Senin, 07 Desember 2015

Cansu & Hazal Episode 121


- Gulceren terburu2 ke ruangan terapi Hazal… ia langsung menghampiri Hazal yang sedang menangis… Dokter menjelaskan bahwa Hazal tidak mau melakukan Terapi. Gulceren bertanya alasan Hazal tidak mau di terapi, tapi Hazal hanya menangis dan meminta Gulceren membawanya pergi dari sana.

- Rahmi menemui Cihan di kantornya dan mereka membahas sesuatu,terjadi perdebatan dalam pembicaraan mereka… lalu Yildirim datang dan mengatakan sesuatu pada Cihan… Cihan dan Yildirim pergi dari kantornya. Sementara itu terlihat Harun sedang turun dari mobil bersama dengan Candan berjalan di belakangnya, mereka memasuki sebuah gedung bersama2….

- Di rumah sakit, Ozkan sudah di perbolehkan pulang…. Nuray berjalan bersamanya sambil berbincang, Ozkan masih tampak merasakan sakit…. Dari belakang Keriman berlari mengejar mereka dan mengatakan sesuatu pada Ozkan, sepertinya tentang penembakan itu.Nuray memanggil taksi mereka menaiki taksi, sementara Keriman terus berbicara pada Ozkan dari luar mobil, taksi itu berjalan dan Keriman di tinggal sendiri di sana…

- Cihan datang ke club tempat dimana Ozan di jebak dengan Narkoba… ia bertanya pada pelayan disana sambil menunjukkan foto Muge, tapi pelayan itu tidak mengetahuinya…Cihan marah dan memaksanya berbicara, Yildirim memintanya tenang… lalu manager club itu datang dan berjabat tangan dengan mereka… Cihan kembali menunjukkan foto Muge, Manager club itu mengatakan sesuatu pada mereka, dan mereka pergi setelah mendengar penjelasan dari pria tersebut.

- Di sebuah tempat, Harun sedang bersama dengan seorang pria yang mungkin orang suruhannya dan juga Candan, setelah Harun dan Candan tinggal berdua,Harun mendekati Candan dan mengatakan sesuatu…sepertinya mereka sedang merencanakan sesuatu. Lalu mereka sama2 keluar….tapi pergi dengan mobil yang berbeda.

- Candan datang menemui Dilara di rumahnya, Dilara cukup terkejut dengan kedatangan Candan, lalu mereka duduk bersama dan membahas tentang hubungan pertemanan mereka yang putus karna Ozkan. Candan menjelaskan bahwa ia kini tidak lagi menjadi pengacara Ozkan…. Dan sepertinya Candan kembali ingin mendekati Dilara serta meminta maaf padanya. Dilara sepertinya sudah memaafkan dan Candan pergi dengan wajah puas…. Rencananya berhasil

- Lalu ia menghubungi Harun yang sedang berada di tempat pembuatan batu prasasti…. Candan menyampaikan rencananya mendekati Dilara sudah berhasil. Harun senang dan kemudian pemilik tempat itu membawa sebuah nisan , kemungkinan itu pesanan dari Harun…. Nama di Nisan itu Hayal Erguvan…. Saat pembuat Nisan itu bertanya, Harun menjelaskan siapa orang yang namanya di nisan itu dengan mata berkaca2….

- Di kamar Hazal…. Gulceren sedang membukakan sepatu Hazal ketika Dilara datang menemui Hazal, ia bertanya apa yang terjadi dan sepertinya Hazal mengatakan ia tidak ingin melakukan terapy sambil menangis… Dilara mengatakan sesuatu pada Hazal, tapi Hazal tampaknya marah…ia semakin menangis dan Gulceren mencoba menenangkannya. Lalu Dilara dan Gulceren keluar dari kamar.

- Dilara dan Gulceren berbicara di luar kamar tentang Hazal… dan mereka terlihat bersitegang hingga pembicaraan mereka terhenti saat Solmaz dan temannya datang. Dilara memperkenalkan temannya itu pada Gulceren, tapi sepertinya kata2 Dilara membuat Gulceren sedih… apalagi ketika Dilara memberikan bunga yang dibawa tamunya pada Gulceren, Dilara menganggapnya seperti pelayan. Gulceren hanya terdiam mematung sambil memandangi bunga itu…

- Emine mendekatinya dan mengambil bucket bunga dari Gulceren, lalu mereka sama2 ke dapur… Gulceren masih duduk diam dan Emine mengatakan sesuatu tentang Dilara pada Gulceren. Gulceren menangis dan ia langsung mengahapus air matanya saat Cansu datang….Cansu mendekatinya dan mereka berbicara tentang Hazal, Gulceren memeluk Cansu dengan penbuh kesedihan sementara Cansu terlihat ragu dan merasa heran dengan kesedihan Gulceren.

- Ozkan pulang ke rumah yang di sewanya bersama Nuray , tapi ia terkejut ketika rumah itu sudah di huni oleh orang lain… Ozkan marah2 saat mengetahui bahwa Candan telah menyewakan itu pada orang lain. Ozkan menghubungi Candan dan mendengar kabar yang tidak menyenangkan… ia marah begitu juga Nuray yang mengetahui hal itu. Mereka bertengkar disana… Ozkan tampak menangis dengan apa yang sudah terjadi.

- Ozkan dan Nuray datang ke rumah Keriman, Keriman tampak heran dengan kedatangan mereka…. Tapi wajah keduanya tampak sangat kesal. Di kantor Cihan… ia sedang bersama Yildirim dan seorang pria, Cihan tampak memeriksa sebuah dokumen dari pria itu…. Lalu Ozan datang, Yildirim pergi dan Cihan meminta Ozan untuk duduk… Ozan berbicara pada Cihan tentang Hazal dan juga menginggung hubungan Cihan dengan Gulceren, dengan wajah tidak senang…. Cihan marah dan mendekati Ozan, Cihan memegang wajah Ozan dan memintanya pergi…

- Di sebuah pemakanan…. Harun datang ke makan Erguvan, entah siapa orang itu tapi ia meninggal dalam usia masih cukup muda, terdengan backsound suara Harun mengatakan sesuatu tentang orang itu. Sepertinya orang itu sangat penting buatnya … lalu ia pergi ke dengan mobilnya

- Di taman rumah Dilara,Hazal sedang duduk santai dengan menggoyang2kan kakinya…Cansu datang membawa sebuah buku dan ia pergi karna kesal dengan perkataan Hazal… Kemudian Ozan datang menghampiri Hazal, mereka membicarakan sesuatu.. saat itu Gulceren datang dan Ozan tampak tidak menyukainya ketika Gulceren berbicara pada Ozan. Ozan pergi sambil memandang sinis pada Gulceren

- Di sebuah kafe terbuka… Cihan tampak sedang bersama rekan bisnisnya membahas tentang usaha mereka… kemudian Harun juga datang kesana dan melihat Cihan ada disana. Harun terkejut dan ia duduk sambil terus melihat kearah Cihan…. Harun melihat dengan tatapan benci dan marah... BACA SELANJUTNYA || Cansu & Hazal Episode 122
Comments