dari tempat tidur dan langsung menabrak pintu. Dia berteriak seseorang sedang bermain-main dengannya dan menyalakan lampu. Dia terlihat sangat ketakutan dan tegang dan meraba-raba tentang ruangan itu. Dia berteriak bahwa dia tidak dapat melihat apapun dan meraih kerah Dokter. Dia mengguncangnya dengan saksama dan menuntut apa yang telah dilakukannya terhadap matanya. Dia melepaskan kerahnya dan meraih kepalanya dan mengocoknya lagi. 

Dokter itu gemetar seperti daun dan hampir pingsan karena takut. Seema dan Chachaji berakar pada tempat mereka dengan kaget. Akhirnya Chachaji melakukan intervensi dan mendapat Dutta dari Dokter. Dutta pada gilirannya menerkam orang tua itu dan mengangkatnya dari tanah dan mengembalikannya beberapa kali. Dutta berteriak untuk pehli biwi-nya Baji dan menuntut siapa orang di sekitarnya. Chacha mencoba menjelaskan bahwa dia menemukannya tergeletak terluka di jalan raya Ratnagiri dan Sai baba ke aashirwaad sampai Dokter itu bisa menyelamatkannya tapi Dutta tidak memilikinya. Dutta terus menjerit untuk Baji. Sementara Dokter ki dimaag ki batti hadir dan dia dengan cepat menyiapkan obat penenang dan menyuntikkannya ke lengan Dutta. Dutta melepaskan Chacha dan orang malang itu jatuh ke seberang meja.

** Note Sinopsis dibuat berdasarkan Sinopsis 1 Episode Penayangan di India,,

Comments


EmoticonEmoticon