Kamis, 17 November 2016

Chandra Nandni Episode 33

Advertisement


BY IIN INDRI .

Chandra berkata " sekarang giliranmu telah tiba".
Padmanand berkata " kumohon jangan bunuh aku didepan putriku".
Nandni masih meratapi kematian kakak kakaknya.
Chandra melayangkan pedang kearah Nand, Chanakya menyentuh bahunya.
Chanakya " Baik Nand, larilah jika kau bisa ".
Chandra merasa aneh,
Padmanand berjalan mendekati Nandni, dia melihat semua putranya mati mengenaskan, Nand menutupi tubuh Nandni dengan Dupatta, mereka berjalan bersama meninggalkan tempat itu.
Chandra marah " kenapa kau lakukan ini Acharya ini adalah waktu yang sangat tepat untuk membunuhnya".
Chanakya " aku lakukan ini karna sebuah alasan besar, ikuti mereka tapi ingat ini dalam pikiran kalian dia tidak akan pernah belajar tentang itu ".
Padmanand terus lari bersama Nandni, Nandni terjatuh , Nand menggendongnya dengan kaki agak pincang,
Nandni " kemana kita akan pergi Ayah?"
Nand " kita akan pergi ketempat rahasiaku, disana tempat semua kekayaan kita disembunyikan,.dan dengan itu kita bisa menyerang Chandra lagi nanti. "
Padmanand dan Nandni sampai disebuah Gua, Nand berusaha mengangkat Batu besar yang menutup pintu Gua kmudian membuka Pintu Gua itu dengan pisau kecil ditangannya,
Mereka masuk kedalam Gua Rahasia, Nandni melihat sekelilingnya barang barang kuno, dan emas semua.
Nand menyalakan obor.
Nand mengambil beberapa emas batangan dan emas koin kemudian dia bungkus dengan kain,
" ini cukup untuk saat ini, ayo pergi".
Mereka membalikkan badan, dan nampak terkejut melihat Chandra dan Chanakya sudah ada didepan mereka.
Nandni" bagaimana bisa tiba tiba kau berada didepanku?"
Dia melindungi ayahnya, Nand menariknya kebelakang.
Chanakya " kau harusnya berfikir kenapa aku membiarkanmu pergi, ini adalah kekayaan Magadha bukan milikmu ".
Nandni berusaha untuk maju kedepan namun Nand menjegal dengan tangannya,
Chandra perlahan maju mendekati mereka,
Nand " Nandni pergilah darisini "
Nandni" tidak ayah aku tidak bisa meninggalkanmu sendirian".
Nand mendorong Nadni agar menjauh darinya tapi Nandni terus berada didekatnya.
Nandni memeluk ayahnya dengan erat, begitu juga dengan Nand .
(ini cinta kasih bapak ke putrinya dan putri ke bapaknya bikin mimin kangen sama bapak mimin)
Chandra berjalan sambil mengingat ketika Nand mencambuknya di istana.
Chandra " Nand, ingatlah setiap luka kau berikan padaku itu akan kembali padamu sekarang"
Chandra mendorong Nandni hingga terjatuh,
Dia mencabik Cabik tubuh Nand didepan Nandni dengan pedang, Nand merintih kesakitan.
Nandni menjerit " Nahiiiiiiiiiiiiiiiiii".
Chanakya mengingat penghinaan Nand terhadapnya,
Nandni menjerit " kumohon berhenti, jangan lakukan itu padanya".
Dia menangis,
Padmanand terluka parah dia terjatuh ketanah, Dia berkata pelan " Nandni maafkan aku, aku tidak bisa melindungimu lagi ". Nand menghembuskan nafas terakhirnya.
Nandni melihat Ayahnya mati didepan matanya, Chandra berusaha menyerangnya lagi namun Chanakya menghentikannya
" Stop Chandra, dia sudah mati " .
"Pita MaharaaaaaaaJ"
Nandni mendekati ayahnya,
Dia menangis dan berteriak dalam kesakitan.
" aku tidak bisa hidup tanpamu Pita Maharaaj".
Nandni berlari keluar, Chandra menyuruh prajurit menangkapnya namun Nandni berhasil mnyerang para prajurit itu, dia melarikan diri dengan kuda.
Setiap orang di istana menanti berita tentang perang, Pelayan memberitahu bahwa Nandni sudah datang.
Sunanda " dia sudah pasti datang dengan membawa kabar baik".
Nandni masuk dengan tubuh lemas dan wajah kusut,
Avantika" apa yang salah denganmu, kenapa kau datang dengan keadaan seperti ini, dimana yang lainnya?"
Nandni " tidak ada yang masih hidup".
