Kamis, 20 Juli 2017

SINOPSIS Madhubala Episode 476

Kereta bergerak menuju Mathura. Radha bertanya-tanya kereta ini  takdir ini  tak tahu kemana rencana itu membawaku. Radha sendiri. Mungkin ini benar  kota yang membawa anak-anakku menjauh dariku  Mama tidak akan aman. Radha rusak. Dia duduk di tempat kosong dan menatap Madhu yang sedang tidur nyenyak. Dia mengingat upacara namkaran itu  semua saat bahagia dan kemudian ledakan. Dia bertanya keras mengapa Bappa melakukan ini padaku? Dia bilang bahwa RK adalah teman terbaik kamu dan Madhu adalah pengikut terbesar  lalu mengapa? Dia bilang bagaimana Madhu membuat RK percaya pada Bappa. Dia bilang  bahwa Bappa disebut Ayah  bagaimana bisa seorang ayah melakukan ini pada anak mereka sendiri? Dia bilang itu  Bappa menghancurkan semua, menghancurkan dunianya.


Dia bilang  kamu Bappa hanya dengan nama. Madhu menangis dan Radha bilang aku bersama kamu. Dia bilang  Madhu lapar  mana untuk mendapatkan susu dari? Dia bilang yang saya dun punya apapun  semuanya hilang. Dia bilang itu  senang melihat bayiku lapar  dan menangis. Radha bilang itu bayi yang ditakdirkan untuk hidup seperti seorang putri. Radha bilang itu  Tuhan bikin ibu seperti dia nggak bisa kemana-mana  tapi kamu menyambarnya dari dia. Dia bilang  dari mana untuk memenuhi rasa lapar? Saat itulah pergumulan Pandits dan Bhakts datang dan duduk di tempat yang sama. Mereka membawa patung Tuhan Ganesha. Radha melotot padanya. Dari kereta api bergerak  mangkuk yang mereka bawa miring dan susu jatuh di mulut Madhus. Kelaparannya terpenuhi. Pandit bilang  nampaknya si bayi lapar  dan tawarkan susu ke Radha untuk memberi makan Madhu. Radha bilang ini dari pooja? Pandit mengatakan  tidak ada yang lebih besar dari kenyang beberapa kelaparan. Dia bilang  Bappa sedang melihat dia dan jadi kirim kami untuk membantu  bahkan Bappa akan senang jika bayi minum susu ini. Radha ragu tapi mengalah.

Syok sabha Harshvardhan sedang terjadi. Semua berbicara bagaimana dia adalah pria hebat. Kalo semua membuat Abhay menjadi bintang. Mereka mengatakan bagaimana Abhay akan mendapat simpati dan popularitas dari ini  dan akan menjadi bintang besar. Abhay marah. Nikhil menenangkannya dan mengatakan  tetap memegang kendali  kita telah banyak dinodai. Serahkan pada saya untuk menangani Bittu. Abhay bilang  saya butuh rumah RK juga  dengan biaya apapun. Bittu sedang berjalan keluar dari rumah sakit bersama asthis Rishbala. Nikhil mendorong mereka dari tangannya. Dia bilang  kenapa merusak urin diatas ini. Bittu bilang  akan merusak kamu  kamu membunuh RK. Nikhil mengancam dia dan bilang  siapa yang akan merusak siapa yang hanya akan memberitahu. Jika Abhay ingin bisa membunuhmu  tapi hemat ya karena RK berikan dia 9 bulan  jadi untuk itu. .sparing kamu  tersesat. Dia bilang  jauhkan dari industri ini lagi keluarga kamu akan menemui nasib Rishbalas juga. Bittu bilang  Rishbala tidak disini jadi tidak ada arti dari industri ini. Nikhil bilang  bagus  dan giliran untuk pergi. Bittu bilang  jane se pehle ek baddua deta hun  kamu tidak akan pernah berkembang  dan Abhay tidak akan pernah mendapatkan ketenangan pikiran  karena dia mencuri nasib seseorang . Nikhil bilang  kamu berbicara lebih dari yang kamu bisa.

