Minggu, 01 Mei 2016

Fatmagul Episode 116


===Fatma berjalan kedapur , dari balik tirai jendela dapur ia melihat karim duduk didekat danau, karim sendiri ingat saat dia menemukan ibunya gantung diri dikamar. karim benar benar dipenuhi amarah.  kemudian ia mencatat nomor hp ayahnya dan akan meneleponnya tapi niat itu dia urungkan,
Fatma datang, kerim langsung cabut………..
“kerim jangan pergi, dengarkan aku. kami tidak melakukan sesuatu dibelakangmu, itu juga bukan karena rasa ingin tahu. kami hanay ingin memberi ayahmu kesempatan kedua, oke yang kami lakukan memang salah. dan apa yang dilakukan kakak iparku tidak bisa dimaafkan, aku juga tidak akan membelany………..”kata fatma berusaha menjelaskan inti masalahnya……..
“tanpa membaca suratnya kau tidak akan pernah tahu seperti apa dia………”kata fatma, fatmagul aku tidak ingin mendengar apapun ttg dia kata karim.
“aku sudah belajar banyak melalui hal buruk yang aku alami, aku belajar bahwa beberapa hal tidak seperti kelihatannya, aku belajar melihat orang dari berbagai sudut. mungkin ayahmu punya hal yang ingin disampaikan kepadamu………siapa yang tahu apa yang dia lalui, dia sepertinya merasa bersalah, kau tidak tahu apa yang dia . kau tidak memberinya kesempatan untk meminta maaf……….”kata fatma
“fatmagul, apa yang dia lakukan kepadaku tidak dapat dimaafkan, aku tidak akan pernah memaafkannya, tidak akan pernah, “kata karim. mencoba memaafkan akan membuat hidupmu lebih tenang, percayalah, itu adalah usaha untuk dirimu sendir dan bukan untuk orang lain kata fatma…………..
Karim hanay diam,matanya berkaca kaca mendengarkan perkataan fatma………..
===Dikantor yasaran, munir memberikan data kasus yang sedang mereka hadapi kepada rezat. rezat sendiri tidak bersemangat, kita sudah seimbang sekarang katanya…………..
“ayolah kakak ipar, jangan bicara kepadaku dengan nada seperti itu, ini seperti kau tidak puas. kau tahu aku sudah bekerja keeras untuk semua ini “kata munir.
Rezat lalu berkata agar munir segera menyelesaikan kasus ini. munir meyakinkan rezat jika selim dan erdugan akan dibebaskan pada sidang pertama, aku harap begitu kata rezat…………
===Salih masih meyakinkan mukkades jika sekarang dia bangkrut dan kehilangan semuanya, tidak punay apa apa dan tinggal dihotel. kemudian munir menelepon, munir tertawa ia tahu kalo salih sedang bersama mukkades, munir berpesan agar segera meneleponnya……..
Salih menyalahkan mukkades untuk apa yang terjadi kepadanya, mukkades tidak terima………….”tentu saja aku menyalahkanmu, siapa lagi yang harus aku salahkan”kata salih. kenapa kau datang ke bazar dan terlihat oleh suamiku kta mukkades kesal…….
Salih masih saja mengeluh, apa yang akan terjadi sekarang?? kata mukkades. aku tidak tahu jawab salih, tapi mukkades mulai berpikir……….
===Didekat danau, akhirnya karim luluh juga dengan perkataan fatmagul, ia memberikan surat itu untuk faatma baca, kemudian meryem dtg dan berkata ttg kontrak mereka dengan pemilik toko. karim menjawab jika mereka akan melakukannya setelah meryem menelepon ayahnya…………
Meryem menolak dengan berkta jika ia tidak bisa mencampuri urusan ayah dan anak, tapi karim memaksa ………
 “tidak ada apapun antraa dia dan aku, aku tidak punya ayah. dia tidak ada lagi pada hari ia meninggalkanku dan ibuku. jika aku sangat berarti untuknya mengapa dia tidak mencariku saat tahu ibu meninggal, kenapa dia tidak kembali??……..
“Bagaimana jika kau dan nenek tidaak ada ddisana, apa yang akan terjadi kepadaku?? kenapa dia tidak sedikitpun perduli kepada anakny……………
“aku juga tidak perduli apa yang dia rasakan, aku berpikir bagaimna perasaan ibuku, apakah ada yang mendengarkan masalahnya? kenapa aku harus mendengarkan pria itu sekarang, ibuku memilih mati karena tidak ada yang dia miliki lagi selain diriny sendiri.
“dia merasa bersalah……..lalu apa?? apa perduliku? dia ingin melihatku lagi, bgaimana aku bisa bicara dengannya??? tidak abla, aku tidak akan melihatnya lagi, aku tidak perduli berapa banyak surat yang dia tulis!! tolong telp dia”kta karim
Karim  langsung memencetkan nomor dan memberikannya kepada meryem. meryem tidak punya pilihan lain selain menelepon………….ia lega ketika hp ayah karim mati. akhirnya mereka pergi ke toko untuk menandatangani kontrak, karim meminta ablanya yang membawa mobil…………..
Apa yang akan terjadi kemudian ya??? apakah fatma bisa meyakinkan karim untuk menemui ayahnya?? apakah karim akan mendengar cerita sebenarnya ttg apa yang terjadi kepada orang tuanya??? BACA SELANJUTNYA DI || SINOPSIS Fatmagul Episode 117
Comments