Selasa, 15 Desember 2015

Cansu & Hazal Episode 125


- Cansu sangat marah pada Gulceren , hingga ia membentak2 Gulceren dan Cihan…. Cihan menjelaskan semua tentang Gulceren sementara Cansu hanya diam… Di dalam rumah, Ozkan terus berusaha untuk keluar menemui Cansu dan Cihan, walau Keriman dan Nuray menghalanginya… ia tidak kehabisan akal, Ozkan pura2 merasa sakit di bagian lukanya…saat Keriman dan Nuray hendak menolongnya, Ozkan mengambil kesempatan itu untuk pergi keluar menemui Cansu

- Di luar ia sedang melihat Cihan bersama Gulceren yang sedang berbicara dengan Cansu, Cansu tampak berkaca2 mendengar penjelasan ayahnya itu… Cihan kembali mengajaknya pergi, tapi Cansu hanya terdiam…. Lalu Cihan dan Gulceren naik ke mobil untuk pergi, Cihan dan Gulceren hanya memandangi Cansu yang sedang di cium oleh Ozkan dan Keriman…. Mereka berdua sangat sedih dengan sikap Cansu.

- Gulceren dan Cihan berhenti di pinggir pantai…Gulceren menangis sambil mengatakan sesuatu tentang Hazal dan Cansu, Cihan kembali menegaskan tentang hal itu pada Gulceren… Di rumah Dilara, ia bersama Rahmi dan Ozan sedang menunggu kabar dari Cansu… mereka semakin cemas karna mereka belum juga mendapatkan kabar apa2. Hazal mendengarkan pembicaraan mereka dan ia tampak kesal…

- Gulceren dan Cihan masih melanjutkan pembicaraan mereka tentang masalah yang terjadi… di akhir pembicaraan mereka tersenyum dan saling berpelukan. Sementara itu Harun sedang berbicara dengan seorang lelaki, sepertinya orang itu tidak asing lagi….mereka membahas tentang sebuah rencana, harun tampak terus tersenyum… ia juga menyebutkan nama Dilara.

- Cihan tiba di rumah, Dilara dan Ozan langsung menghampirinya dan menanyakan tentang Cansu, Cihan mengajak Dilara berbicara di ruang kerja…dan melarang Ozan masuk karna Cihan hanya ingin berbicara pada Dilara. Ozan tampak kesal dan ia mengatakan itu pada Rahmi…

- Di dalam ruang kerja, Cihan mengatakan bahwa Cansu ada bersama Ozkan… Dilara sangat terkejut, lalu Cihan juga mengatakan hal lain tentang Gulceren… Dilara marah karna Cansu bersama Ozkan, pembicaraan mereka di dengar oleh Hazal yang sedang berada di kamarnya… ia menjalankan kursi rodanya dan berteriak memanggil ibunya…

- Dilara terkejut dan segera keluar menemui Hazal, Hazal meminta sesuatu pada Dilara sepertinya ingin di temani Dilara keluar rumah…tapi Dilara memanggil Sema untuk menemani Hazal, lalu ia kembali menemui Cihan… Hazal marah dan menjalankan sendiri kursi rodanya. Dilara yang kesal akhirnya pergi walau Cihan mencoba menahannya..

- Dilara berjalan keluar dan Ozan mengikutinya… Di rumah Keriman, mereka semua sedang makan Kokorec bersama, Cansu tampak bingung melihat Keriman dan yang lainnya makan dengan lahapnya. Keriman ingin menyuapinya, tapi Ozkan melarangnya… Keriman dan Nuray pergi dan mereka tersenyum2 melihat Ozkan yang sedang duduk bersama Cansu. Harun kembali berlayar ke kawasan rumah Dilara,ia melihat Cihan dari kejauhan…. Terlihat kebencian mendalam di wajah Harun.

- Di dalam kamar, Cansu sedang menggendong Can… ia juga bersama Ozkan dan Keriman datang membawakan sarung bantal untuknya, Ozkan menagatakan bahawa ia akan memperbaiki kamar itu untuk Cansu…. Cansu tersenyum mendengarnya

- Kemudian Nuray membukakan pintu karna ada tamu yang datang, ia terkejut melihat polisi yang datang mencari Cansu, Ozkan dan Cansu keluar untuk melihat siapa yang datang… ternyata Dilara dan Ozan membawa polisi untuk membawa Cansu kembali ke rumahnya. Tapi Cansu mengatakan bahwa ia tidak ingin pulang… karna ia juga berada di rumah ayahnya (Ozkan) Ozkan sangat bangga mendengarnya. Sementara Dilara dan Ozan terus memaksa…Cansu tetap bersikeras untuk tinggal disana, Dilara sangat kecewa mendengarnya…

- Di rumah Cihan, ia sedang bersama Hazal di kamar… Hazal menangis, mengatakan tentang Dilara yang tidak mempedulikannya… Hazal merasa Dilara lebih menyayangi Cansu, Cihan mengatakan sesuatu untuk menenangkannya. Kemudian..tampak Dilara berdiri di balik jendela memandangi Cihan yang sedang berada di Dermaga.