Avantika" apa maksudmu, dimana ayah dan kakak kakakmu Nandni, apa maksud perkataanmu. Apaaaaa?"
Nandni berteriak " mereka tidak akan pernah kembali, Chandragupta membunuh mereka semua , dia menghancurkan keluarga kita !"
Avantika shock dengan jawaban putrinya, dia terjatuh diatas lantai. Nanndi berkata "Maaa" dia memeluk ibunya. Mereka menangis, begitu juga dengan Sunanda.
Gautami " apakah kita juga akan dibunuh?"
Sunanda " kita harus sembunyi dari mereka".
Avantika " itu tidak mungkin"
Nandni " Johar satu satunya incaran dia yang tersisa".
Chandragupta sangat kejam, dia akan menghabisi kita semua.
Tiba tiba beberapa prajurit menggedor pintu dengan keras.
Avantika berkata " kita harus menghadapi mereka".
Dia membuka pintu.
Beberapa prajurit Yunani berada didepannya,
"apa mau kalian?" Tanya avantika.
Mereka menjawabb "Nandni".
Helena masuk kedalam.
( dengan Gaya seorang Helena yang selalu menawan hohoho )
Avantika menghentikannya, Helena mendorongnya.
Dia masuk mendekati Nandni, ingatan tentang ucapan Malay yang dulu menghinanya teringat kembali dikepalanya,
Dan Dia pikir Nandni lah penyebab semua itu terjadi.
Helena menatap Nandni " seorang Putri dalam keadaan seperti ini, Putri Magadha ?ini tidak adil apa yang terjadi sungguh berubah begitu cepat untukmu".
Nandni " Helena, kau adalah temanku, kenapa kau seperti ini, kenapa?"
Helena "Oh, Teman ??"
Helena berkata " dandani dia seperti seorang pelayan, bawa dia.
semua wanita yang ada disini bawa mereka semua dari sini , beri mereka pakaian layaknya seorang pelayan !"..
Nandni memeluk ibunya.
Helena pergi dengan wajah marah.
Chandra berjalan di istana Magadha, semua prajurit menyambutnya .
Moora merasakan kehadirannya,.
Kanika " minumlah sedikit air , kau belum makan atau minum apapun sejak awal peperangan".
Moora " tidak, aku tidak mau minum sampai Chandra datang dngan berita kemenangan".
Moora mendengar suara chandra ketika dia baru lahir,.
Mooraberdiri, dia berkata " anakku ada disini".
Chandra berjalan ke penjara, Moora melihat dia berjalan kearahnya, Kanika dan juga Baba melihatnya. Mereka merasa senang.
Moora mengingat hari dimana dia meninggalkan Chandra untuk menyelamatkannya dari Nand,
Chandra terus berjalan mendekati ibunya dengan penuh kerinduan,
Dia membelai wajah kusut ibunya dn memanggil Maa untuk pertama kalinya.
Moora sangat terharu sambul menangis.
Chandra mengusap airmata dipipi ibunya,
Dia berkata " lihat Maa aku sudah menuntaskan apa yang kau katakan,aku sudah membalaskan dendam Ayah ".
Moora pingsan, Chandra memeluknya.
Kanika memberi Chandra segelas air .
Kanika " Moora, lihat lah anakmu sudah datang dia disini, minumlah sedikit air , Nand sudah tidak ada ".
Chandra membantu ibunya untuk minum.
Chandra "Laki Laki musuh itu sudah menyiksamu terlalu lama ".
Dia memeluk ibunya dengan tangisan.
Moora " anakku ada disini, aku tahu kau akan datang"
Chandra " aku disini, dan Nand sudah tidak ada".
Kanika " Chandra apa kau melupakan aku?"
Chandra " kau adalah ibuku juga ".
Semua ini terjadi karna doamu juga aku bisa menang dari Padmanand.
Baba " Maharaaaj Chandragupta kumohon maafkan aku ".
Chandra " Baba aku disini hanya karena kau mengizinkan aku pergi bersama Acharya, ".
Chandra memanggil pelayan " bawalah ibu dan ayahku kedalam istana dan berikan mereka pelayanan yang istimewa (megah)".

Precap ~
Chandra melihat semua ratu Magadha, Para putri memakai pakaian seorang pelayan, dia mencari satu lagi putra Padmanand yang tersisa, dia memiliki keterbelakangan mental.
Johar tertawa lugu.
Nandni berdiri didepan Johar untuk melindungi kakaknya dari Chandra.
Chandra mendorong Nandni,
Dia memegang kepala Johar. BACA SELANJUTNYA DI || SINOPSIS Chandra Nandni Episode 34