Selasa, 17 November 2015

Cansu & Hazal Episode 101


Cihan datang ke rumah Gulseren untuk menjemput Cansu, dia menjelaskan pada Gulseren bahwa tidak banyak yang bisa dia lakukan karena kasus pengadilan ini. Cihan lalu bertanya pada Gulseren mengapa Gulseren berperilaku seolah-olah mereka sudah tidak ada harapan. Dan Cihan harus kembali ke rumahnya demi anak-anak. Gulseren menjelaskan bahwa Ozkan tidak bisa menerima hubungan mereka, Ozkan ingin mengambil Cansu karena Ozkan ingin menganggu mereka bukan karena Ozkan peduli pada Cansu. Lalu Cihan bertanya apakah mereka harus mengatur kehidupan mereka sesuai keinginan Ozkan.

Cihan menjemput Cansu
Sementara Hazal masih marah sebelum pergi, dia memarahi semua orang dan menyalahkan semua orang. Hazal ngomel pada Emine, Sema, Dilara dan Ozan. Hazal merasa dia telah diperlakukan berbeda dan selalu di bandingkan dengan Cansu. Hazal berkata pada Dilara bahwa kasus Cansu akan membutuhkan berbulan bulan dan tidak jelas kapan dia akan bisa kembali. Hazal marah dan berlari namun Dilara menyusulnya dan membujuk Hazal. Tak lama Cihan tiba bersama Cansu di rumah Dilara, Ozan sangat senang dengan kedatangan Cansu  begitu pula Sema dan Emine. Ha ha kasihan deh Hazal ha ha.

Hazal marah
Lalu Hazal pergi ke rumah Gulseren dengan diantar Dilara dan bachtiar, ketika Gulseren menyambut dan akan memeluk Hazal, malah Hazal songong dan tidak mau dipeluk dan langsung masuk saja ke dalam. Dilara hanya mengantar Hazal saja, Hazal menyalahkan Gulseren karena telah merusak hidupnya, Hazal menyalahkan Gulseren mengapa Gulseren melahirkan di rumah sakit yang sama.

Sisi lain Ozkan senang ketika tahu Cihan akan hidup kembali di rumahnya dengan Dilara dan mengira hubungan Cihan dan Gulseren telah berakhir.

Di rumah Hazal masih aja protes ama Gulseren dan menyalahkan Gulseren karena telah membuatnya hidup di perkampungan dengan Keriman. Jika bukan karena Gulseren keluarga kandunganya akan sangat mencintainya dan bukanlah Cansu. Gulseren mencoba menyentuh Hazal tetapi Hazal tidak mau dan menyuruh Gulseren pergi.

Hazal di rumah masih saja marah.
Kemudian Hazal chatting dengan seorang pria di facebook bernama Teoman Uzunoglu. Pria itu menulis pada Hazal bahwa dia ingin mengenal Hazal karena Hazal cantik bukan  karena siapa ayahnya. Lalu Gulseren datang ke kamar Hazal setelah menelpon Cansu dia ingin Hazal makan tetapi Hazal tak menggubris bahkan Hazal malah marah saat Gulseren memanggilnya sayang... dasar anak durhaka. BACA SELANJUTNYA || Cansu & Hazal Episode 102
Comments