Kamis, 07 September 2017

SINOPSIS Bidaai Episode 37

Advertisement

Mamaj mendengar apa yang dikatakan chachiji waktu itu. Mamaji bilang ini berarti telegram itu bohong. Dia meminta kaushi surat itu dan membaca alamatnya dari Agra. Malti hendak mengatakan sesuatu tapi Naniji mengganggu dan mengatakan kepada Malti bahwa dia sangat berani dan cerdas karena Sadi nya tidak harus pergi sekarang. Mamaji bertanya siapa yang bisa menulis surat itu dan Naniji mengatakan bahwa itu bisa menjadi lelucon yang dimainkan oleh beberapa anak. Saat ini kidz sangat nakal katanya. Mamaji bilang tidak usah kenapa orang melakukan itu? Naniji bilang Sadi, saya harus pergi ke pasar tolong ikut saya. Mereka meninggalkan. Pemikiran Malti bilang Ok saya berhenti Sadi dari pergi tapi kenapa Naniji ikut bersamanya? Aku harus mengawasinya dan juga Vinu. Aku takut dia akan mengatakan segalanya.


Vinu berada di kamarnya bernyanyi dan Malti mendatanginya. Malti bilang bisakah kamu membawa Khola untukku? Vinu bilang kamu bisa mengatakan kepada saya saat saya pergi ke pasar. Malti bilang Aku lupa dan Vinu memberitahunya bahwa dia akan mendapatkannya.

Naniji membawa Sadi ke rumahnya dan Sadi bertanya mengapa mereka pergi ke sana dan dia memberitahunya apakah Sadi akan berada di rumah sekarang mereka akan menanyakan semuanya tentang pertanyaan tersebut. saya punya rencana lain. Naniji menyuruhnya duduk dan dia akan segera kembali. Dia memanggil seseorang dan berbicara tapi kami tidak bisa mendengarnya. (percakapan bisu). Saya telah mengatur pekerjaan untukmu kamu akan melakukan pekerjaan sekarang Sadi bertanya padanya jenis pekerjaan apa. Naniji menyuruhnya untuk tenang dia akan mengurus semuanya. Dia juga mengatakan kepada Sadi bahwa mereka akan menelepon ke rumah pukul enam dan sangat penting bagi Mamaji dan Ragi untuk mengetahui pekerjaan itu, jadi lebih baik Mamaji memilih telepon saat mereka menelepon.

Mereka memilih sarees untuk Ragi dan mereka melihat yang sangat cantik tapi harganya sangat mahal sehingga mereka memilih yang lain. Ibu Puneet datang ke rumah mereka. (akan memanggil ibunya) Ibu bilang Jadi Malti yang saree kamu pilih? Malti bilang bas kita akan lihat. Ibu bilang apa ini, ke salesman? Tunjukkan pada kita beberapa yang mahal ini sangat murah. Ibu memilih saree untuk dirinya sendiri yang sangat mahal. Lalu dia meminta cuti dan Malti pergi bersamanya.

Kemudian mereka bertanya pada Ragi mana yang dia sukai tapi dia mengatakan kepada mereka saat Sadi akan datang maka dia akan meminta Sadi untuk memilihnya. Vinu di toko. Di sana mereka mengenalkan seorang pria baru. Namanya guddu dan vinu mengenalnya. Dia harus membayar dan dia mengeluarkan uang itu dan Vinu melihat Guddu kaya hmhhhm maksudku dia banyak mengeluarkan uang di sakunya. Guddu pergi dan vinu terus memikirkannya. Vinu bilang aneh tiga bulan yang lalu dia tidak punya cukup uang untuk membayar tehnya dan hari ini dia memiliki tiga ponsel. Begitu banyak uang tapi dia bahkan tidak memberitahuku kemana dia mendapatkannya.

Ragi menyajikan teh Mamaji. Kaushi bilang Ragi dya jala de then Ragi bilang Sadi belum pulang. Saat itu juga Sadi dan Naniji datang dan Ragi bertanya padanya dimana dia dan memberitahunya tentang ibu puneet dan Sadi harus memilih saree-nya. Sadi berpikir bilang Syukurlah aku tidak di rumah kalau tidak ibu puneet akan menemuinya. Mereka masuk dan berdoa.

Naniji sedang menunggu telepon sementara Ragi dan Sadi memilih sarees. Telepon berdering dan Mamaji mengambilnya dan orang yang meneleponnya memberitahunya bahwa Sadi telah mendapatkan pekerjaan itu dan Mamaji kaget.

** Note Sinopsis dibuat berdasarkan Sinopsis 1 Episode Penayangan di India,,

0 komentar

Posting Komentar