Minggu, 13 November 2016

Chandra Nandni Episode 7

Advertisement


By Faby Novaliza

Adegan 1
Kakak ipar Gautami menemui suaminya dan mengatakan "Sudah begitu lama kita tidak menghabiskan waktu bersama" 
Nandni mengintip mereka dan mulai tertawa.
Dia pergi ke teman-temannya. 
Dia mendengar Gautami datang dan mengajak teman-temannya bersembunyi.
Gautami berkata "Ya Tuhan! Nandni ini! Mendekatlah. Aku ingin kau menikah dan alasannya adalah karena kau selalu menyulitkanku"
Chandra dan Parvatak (Maliketu) sedang berlatih memanah. 
Parvatak memanah dan mengatakan "Aku menang!"
Chandra menanah bendera dan bukan tiang.
Chandra mengatakan "Tiang adalah rakyat dan bendera adalah Raja. Aku tidak ingin memanah rakyat tetapi kerajaan tersebut" 
Chanakya berkata "Inilah perbedaan antara kau dan Parvatak" 
Dia memuji Chandra "Kau memiliki kualitas yang harus dimiliki oleh seorang raja" 
Dia pergi.
Parvatak kesal.
Kakak-kakak Nandni berusaha meyakinkan dia untuk menikah. Nandni menolak.
Padmanand berjalan ke arahnya "Bahkan 
jika aku yang meminta?" 
Nandni mengatakan "Baiklah. Tapi dengan satu syarat. Pria itu harus mengalahkan dharam kakak!" 
Gautami bilang "Itu tidak mungkin! Tidak ada yang bisa mengalahkannya" 
Nandni berkata "Aku ingin pasangan yang sekuat dia" 
Padmanand setuju "Baiklah. Aku akan mencarikanmu suami yang seperti itu"
Parvatak mengejek Chandra "Kau tidak memiliki sikap yang harus dimiliki oleh seorang Raja! Lihat! Aku telah diundang dalam swayamvar putri Magadh!"
Chandra berkata "Sangat bagus! Kau layak untuknya. Aku telah melihatnya"
Parvatak menanyakan penampilannya.
Chandra menjawab "Dia sangat lucu seperti laddoo yang manis. Cukup besar untukmu. Lihatlah wanita gemuk itu (seorang wanita gemuk lewat) lebih banyak lemak daripada dia! Semoga sukses!"
Dia pergi. 
Parvatak ragu "Apa ini benar?" 
Teman-temannya mengatakan "Dia sengaja mengatakan itu untuk menghentikanmu!"
Parvatak berkata "Aku akan pergi ke swayamvar!"
Chanakya datang "Kau tidak akan pergi ke mana-mana! Pendidikanmu masih belum lengkap"
Parvatak beralasan "Tapi itu akan menjadi penghinaan bagi Magadh"
Chanakya menegaskan "Kata-kataku adalah final!"
Padmanand sibuk bermain-main bersama para gadis.
Amatya mencoba menjelaskan mengenai keamanan tapi Padmanand sibuk berbicara tentang Nandni dan swayamvarnya. Dia juga mabuk.
Padmanand berkata "Bagiku, putriku lebih penting daripada Bharat ini!" 
Dia melemparkan peta Bharat.
Ibu Bharat "Nand menyadari fakta bahwa penjajah Yunani sedang berada dalam perjalanan mereka menuju Bharat"
Penjajah mengatakan "Aku melihat perbatasan Bharat! Aku akan menaklukkannya!"

Adegan 2
Prajurit pasangannya bilang "Itu sulit!" 
Sikander mengatakan "Bharat sedang berjuang melawan perselisihan di antara mereka sendiri dan ini adalah kesempatan emas bagi kita!"
Penjajah, Sikander memasuki Bharat dari Takshshila dan menyuap Raja Ambi disana "Aku mengincar seluruh Bharat. Imbalannya, kau akan mendapatkan setiap kemewahan!" 
Mereka setuju.
Chanakya merasa jika Bharat akan menghadapi bahaya segera. 
Chandra melihat gurunya khawatir dan berjalan mengikutinya saat hujan. 
Chandra bertanya "Acharya, mengapa kau disini?"
Chanakya mengatakan "Hujan ini menandakan hal yang buruk"
Seorang murid memberitahu mereka mengenai Sikander.
Chanakya mengatakan "Aku telah mencoba menceritakan Padmanand mengenai bahaya ini tapi dia tidak mau mendengarkan. Sekarang tanah airku dalam kesulitan dan Bharat membutuhkan seorang Raja yang akan berjuang untuk kemuliaannya. Chandra, sekaranglah saatnya bagimu untuk bertindak. Pertama, tujuan kita adalah Magadh sehingga kau harus belajar segala sesuatu mengenai itu dari dalam dan luar, juga setiap sudut kelemahan musuhmu. Pergi kesana dan buatlah peta! Kita harus merencanakan serangan segera!"
Nandni bertanya pada kakak ipar Gautami "Kau tidak menyukaiku, kan?"
Gautami menjawab "Aku sangat menyukaimu. Tapi kau harus menikah. Percayalah, kau akan menyukainya. Tapi kondisimu..." 
Teman-teman Nandni memberitahu "Maharaj Padmanand telah menemukan priamu!" 
Gautami menyuruhnya "Sekarang lihatlah dia di swayamvar!" 
Teman-temannya memberitahu lagi "Dia adalah Rajkumar Parvatak Maliketu dan dia cukup bagus dalam pedang. Dia akan mengalahkan kakakmu!" 
Nandini berkata "Sekarang lihat bagaimana aku akan memperlakukan dia. Dia tidak akan masuk ke swayamvar itu!" 
Nandni sengaja mengikat rambut Gautami dengan cara yang lucu dan pergi bersama teman-temannya.
Gautami melihatnya dan menjadi sangat marah. Dia meniup semua lilin agar tidak ads yang bisa melihatnya.
Dharam menanyakan itu.
Dia beralasa.
Dharam memeluknya dan terkejut dengan rambutya. Dharan mulai tertawa.
Nandni bersama teman-temannya berpakaian seperti laki-laki dan memutuskan untuk menangani Parvatak.
Nandni bertanya pada penjaga tentang Parvatak dan berjalan kearahnya (itu adalah Chandra dengan pakaian pangeran) 
Nandni mengubah suaranya dan bertanya "Apa kau Parvatak Maliketu?" 
Nandni melihat Chandra untuk pertama kalinya

PRECAP~ Chandra dan Nandni bertarug pedang.
Chandra melepaskan kumis palsu Nandni. Dia tertegun melihat wajahnya cantiknya. BACA SELANJUTNYA DI || SINOPSIS Chandra Nandni Episode 8