Sabtu, 05 Agustus 2017

SINOPSIS Nakusha Episode 395

Advertisement

Episode dimulai dengan Datta bertanya kepada Naku bagaimana dia akan mengetahui apa yang ada dalam pikirannya. Naku bilang aku adalah temanmu dan istriku jadi aku tahu dan menunjukkan kepadanya anting baru yang telah diberikan Datta padanya dan mengatakan bahwa hadiah kecil ini sangat berarti bagiku. bahkan jika kamu, Beri aku beberapa lumpur Aku akan tetap dengan hati-hati karena apa pun yang diberikan olehmu sangat berharga bagiku. Datta bilang kau adalah cahaya hidupku.


Baji datang ke kamar tasha dan mengatakan bahwa digu itu serius.Dokter mengatakan operasi itu berhasil tapi pada saat kita melepaskan peluru, racun itu telah menyebar ke dalam tubuhnya. Dokter mengatakan kepada Datta bahwa saya telah melihat kamu pulih dari luka-luka serius tapi orang ini terlihat seperti Dia tidak ingin hidup, tidak ada keinginan yang tersisa dalam hidupnya, dia hanya mengatakan satu nama Saheba. Semua kaget mendengar dan Naku khawatir.

Kala bertanya apakah Saheba datang akan digu bertahan dan Dokter bilang iya saheba hanya bisa menyelamatkannya tapi datta bilang saheba sudah mati. Gala bilang untuk datta aku tau kamu nggak suka aku tapi kupikir naku tetap bersamanya dan mencoba untuk berbicara dengannya dia Mungkin terbangun karena dia adalah sahabat baiknya. Baji juga setuju dan datta meminta naku untuk melakukannya.

Tasha di kamar digu, digu nyanyian nama saheba. Datta mencoba membangunkan dia dan meminta naku juga untuk berbicara dengannya. Naku datang dan memegang tangan digu dan digu sambil menanggapi, datta memperhatikannya, Dokter mengatakan sentuhan istri kamu menghidupkannya kembali, naku tegang. Tapi bilang digu kita semua ada disini untuk kamu bangun. Naku memegang datta di satu tangan dan digu di tangan lain. Lari meninggalkan tangannya dan keluar. Kala mengatakan sekarang datta bingung dan pikiran dan hatinya bertengkar satu sama lain.

Datta sedang minum di kamarnya dan memiliki kilas balik naku menghidupkan kembali digu.Kala datang untuk meminta maaf dan bilang aku salah pada digu-naku tapi digu miskin saat dia baik-baik saja dia tahu dia nakusha tapi sekarang dia pikir naku hanya saheba bagaimana kita meyakinkan Dia yang saheba sudah mati. Semoga kita tidak memberikan harapan palsu untuk digu.Datta mengatakan apa yang sedang kita lakukan adalah benar jangan khawatir tapi dia sendiri bingung melihat digu menanggapi naku.

Naku merasa tidak nyaman memegang tangan digu dan berpikir aku memberikan harapan palsu kepadanya.Naku menghapus tangannya dan dalam beberapa menit digu mulai tenggelam.Naku berteriak untuk datta dan dokter. Dokter datang dan berkata begitu naku melepas tangannya, denyut nadinya menurun dan layar Membeku di wajah Datta.

Precap: Dokter mencoba menghidupkan kembali digu tapi bp dan detak jantungnya hilang.

** Note Sinopsis dibuat berdasarkan Sinopsis 1 Episode Penayangan di India,,

0 komentar

Posting Komentar