Sabtu, 12 November 2016

Chandra Nandni Episode 5

Advertisement


By Faby Novaliza

Adegan 1
Chandra sampai di Patliputra.
Moora melihat bulan yang bersinar terang dan tersenyum bahagia. Ia ingat sinar bulan yang sama saat Chandra dilahirkan dan mengatakan "Chandra, aku tahu jika aku akan melihatmu segera dan kau akan kembali untuk ibumu!" 
Chandra mengatakan "Patiala disini untuk memenuhi impianku!" 
Bukan mulai bersinar lagi.
Nandini berkata pada bulan "Aku tidak menyukaimu. Pergilah!"
Chanakya dan murid-muridnya tiba di Patliputra. 
Chanakya mengatakan "Inilah Magadh, tempatku dilahirkan!" 
Subhadra bertanya "Acharya, apa kau yakin dia akan datang?" 
Chanakya menjawab "Ya. Dia pasti akan datang"
Temannya datang. 
Temannya mengatakan "Kau tidak menerima tawaran Padmanand, jadi sekarang seluruh pekerjaan ada di tanganku"
Chanakya mengatakan "Pengetahuanku tidak mengizinkanku untuk melakukannya. Kau menginginkan masa depanmu dan aku menginginkan masa depan India. Aku ingin menemui rajamu. Bisakah kau meminta izin?" Temannya membalas "Ya. Aku akan, tetapi dia tidak akan melihatmu karena dia membenci Brahmana"
Chanakya mengatakan "Masalahku hanya untuk mendapatkan satu izin"
Padmanand menemui Moora "Aku tidak dapat melihatmu seperti ini. Hari ini adalah hari ulang tahun putriku dan aku sangat senang. Lihat! Aku membawakanmu pakaian baru dan perhiasan. Hanya katakan ya kepadaku dan kau akan menjadi ratu Magadh. Katakan ya Moora!"
Moora tersenyum dan mengatakan "Pakaian ini begitu indah dan lembut tetapi ini hanya akan menyakitiku karena ini memiliki rasa sakit rakyat Magadh!"
Moora menghina Padmanand.
Padmanand sangat marah. Ia menyeret dan melempar Moora ke hadapan prajurit "Ikat dia di kota dan pukuli dia! Beraninya dia berbicara kepadaku seperti itu!" 
Moora diseret oleh prajurit.
Dia mengatakan "Anakku akan datang dan membalaskan dendam dari setiap rasa sakit yang kau berikan padaku, juga balas dendam atas kematian ayahnya! Dia akan datang, Nand! Tunggu dan lihat!" 
Padmanand terkejut.
Chandra memasuki pasar Patliputra.
Dia merasa sangat tidak aman berjalan di sekitar pasar. Ia melihat orang yang disiksa dan orang tua yang dipukuli karena pajak ulang tahun Nandni.
Chandra melihat itu dan menjadi sangat marah. Ia berpikir betapa buruknya Raja ini, yang menyiksa rakyatnya sendiri.
Prajurit mengikat Moora dan mengatakan "Ini adalah Moora yang suaminya, Suryagupta telah membunuh Raja kita! Pukul dia!"
Orang-orang di sekitar bersama prajurit mulai melemparkan batu padanya.
Moora berteriak kesakitan.
Chandra ingat penyiksaan baba kepada ibunya.
Chandra melindungi Moora dan berteriak "Berhenti! Jangan pukul dia!" 
Chandra menatap mata Moora dan menggenggam tangannya. Kalung Chandra tidak terlihat oleh Moora. 
Chandra membantunya berdiri. 
Moora bertanya "Siapa kau? Pergilah, mereka akan memukulmu!" 
Seorang prajurit akan memukul Chandra, tapi ia menahan tangan prajurit itu. 
Prajurit mengumumkan kepada semua orang untuk minggir karena Nandni akan lewat.
Nandini lewat dengan keretanya. 
Chandra berpikir 'Orang-orang disini dipukuli tetapi sang putri disini semuanya diperlakukan seperti emas!'
Chandra tidak diperkenankan memasuki istana. Dia menunjukkan koin Nandni dan berkata "Amartya Rakshaas yang memberinya"
Prajurit menuduh "Kau mencurinya!"
Chandra mengatakan "Pergi dan bertanya jika kau tidak percaya!" 
Chanakya melihat ini dan mengatakan "Sungguh anak yang pemberani!" 