Saat itulah kereta berhenti dan Radha terbangun  dan bilang  maafkan aku. Pandit bilang  nampaknya bayi senang berada disini. Radha bertanya apa stasiun ini? Pandit bilang Krishnajanm bhumi  Mathura. Dia bilang si bayi sedang melihat sekeliling dengan senang tebak mencari Kanha. Di sisi lain  Nikhil mendapat Bittu dipukuli oleh anak buahnya  tapi Bittu berpelukan ke Rishbalas terakhir. Nikhil bilang  kalau kamu mau urin urin dan kamu keluarga hidup  menjadi bayangan  orang yang tidak memiliki identitas. Dia pergi. Bittu bilang  maaf Pak  maaf.

Pandit bertanya ke mana kamu berencana untuk pergi? Radha bilang tidak tahu. Dia tidak meminta saudara? Radha bilang semua orang sekarang kehilangan semuanya. Pandit bilang  kamu naik kereta ini untuk pergi ke suatu tempat? Radha bilang  tak tahu dimana takdirku akan membawaku. Pandit bilang  kamu tak tahu tapi Tuhan tahu dan dia punya tujuan untuk semua orang dan sampai saat itu ikut kita.

Lela sedang mencoba membungkam anaknya dan saat itu Bittu datang. Melihat bagaimana dia berdarah, Lela bertanya apa ini? Bittu diam saja. Lela bertanya apa? Bittu mengatakan bahwa anak buah Lambhas mengalahkan saya. Lela bilang ini akan terjadi  kamu pasti sudah menghina mereka. Bittu mengatakan telah pergi untuk membawa Rishbalas terakhir tetap  harus membenamkan mereka. Tapi tidak ada lagi keberanian. Teriak Bittu. Semuanya merasa sakit dan bilang akan menjalani hidup tanpa Rishbala. Kata Lela Baiklah  lalu hidup tanpanya. Bittu bertanya apa? Lela bilang  kamu meninggalkan kita sendiri tadi dan sekarang berpegangan pada abu ini? Lela bilang hidup berabad-abad tanpamu. . Sekarang tidak bisa,  tolong mengerti tanggung jawab saya dan dukung kami. Aku dan anakku butuh kamu  lihat bagaimana dia melihatmu. Bittu tersenyum.

Lela mengatakan merasa seolah sedang menunggumu. Lela mengatakan dalam semua ini lupa mengatakan bahwa RK tidak lagi  jadi apa yang akan terjadi pada rumah besarnya? Bittu bertanya apa? Lela bilang  RK punya harta yang sangat besar  setelah dia semua pasti memakai nama Madhus (sayang) tapi dia tidak lebih  dan sekarang hanya kamu yang tetap. Bittu meminta Lela untuk menutup omong kosongnya dan berkata malu pada diri sendiri. Lela bilang  kamu berpikir dari hatiku dan aku dari kepala. RK tidak lebih dan kamu adalah pekerja RK terdekat dan paling setia kalian semua. Bittu bilang  RK adalah adikku. Lela bilang secara hukum semua itu urs. Bittu memintanya untuk diam  dan bilang  bungkus dan ikut aku ke tempat kita. Lela cemberut Radha bersama Madhu sampai di Nam Yog Sadhna Mandir. Pandit membawanya ke kamarnya  saya bilang  kamu punya tempat tinggal sekarang akan menemukan pekerjaanmu. Radha mengatakan apapun  bordir stitching  bersih. Dia bilang  hanya menginginkan hidup yang layak untuk diriku dan bayinya. Pandit bilang  tolong istirahat  akan kembali. Radha mengatakan butuh bantuan dalam sesuatu  perlu mengatur havan. Abhay bersumpah di depan foto Harshvardhans bahwa  'RK aur Madhu ki virasat ka namo nishan mita dunga.

Precap : Radha sedang mengikat Madhus choti dan dia bilang  saya adalah Di langit dan kemudian turun. Radha bertanya siapa yang bilang Madhu bilang PK. Radha tanya PK kaun? Madhu bilang Pyare Kanha. Radha tersenyum.

** Note Sinopsis dibuat berdasarkan Sinopsis 1 Episode Penayangan di India,,

Comments


EmoticonEmoticon