Jumat, 29 April 2016

Fatmagul Episode 106


===Fatmagul masih bersama dokter yang merawatnya, sedangkan diluar ruangan tampak meryem menungguinya dengan sabar. Dokter kemudian bertanya ttg tunangan fatma………
“bicara ttg dia, menyakiti aku sama dengan malam itu, karena dialah yang melepaskan tanganku pertama kali, aku merasa sangat marah. benci dan sakit hati. tapi sekarang…………aku tahu, aku marah karena aku terlalu percaya kepada orang yang salah. aku tidak marah lagi kepadanya tapi marah kepada diriku sendiri, ………”kata fatma
===Asu keluar dari rs, mustafa masih menunggunya. asu masuk kedalam mobil dan menangis. mustafa bertanya apakah dia baik baik saja karena dia tampak pucat, asu sendiri hanya diam dan meneteskan air matanya…………’aku minta maaf, aku sungguh minta maaf……………”kata mustafa.
===Mukkades berniat mengirim suratnya, ia berbohong kepada rahmi jika akan pergi membeli beberapa keperluan. rahmi yang bodoh percaya saja apa kata istrinya.
Ketika hendak pergi, sebuah taksi datang. ternyata perihan yang turun dari taksi, mereka berdua bersitegang sejenak, akhirnya perihan  langsung bertanya kepada mukkades berapa yang dia inginkan???? untuk menjadi saksi mereka……….
“aku pikir kau seorang wanita berkelas, tapi sepertinya kau tidak lebih baik dari lainnya………”kata mukkades. jangan kasar, kita tahu apa yang kau buat sebelumnya kata perihan. Mukkades berkata jika dia tidak akan menjual apapun demi uang, perihan mengingatkan jika mukkades pernah menjual cincin kepada mereka……..
Akhirnya mukkades berkata jika mereka memiliki cincin itu , meltem memberikannya. wajah perihan langsung pucat pasi dan tidak bisa berkata kata lagi……….
“dia ada dipihak kami sekarang, ketika aku berkata kepadamu kau tidak menganggapnya serius, aku katakan jangan bermain dibelakang fatmagul. aku katakan untuk tidak mencoba meyakinkan kami, sekarang sudah terlambat, kau ingat?? kami tidak butuh uangmu lagi”kata mukkades dan berlalu……..
Perihan masuk kembali kedalam taksi dan mencoba menghubungi suaminya……….
===Rezat sendiri sedang bersama vural di rs, ia mencoba mempengaruhi vural agar berpihak kepada mereka dan tidak berkata bodoh didepan polisi nanti………
“jika kau memutuskan untuk menghukum dirimu maka itu akan menjadi urusan kita semua karena kau akan membakar selim dan erdugan bersamamu. dan itu akan semakin sulit buatmu daripada mereka………..itu akan menghancurkanmu saat kau belum pulih……………..
“dan ketika kau pulih mereka akan menguncimu dalam sangkar, selim dan erdugan ada disana sekarang……..dengan napi yang kejahatannya sama.  kau tahu seperti apa didalam sana, ingat kau pernah merasakannya, kau tidak akan bisa menahannya. kau akan memohon dan menangis,……………” keluarkan aku dari sini”. kau bilang kau tidak ingin kesana lagi, saat itu karena narkoba tapi sekarang kau akan ditahan karena pemerkosaan. kau tahu apa artinya itu…………..vural kau lemah, kau tidak punya kekuatan untuk melawan apapun, kau selalu ingin melarikan diri itulah kenapa kau ada dalam kondisi ini, kau tidak cukup berani untuk menerima kejahatan ini dan pergi ke penjara………kau hanya berani bunuh diri tapi itu jauh lebih buruk………”kata rezat panjang lebar membuat vural yang bernyali ciut mulai berpikir……….
 Kemudian semsi masuk kedalam dan berkata jika polisi datang untuk meminta keterangan darinya. aku siap jawab vural……..
===Meryem dan fatma ada disebuah kafe, meryem bertanya bgaimana tadi konsultasinya, kau merasa lebih baik??
Fatma berkata jika ia sedikit lebih baik, aku masih tidak percaya aku mengatakan semuanya kepadanya,  aku bicara hal yang aku sembunyikan selama ini………..
“kau pasti menyukai dokter itu, kau percaya kepadanya. bagaimana kalo kita belanja??” kata meryem……….
Kemudian mereka berdua berjalan meninggalkan kafe, fatma bicara ttg surat itu. kemudian meryem berkata jika dia ingin menggunting rambutnya, dia minta fatma melakukan hal yang sma. fatma tersenyum, ia tahu jika meryem melakukan semua itu untuk dia………….
Meryem juga memaksa fatma untuk mencoba dan membeli sebuah gaun baru……….
===Akhirnya rezat menerima telp dari istrinya. perihan memberitahu rezat jika meltem memberikan cincin itu kepada fatmagul, apa??? kata rezat tak percaya. sedangkan didalam ruangan vural………..
Didepan polisi yang meminta keterangan darinya. vural berkata jika karim membuat cerita palsu. ia lalu menceritakan semuanya sama seperti kata erdugan dan karim. semsi yang ada diruangan itu menjadi lega. Ia kemudian keluar ruangan dan memberitahu rezat juga leman jika vural memberi keterangan sesuai keinginan mereka………..
Apa yang akan terjadi kemudian?? setelah aborsi apakah hubungan mustafa dan asu akan seperti sebelumnya?? bagaimana vuraal menerima konsekuensi dari kebohongannya?? BACA SELANJUTNYA DI || SINOPSIS Fatmagul Episode 107
Comments