Minggu, 13 November 2016

Chandra Nandni Episode 8

Advertisement


By Faby Novaliza

Adegan 1
Nandni dan teman-temannya menemui Parvatak (itu adalah Chandra yang berpakaian seperti Parvatak). 
Nandni bertanya "Salam. Apa kau pangeran Parvatak Malayketu?"
Kilas balik ditampilkan. Chanakya mengatakan "Parvatak diundang oleh Magadh dan kau yang akan pergi atas namanya!"
Chandra mencuri undangan dari Parvatak.
Kilas balik berakhir. 
Chandra mengiyakan. 
Nandni bilang "Tempat ini bukan untukmu, teman. Kau sedang ditipu disini! Apa kau telah melihat putri Nandni?"
Chandra hanya diam. 
Nandni mengatakan "Itu artinya belum. Dia begitu gemuk dan jelek. Dia juga ​​cacat dan horoskopnya menandai kematian suaminya. Lihatlah! Aku tidak ingin kau mati jadi aku memberitahumu. Sekarang semua tergantung padamu!" 
Nandni pergi bersama teman-temannya.
Chandra berpikir 'Dia pasti dari sisi musuh! Aku harus pergi dan memastikannya!'
Nandni dan teman-temannya mulai tertawa.
Seseorang datang kesana. 
Nandni menyadarinya dan langsung mengarahkan pedangnya. Itu adalah Chandra.
Chandra bertanya "Siapa namamu?"
Dia mencoba untuk melepaskan kumis palsunya. Nandni mengelak. 
Mereka terlibat pertarungan pedang.
Chandra berhasil melepaskan kumis palsunya.
Dia juga membuat Nandni melepaskan senjata dan menyerang sorbannya sehinga rambutnya terurai. 
Chandra terkejut melihatnya seorang wanita cantik. Dia menaruh pedangnya kembali dan mulai berjalan pergi.
Nandni menghentikannya dan mengarahkan pedangnya lagi "Lawan aku! Aku belum menyerah!"
Chandra mengatakan "Aku tidak menyerang wanita"
Nandni bilang "Ini adalah Magadh dan wanita tidak hanya bekerja rumah tangga disini!"
Dia menyerang Chandra, tapi Chandra menahan pedangnya dengan tangan kosong.
Darahnya jatuh di garis rambut Nandni. 
Chandra melemparkan pedang itu.
Nandni jatuh ke pelukannya. Dia bergegas pergi tapi rambutnya terkait dengan kalung Chandra.
Chandra berkata "Kau tidak akan pergi sampai kau mengatakan yang sebenarnya!"
Nandni berbohong "Aku adalah pelayan putri Nandni. Dia yang memintaku untuk melakukannya karena dia tidak siap untuk menikah"
Dia melarikan diri.
Teman-teman Chandra menggodanya. 
Di sisi lain, Gautami dan teman-teman Nandni mengolok-olok Nandini.
Gautami mengatakan "Jadi, kau menikahi priamu? Lihat kau memakai sindoor!"

Adegan 2
Nandni mengatakan "Aku mendapatkannya saat bertarung!"
Teman-teman berkata "Ini darah Malayketu! Biar kukatakan kakak ipar, mereka begitu dekat saat bertarung"
Nandni kesal "Cukup!" 
Chandra mengatakan "Aku pergi ke Magadh untuk tujuanku dan bukan untuk Nandni!"
Amatya Rakshaas menyambut semua pangeran.
Chandra ingat dengannya. 
Nandni mengatakan kepada teman-temannya "Berhenti mendandaniku! Pergi dan periksa. Aku yakin pasti ada 14 pangeran dan bukan 15. Malayketu pasti sudah melarikan diri!"
Gautami menghitungnya "Ada 15. Tunggu, aku melihat Parvatak Malayketu juga!"
Nandni bergegas ke balkon dan melihatnya "Tuhan! Bagaimana dia kembali?"
Di asrama, Malayketu menggerutu "Aku harus pergi ke swayamwara itu dan Magadh akan menjadi milikku! Aku seharusnya tidak mendengarkan Acharya tapi aku harus segera pergi!"
Chanakya bertanya "Apa yang sedang kau pikirkan Malayketu? Ikutlah denganku. Aku memiliki pekerjaan untukmu"
Malayketu berpikir 'Manusia ini telah membuatku menjadi budak dimana aku seharusnya menjadi raja!'
Pujari Magadh memandu para pangeran mengelilingi istana. 
Chandra mulai mencari tempat dengan sangat hati-hati dan perlahan menyelinap keluar. Dia mencari tempat rahasia. 
Nandni mengawasi dia 'Mengapa dia pergi ke arah yang salah?'
Dia kembali ke ruangannya dan meminta pelayan untuk memberikan pakaiannya.
Padmanand bertanya pada Amatya Rakshaas "Siapa pilihan yang tepat untuk Nandni?"
Amartya mengatakan "Hari ini adalah hari Naksha. Sangat baik jika pasangan menikah hari ini. Mereka akan hidup selama-lamanya bersama! Bahkan pasangan yang berbeda, mereka harus bersama-sama" 
Chandra melihat Nandni yang mengenakan pakaian pelayan di belakangnya.
Amatya mengatakan "Pasangan yang saling mencintai satu sama lain akan membunuh seseorang dan jika mereka tidak saling mencintai maka mereka mungkin akan membunuh satu sama lain!"
Padmanand berkata "Sungguh menarik!"
Nandni bertanya pada Chandra "Mengapa kau ada disini ketika kau sudah tahu jika putri belum siap?"
Chandra menjawab "Aku disini untuk Magadh dan bukan Nandni! Aku disini untuk mempelajari istana ini" 
Nandni mengatakan "Aku pikir kau belum mendengar tentang Padmanand dan kekuatannya. Kau juga seharusnya tidak ada disini!" 
Chandra bilang "Aku kehilangan jalan. Tolong beritahu aku" 
Nandni menunjukkannya arah dan bersembunyi tetapi Chandra berjalan ke arahnya sendiri. 
Nandni bingung.

PRECAP~ Padmanand menantang Chandra di swayamwara. BACA SELANJUTNYA DI || SINOPSIS Chandra Nandni Episode 9