Selasa, 10 Oktober 2017

SINOPSIS Bidaai Episode 485

Advertisement

Sadi berada di kamarnya, dia sedang berbicara dengan alekh. Dia bertanya apa yang akan terjadi jika dia akan jatuh. Mummyji yang baik datang kesana kalau tidak saya tidak tahu apa yang akan terjadi. Alekh bilang, jangan bicara tentang dia, dia selalu butuh alasan untuk berteriak padamu.


Sadi bilang, Aku tidak jatuh dan jengkel, dia hanya berteriak padaku, itu bukan salahnya. Aku sedih karena kau putus janji. Dan dia menangis. Alekh menyeka air matanya dan berkata bilang, jangan menangis, maaf saya tahu itu adalah kesalahan saya. Saat itulah ranveer dan ragi datang. Alekh bilang, ranveer bilang, lihat, temanku marah padaku, aku bilang maaf tapi tetap saja dia marah.

Ranveer memberinya sebuah kalung dan Alkeh mencoba memakainya untuknya tapi dia menolak. Ragi meminta dan sadi mengatakan mengapa saya harus mendengarkannya saat dia tidak mendengarkan saya. Alekh bilang, tolong, katakan padanya na Saya akan selalu mendengarkannya, saya tidak akan melanggar janjinya setiap keuntungannya. Ragi membantu dia dan dia bilang itu terlihat sangat cantik. datanglah dan mengucapkan terima kasih.

Sadi bilang, kenapa kamu melakukan itu? Bagaimana jika sesuatu akan terjadi? Alekh bilang, karena aku mencintaimu na, itu sebabnya? Dan apa yang akan terjadi, aku akan jatuh? Dan sadi memeluk dia.

Semua orang berada di luar, melakukan persiapan untuk holika. avni bertanya-tanya mengapa alekh takut dengan vasu. Dia juga mengatakan untuk naveen yang terlihat bagaimana normal dia sekarang, tidak ada yang bisa mengatakan bahwa dia menciptakan sebuah drama di pagi-pagi buta seperti ini.

Alekh bilang, choti ma, temanku sangat baik, dia sangat memperhatikanku. Apakah kamu ingat begitu kamu mengatakan kepada saya sebelum kebakaran bahwa suatu hari nanti seorang gadis akan masuk ke dalam hidup saya, dan di sanalah dia adalah teman saya dan dia sangat baik.
Kemudian sadi dan ragi datang. Ragi bilang, sadi, apakah vasu selalu marah padamu? sadi tidak mengatakan apa-apa dan ragi berkata bilang, Saya mengerti, tapi mengapa kamu tidak mengatakan apapun kepada kami? Sadi bilang, Saya tidak merasa buruk, dia seorang ibu, dan dia khawatir dengan alekhji. Dan itu haknya. Setelah semua dia adalah anaknya.

Ragi bilang, sadi, Jika ini akan terjadi pada saya utama sheh nahi pati. Kemudian sadi teringat cara vasu menyuruh Ragi untuk tidak mengganggu di pagi hari. Dan berpikir bilang, vasu seharusnya tidak berbicara seperti ini pada jeejee.

Choti ma bilang, ragi, sadi datang, mari kita mulai pooja. Mereka melakukan pooja. Vasu berdoa agar ketakutan Alekh segera hilang. Indrejit berdoa untuk perubahan vasu sehingga bisa ada kebahagiaan di rumah mereka.

Choti ma berdoa untuk ketidakadilan rumah tersebut, untuk pergi, namun Sadi bilang, tolong jeejee, saya selalu senang. Ragi bilang, jeje tolong cepat sembuh, agar sadi juga bisa berbagi kebahagiaannya.

Mereka berjalan mengelilingi api. semua orang masuk kecuali sadi dan vasu. Sadi bilang, Aku sangat menyakitimu nah, untuk itu aku minta maaf. Saya tidak pernah merasa tidak enak saat meneriaki saya atau memarahi saya karena saya tahu usme bhi aapka dard chupa hai. Tapi mummyji meri behen bohot bhawat. Vasu bilang, apa kaitannya dengan hal ini? Sadi bilang, tapi ketika ragi akan membuat kesalahan, kabhi bhi, tolong jangan memarahinya tolong beritahu saya dan saya akan berbicara dengannya dengan cara saya. Vasu bilang, kamu tidak perlu memberi tahu saya apa yang harus dilakukan atau tidak oleh saya.

** Note Sinopsis dibuat berdasarkan Sinopsis 1 Episode Penayangan di India,,

0 komentar

Posting Komentar