Sabtu, 23 September 2017

SINOPSIS Bidaai Episode 252

Advertisement

Kaushi berdoa dan kemudian Sadi datang, mereka memeluknya. Sadi mengambil aarti, Kaushi bertanya bagaimana keadaannya dan Alekh? Sadi bilang dia baik-baik saja dan bertanya di mana Ragi berada. Kaushi bilang, dia di dalam kamar, pergi menemuinya. Dia masuk ke kamar dan ragi sedang mencari sesuatu.


Kemudian Sadi datang dan mereka memeluknya. Sadi bertanya apa yang dia cari. Ragi bilang, duppatta setelan ini. Sadi mengatakan bilang, Saya akan menemukannya untukmu, satu menit dan dia pergi. Ragi berpikir bilang, Saya tidak berbicara dengan Anmol, saya tidak tahu apakah dia akan menelepon hari ini atau tidak. Sadi melihatnya dan tersenyum, dia menemukan duppatta-nya dan mendatanginya dan bertanya apa yang terjadi. Ragi bilang, Saya minta Anmol untuk tidak menelepon ke rumah tapi dia menelepon berkali-kali, saya menyuruhnya untuk tidak menelepon ke sini dan malti mendengar saya, sadi kaget, ragi bilang, dan kemudian dia memanggil nomornya, dan sekarang dia terus bertanya siapa dia. Saya tidak tahu dia memanggil nomor itu dan saya pikir anmol dipanggil, jadi saya marah padanya dan dia bilang dia tidak akan berbicara lagi dengan saya, sadi tersenyum, dan berkata bilang, ab dosti saya aisa hojaye ke bura untuk lagta hai.

Ragi bilang, tapi tidak bisakah dia menunggu telepon saya, apa yang perlu dihubungi di rumah, sadi bilang, ur benar, yeh aapke anmol ne theek nahi kiya, ragi terlihat sedih, sadi bilang, saya rasa dia bukan teman baik. ragi bilang, tidak, tidak ada sadi, dia teman yang sangat baik Sadi bilang, kenapa kamu sangat mengkhawatirkan, na jaan na pehchaan akhir hai untuk siapa anjaan hi na, dan jika dia tidak memanggilnya, apa masalahnya? Ragi bilang, yess, kiya fark parta hai.

Sadi bilang, tapi jika dia teman baik untukmu maka kamu harus memaafkannya atas kesalahan kecil ini. Tapi jika tidak maka kamu juga tidak boleh memanggilnya. Ragi bilang, tidak ada yang seperti itu, dia terus meminta maaf. Sadi bilang, jeejee, itu berarti dia peduli padamu dan dia akan memanggilmu, kamu tidak perlu memanggilnya. Ragi bilang, Saya pikir dia menelepon tapi bapuji mengambil telepon, dan setelah itu dia tidak menelepon. Sadi tersenyum. Ragi bilang, lalu haruskah aku memanggilnya? Sadi bilang, yess, aur khaas karke jab dia sangat merindukanmu, Ragi bilang, yess tapi bagaimana kamu tahu itu? Sadi bilang, dia pasti memikirkanmu nah, ragi tersenyum.

** Note Sinopsis dibuat berdasarkan Sinopsis 1 Episode Penayangan di India,,

0 comments

Posting Komentar