- Dilara ke kamarnya dania mengambil satu bantal dan meletakkannya di dalam lemari… Dilara menangis, mgkn dia tidak lagi mengharapkan Cihan…. Gulceren tampak menangis, ia melihat foto Hazal dan Cansu dari Handphone nya. Cihan berjalan masuk ke rumah dan Harun melihatnya dari kapal, ia kembali mengambil foto kenangan masa muda mereka….lalu ia berlayar menjauh dari rumah Cihan. Cansu tampak sedih dengan apa yang terjadi padanya dan keluarga. Sementara Hazal sedang merasa kesal di kamarnya…

- Harun kembali ke apartemennya, Candan terbangun saat Harun masuk ke kamar… Harun terbayang persahabatannya dengan Cihan…. Tapi kini dia sangat membenci Cihan karna sesuatu hal. Harun membuka bajunya dan berbaring di samping Candan…

- Pagi harinya Cansu terbangun karna Cihan menghubunginya… Cansu menolak panggilan dari ayahnya itu. Cihan terlihat kesal dan memanggil Bahtiar untuk memerintahkan sesuatu padanya. Cihan menemui Rahmi di dapur dan mengatakan sesuatu… Rahmi teringat saat ia memarahi Gulceren, Cihan merasa curiga dan bertanya padanya apa yg terjadi…Rahmi tampak cemas dan Cihan mengajaknya pergi… saat itu Dilara muncul dan bertanya pada Rahmi, tapi Rahmi hanya memberinya isyarat…

- Hazal sedang melihat foto2 Cansu dengan Cihan dan Dilara di sosial media sambil mengomentari tulisan2 Cansu di foto tersebut, lalu Dilara datang dan Hazal meluruskan kakinya dan kembali berpura2 masih lumpuh. Dilara menanyakan kabarnya dan Hazal membahas tentang Cansu, kemudian Hazal kembali mencari perhatian Dilara, ia berpura2 merasakan sakit di lengannya… Dilara pun memegang lengan Hazal dan mulai mengurutnya, sambil meneruskan pembicaraan mereka

- Di rumah Keriman, Cansu sedang keramas dan Keriman yang mencuci rambut Cansu…. Sementara itu di ruangan lain, Ozkan sedang berbicara dengan seseorang lewat telepon…ia terlihat marah. Nuray datang mengatakan sesuatu, hal itu membuat Ozkan semakin marah… sepertinya Ozkan sudah tidak mempunyai uang lagi.

- Keriman sudah selesai mencuci rambut Cansu dan ia memberikan Hairdryerpada Cansu agar bisa mengeringkan rambutnya di kamar… Ozkan memanggil Keriman dan bertanya tentang makanan yang akan mereka makan juga untuk Cansu, karna sepertinya mereka kesulitan uang. Cansu yang sedang mengeringkan rambut terehenti karna Hairdryer tiba2 mati…tanpa sengaja ia mendengar pembicaraan Cansu dan Keriman, diam2 Cansu pergi keluar rumah….

- Cansu pergi ke toko dekat rumah Keriman, ia berbelanja bahan makanan dan juga diapers untuk Can,saat akan kembali ke rumah… Gulceren melihatnya dan memanggil Cansu, Cansu berhenti…. Gulceren mengatakan sesuatu padanya,sedangkan Cansu hanya diam mendengarkan … sepertinya Gulceren menjelaskan kesalahfahaman antara mereka dan mengatakan bahwa dia sangat menyayagi Cansu, lalu Gulceren pergi tanpa berpaling lagi… ia menangis dan Cansu hanya mematung memandangi ibunya….

- Lalu Cansu masuk untuk menaiki tangga… ia berhenti dan menangis disana, Didalam rumah…Keriman dan Ozkan masih terus bersitegang masalah uang dan makanan…. Kemudian Keriman membukakan pintu dan ia sangat terkejut melihat Cansu di depan pintu dengan membawa banyak bahan makanan…. Nuray juga senang ketika tau Cansu membelikan Diapers untuk adiknya… Ozkan merasa malu, tapi dia juga berterima kasih pada Cansu dan menciumnya. Keriman juga tak kalah senangnya… ia juga mencium Cansu dengan tawa senang…

- Di kantor Cihan, ia sedang berbicara dengan seorang pria sedangkan Rahmi duduk mendengarkan pembicaraan mereka… setelah pria itu pergi, Cihan mengatakan sesuatu pada Rahmi lalu ia tertawa… sementara itu Di Apartemen Harun sedang membicarakan rencananya pada orang suruhannya, Candan muncul dan Harun memegangi tangan Candan sambil mendengarkan perkataan dari Candan.

