Minggu, 01 Mei 2016

Fatmagul Episode 119


===Karim kemudian mengikuti fatma kedapur dan berkata jika ia mengatakan semuanya adalah benar, fatma menangis………”percaya ini , percaya itu , sudah cukup!!! selalu ada sesuatu yang salah. dan sekarang , pernyataan ini, bukti itu, kau tidak pernah gagal untuk menghancurkan harapanku, aku lelah dengan semua ini……….”kata fatma
Karim meminta fatma untuk tetap percaya kepadanya…………
“lalu kenapa tidak kau katakan kepadaku?? apalagi yang kau sembunyikan dariku?? berapa kali kau menemui mereka, mereka bahkan membantumu untuk pergi keluar negeri?? kau tidak pergi karena tak seorangpun dari mereka melihat kepergianmu”kata fatmagul  dan langsung meninggalkan karim…………
===Meltem masih dirumah mustafa, ia berang dengan tindakan mustafa kepada fatma. ………..
“kau menghancurkan hidupnya, hidupku juga, kau tahu semuanya sejak awal, kau manusia rendah yang menutupi kebusukan mereka, disaat seorang gadis berjuang sendirian ……….kau masih saja mengambil keuntungan dari semua itu………..”kata meltem geram.
Mustafa terus berkata jika meltem bisa mengatakan semuanya sendiri, ia kemudian mendorong meltem ketembok dan memegangi tangan gadis itu………..
“kau juga sudah tahu semuanya sejak awal…………”kata mustafa. lepaskan aku kata meltem ketika mustafa mendekatkan wajah nya kearah nya.
“dikota itu, saat berita itu ada dikoran, tunanganmu dituduh memperkosa. dan disaat pernikahan, fatmagul sudah mengatakan kepadamu semuanya. kenapa kau tetap diam ???, karena kau ingin menjadi keluarga yasaran, kau tetap diam demi kursi ayahmu?? “kata mustafa.
“kumohon, lepaskan aku”kata meltem pelan
“kita tidak berbeda satu sama lainnya………”kata mustafa, dengan lembut dia mencium meltem. meltem sendiri hanya diam dan tidak menolaknya. ia seperti tersihir oleh mustafa.
“kau tidak punya keberanian untuk bersuara lantang, tapi kau ingin membalas dendam kepada setiap orang, kau ingin balas dendam seperti aku, waktu kita akan tiba juga………”kata mustafa sambil membelai pipi ,wajah ,rambut dan bibir meltem………
Ketika meltem sudah sadar, apa yang kau lakukan???” katanya kepada mustafa
“tidak ada yang tidak mungkin dalam hidup ini, semuanya mungkin. semuanya………….kau katakan kepada ku siapa diriku, tapi bahkan kau tidak tahu dirimu sendiri………”kata mustafa, meltem tidak menjawab dan langsung meninggalkan rumah mustafa dengan perasaan tak menentu.
 ===Dirumah, karim masih ada dipinggir danau . meryem ada didapur, sedangkan fatmagul berbicara kepada kakaknya dirumah tamu.
Mukkades pura pura mengambil minum didapur, tapi meryem tidak menegurnya sama sekali……….
Mukkades lalu kekamar dan menelepon salih, tapi salih tidak datang untuk bekerja. mukkades kemudian keruang tamu dan mendengar jika rahmi akan membeli isi restoran untuk fatmagul. apa yang kau bicarakan rahmi?? tanya mukkades. rahmi menjawab jika merka akan membeli semua perlengkapan restoran………
Ia  kemudian berkata sambil berteriak agar mernyem mendengarnya………”ini bisnis mereka, kenapa kita harus memberikan uangnya, aku tidak akan memberikan sepeni pun, agar semua orang tahu!!!”kata mukkades
Fatmagul marah, ……….”aku tidak akan membantu orang orang tidak tahu terima kasih seperti kalian!! aku melakukan semuanya demi kebaikan tapi tak seorangpun menghargainya !!! “kata mukkades.
“Demi Tuhan, diamlah kakak ipar………..”kata fatmagul.
“tidak seorangpun membutuhkan mukkades, dia adalah yang terburuk…….selain uangnya yang dibutuhkan. tidak , aku tidak sebodoh itu. apa aku salah?? aku diperlakukan tidak adil. jadi kalian tidak akan mendapatkan sepenipun dariku……..”kata mukkades
“kami tidak membutuhkan uangmu lagi pula”kata meryem kesal, karim minta bibinya tidak menghabiskan waktu dengan mukkades………
Mukkades bertanya kepada fatmagul, kenapa tidak memakai uangnya saja???……….”aku tidak akan menyentuh uang itu, aku bahkan tidak akan membelanjakanny meski hanya 1 lira. aku akan menyumbangkannya. aku sudah berpikir lama, aku akan memberikan uang itu kepada orang orang yang bernasib sama sepertiku, yang tidak bisa menuntut haknya, aku akan membuat yayasan bagi orang orang itu. aku akan menggunakan uang para bajingan itu untuk bertarung melawan bajingan bajingan lainnya………….”kata fatmagul
Fatmagul tersenyum ketika meryem dan rahim memuji langkahnya.
“dengar, kami tidak akan meminta bahkan satu lirapun darimu, apa kau mengerti?? dan mulai sekarang, aku tidak ingin ada perdebatan  tentang uang dirumah ini…………. “kata karim. semuanya akhirnya diam.
Apa yang akan terjadi kemudian ya??? bagaimanakah hubungan meltem dan mustafa selanjutnya?? akankah keduanya menjalin hubungan asmara??  BACA SELANJUTNYA DI || SINOPSIS Fatmagul Episode 120
Comments