Padmanand menempatkan Nandni di atas timbangan dan meminta rakyat untuk menaruh hadiah mereka. 
Chandra menolong orang tua yang habis dipukuli. 
Ia menaruh koin Nandni dan menatap benci Nandni. 
Moora mengatakan "Oh. Ini adalah anak yang sama!" 
Padmanand mengambil koin dan bertanya "Darimana kau mendapatkan ini?"
Amartya Rakshaas bilang "Aku yang memberinya. Dia begitu pemberani jadi aku memberinya" 
Chandra mengatakan "Aku harus memberitahumu sesuatu tentang rakyatmu dan penyiksaan mereka yang tidak kau ketahui" 
Padmanand meminta Avantiia untuk membawa Nandni ke dalam dan kemudian meminta Chandra untuk lanjut berbicara.
Chandra menceritakan "Orang-orang disiksa disini, wanita miskin dipukul di tengah-tengah pasar"
Padmanand bilang "Itu semua atas permintaanku. Berlarilah secepat yang kau bisa! Aku tidak ingin membunuhmu karena hari ini adalah hari ulang tahun putriku" 
Chandra menantangnya "Bagaimana jika prajuritmu tidak bisa menangkapku? Jika mereka tidak bisa menangkapku, kau harus mengembalikan semua emas yang diambil dari rakyat ini!"
Padmanand berpikir 'Jika aku tidak setuju maka orang-orang akan berpikir jika aku pengecut!'
Dia setuju "Berlarilah! Kau memiliki waktu lima menit"
Chandra memenangkan taruhan dan mengatakan "Kembalikan emas mereka" 
Padmanand mengatakan "Ini hanyalah hiburan bagiku! Tidak ada yang akan dikembalikan" 
Chandra marah dan pergi. 
Chanakya menyaksikan semua itu "Anak ini memiliki begitu banyak keberanian. Ada sesuatu yang khusus di dalam dirinya!"
Di ruwng sidang, Chanakya menemui Padmanand tanpa izin dan berkata "Bharat dan Magadh berada dalam bahaya. Penyerbu asing, Sikander sedang dalam perjalanan. Dengan bantuan rasa sakitku, kita bisa menyelamatkan kota kita!" 
Padmanand bertanya "Siapa kau?" 
Chanakya menjawab "Aku Acharya Chanakya dari Takshashila"
Padmanand meremehkannya "Jadi kau akan menjelaskan kepada raja bagaimana cara bekerja?"
Chanakya mengatakan "Aku tidak bercanda. Magadh berada dalam bahaya!"
Padmanand menghina kepalanya "Kau adalah badut!"
Dia menamburkan koin emas di atas kepala Chanakya dan kemudian menendang dia keluar "Ambil ini dan pergilah!" 
Chanakya mengatakan "Bahkan ego Rahvana kalah pada akhirnya dan egomu juga akan kalah!" 
Padmanand marah "Usir dia!" 
Chanakya mengatakan "Kau telah mengundang bahaya di Magadh. Suatu hari nanti kau akan jatuh di kakiku, mengemis untuk hidup dan aku tidak akan mengikat rambutku sampai mereka melihat darahmu! Ini adalah sumpah Brahmana!" 
Padmanand tidak peduli. 
Chanakya dilempar keluar dari kerajaan.

Adegan 2
Chanakya berada hutan. Ia marah dan terluka. Dia melihat hewan yang akan menyerang dia.
Chanakya akan diserang. 
Chandra datang dan berkelahi dengan hewan itu. 
Chanakya mengatakan "Berhenti, nak! Jangan melawan!"
Chandra terus berkelahi dan akhirnya ia mengalahkan hewan itu.
Hewan berjalan pergi.
Chanakya berkata "Kau akan mati"
Chandra mengatakan "Aku melakukan ini untuk menyelamatkanmu. Ini ada makanan. Makanlah" 
Chanakya bilang "Ini terlalu sedikit untuk kau makan. Makanlah, ini akan mengisi perutmu"
Chandra berkata "Kita akan berbagi"
Chanakya mengatakan "Aku melihat seorang Raja dalam dirimu!" 
Chandra tersenyum dan pergi.
Ibu Bharat "Chanakya melihat Raja di dalam diri Chandra yang tidak pernah ia lihat di dalam diri Padmanand. Mereka bersama-sama untuk memperjuangkan kemuliaanku!"

PRECAP~ Chandra bertarung melawan prajurit dengan sangat berani. BACA SELANJUTNYA DI || SINOPSIS Chandra Nandni Episode 6