- Setelah itu Harun dan Candan melanjutkan pembicaraan di meja makan… mereka membahas tentang Dilara dan juga Cihan… tampak di wajah Candan bahwa dia tidak menyukai pembicaraan itu… tapi sepertinya Harun mempunyai rencana baru bersama Candan.

- Dilara sedang berbicara dengan seseorang lewat telepon… lalu ia melihat Emine dan mengatakan sesuatu padanya tentang Cansu. Di ruang keluarga, Hazal sedang berbicara leawt telepon dengan Gulceren, tampaknya ia meminta sesuatu pada Gulceren… tapi Gulceren tidak bisa memenuhinya… Dilara yang berada di dekatnya sengaja mendengarkan pembicaraan mereka, sesekali ia terkejut mendengar pembicaraan Hazal… Hazal marah pada Gulceren dan mematikan teleponnya… Gulceren tampak cemas dan Deriya mencoba untuk membuatnya tenang, dan seperti biasa…. Gulceren kembali tersenyum.

- Di rumah Keriman, Cansu dipaksa makan oleh Keriman dengan menyuapinya… tapi Cansu menolaknya dan berjalan meuju ruang tamu,disana Nuray sedang menggendong Can sambil berbicara dengan Ozkan lewat telepon. Ozkan saat itu sedang berada di bank untuk mengambil uangnya…. Mereka terlihat berdebat cukup lama…. Nuray meminta pada Cansu untuk menggendong Can, sementara Cansu terlihat kebingungan…

- Nomor antrian Ozkan sudah di panggil, ia menutup teleponnya dan menuju teller… Ozkan menunjukkan buku tabungannya untuk mengambil uangnya…. Tapi teller itu memintanya untuk menunggu. Di rumah Dilara, ia sedang bersantai di ruangan keluarga bersama Hazal… Lalu Dilara mengatakan bahwa mereka akan segera melakukan terapi dan itu membuat Hazal kesal, Dilara membawakan kursi rodanya.. Agar Hazal pergi bersamanya, wajah Hazal semakin kesal karna itu.

- Di bank…manager Bank datang dan menjelaskan pada Ozkan bahwa ia tidak bisa lagi mengambil uangnya karna mereka punya bukti transaksi… sepertinya Candan sudah mengambil uang dari Ozkan, Ozkan sangat marah karna dia merasa tidak pernah mengambil uangnya… Ia mulai mengancam manager itu dan security datang membawanya keluar dari Bank… Ozkan semakin kesal dan marah2 pada security tersebut.

- Di kamar Hazal, ia sedang di terapi oleh dokter…. Tapi wajahnya sangat kesal, Dilara juga disana… saat dokter menanyakan bagian lengan Hazal yang sakit Hazal memberikan tangan kanannya, Dilara merasa heran karna sebelumnya Hazal mengatakan lengan kirinya yang sakit… lalu Dilara mengatakan itu pada Hazal,Hazal mulai marah dan berkata ketus pada Dilara… Dilara mencoba sabar dan pergi ke ruangan lain sambil menghela nafas….

- Lalu Emine datang memberitahukan bahwa Candan datang dan ingin bertemu dengannya… Dilara tampak bingung dan berpikir. Di kantor Cihan… Yildirim dan Rahmi juga ada disana, ada seorang pria berbadan besar yang membawa beberapa lembar kertas…sepertinya itu catatan hutang Rahmi. Lalu Yildirim memberikan koper berisi uang pada pria itu…. Kemungkinan Cihan melunasi hutang Rahmi (jd Cihan marah kemaren karna hutang ini kali y guys)…. Rahmi hanya diam ketika pria besar itu mengatakan sesuatu pada Cihan dan Cihan tampak bingung mendengarnya.

- Candan masuk ke ruangan kerja diantar oleh Emine, kemudian Dilara datang menemuinya… Candan memberikan sebuah brosur, sepertinya untuk perawatan wanita….Dilara berterima kasih dan mereka berbincang sebentar, lalu mereka mendengar suara Hazal berteriak…. Dilara meminta Candan menunggu dan ia menemui Hazal, Hazal marah pada dokter dan ia tidak ingin melanjutkan terapi lagi… BACA SELANJUTNYA || Cansu & Hazal Episode 126
Comments