Rabu, 16 November 2016

Chandra Nandni Episode 30

Advertisement


BY IIN INDRIYANI

Seluruh pasukan sudah siap untuk mnyerang, Padmanand dan Chandra berada diatas kuda satu sama lain ditengah medan peperangan,
Seseorang berada ditengah tengah pasukan menyatakan perang siap dimulai dan perang akan berakhir setelah matahari terbenam.
Nand " kau bisa lari dua kali tapi kali ini kau akan mati, aku membunuh ayahmu dan akan membunuhmu juga, kau tahu.. aku telah memenggal kepala ayahmu dan aku sudah berjanji pada ibumu bahwa aku akan membunuhmu dengan cara yang sama, setelah itu aku juga akan membunuh ibumu".
Dia tertawa bangga.
Chandra marrrah benar benar sangat maraaah tapi kemudian dia tertawa yang membuat Nand merasa aneh.
Chandra " Janjimu tidak akan bisa kau tepati, aku punya ibuku dan ibu pertiwi yang mendoakanku bahwa kali ini kematian adalah milikmu dan semua putra putramu".
Semua pasukan mengambil posisi untuk siap berperang,
Chandra turun dari kudanya, dia menggenggam tanah dan mengusap tilak ke keningnya.
Sementara dipenjara, Moora juga melakukan hal yang sama dengan menggigit jarinya hingga berdarah kemudian melakukan tilak diatas nama Chandragupta. Dia memberi berkat untuk kemenangan anaknya. Moora tersenyum bangga.
Chandra mengingat ucapan Chanakya " kali ini kita akan menyerang Magadha dengan gambaran Vrishcik Rachna ".
Perang dimulai, Helena ikut berperang bersama Chandra. Pasukan Chandra masuk ke area pasukan Magadha seperti membunuh dengan luncuran panah.
Padmanand melihat putra pertamanya kalah oleh Chandra, Chandra juga menyerang dan melukai putra keduanya.
Murid Chanakya berkata " api apa yang menyala pada diri Chandra, dia seperti api yang tidak dapat dipadamkan".
Chanakya " karena hari ini dia berperang demi Ibunya dan kemenangan adalah miliknya".
Helena menyerang prajurit demi prajurit bersama Chandra, putra ketiga Padmanand juga terkalahkan.
Dhananand menyerang pasukan Chandra,
Sementara Chandra dikepung oleh keenam putra Padmanand, 
Padmanand tersenyum licik, 
Chanakya dan Helena mulai panik,
Namun chandra melompat dari kudanya dan menyerang semua putra Padmanand, 
( dah kayak Spiderman nih bisa terbang).
Dhananand dan candra menyerang satu sama lain, Chndra berhasil melukainya.
Padmanand sangat marah.
Nandni gelisah dikamarnya, pelayan memberitahu bahwa Chandra mendekati kemenangan. 
Nandni " aku sudah merasakan ini sebelumnya".
Nandni berlari kluar membawa pedang dan pakaian perang.
Padmanand menyuruh Malayketu untuk menyerang Chandra,
Malay pun maju dengan pasukannya.
Padmanand berkata pada amarthya " Amarthya,.pastikan Malayketu akan aman karna dia akan segera menikahi putriku".
Pelayan menghentikan Nandni yang hendak berlari menuju medan perang,
" Maharaj akan sangat marah jika kau masuk ke medan peperangan".
Chandra dan Malayketu bertarung satu sama lain, 
Helena berdiri disamping dan melihat pertarungan mereka, mereka mengadu kekuatan satu sma lain. Nandni juga melihat Malay dan Chandra bertarung.
Chandra mnyerang Malay dengan sangat kuat, begitupun dengan Malay. Kmudian Chandra menyerang lagi sampai Malay terjatuh, dia kalah. Chandra memegang dua buah pedang ditangannya, dia hendak mengarahkan pedang itu kewajah Malay, dia teringat pesan dari Chanakya " kau harus menyerang Malayketu , ini untuk menarik Nand kedalam perang, "
Chandra mengarahkan kedua pedang kesamping kepala Malay, 
Padmanand murka, dia maju untuk bertarung dengan Chandra, 
Chandra melihatnya dan tersenyum (horeee misiku berhasil ),
Pasukannya membuat perencanaan, salah satu prajurit menolong dan Chandra meloncat, dia menginjak besi yang disiapkan oleh prajuritnya sampai akhirnya Chandra berhasil menyerang Padmanand , 
Nand tersungkur ketanah.
Chanakya tersenyum.
Padmanand dan Chandra bertarung satu sama lain, melihat ayahnya diserang terus menerus oleh Chandra, Nandi berlari ke medan perang. Kakak kakaknya menghentikan dia,
Chandra juga menghentikan salah satu kakaknya yang hendak mendekati Nand .
Nand" jangan khawatirkan aku, lindungi saja Nandni".
Chanakya mengingat penghinaan yang ia dapat dari Nand diwaktu silam.
Dhananand " Nandni kau harus kembali, ini perintah dari Maharaaaj ".
Chandra hendak membunuh Padmanand,
Nandni berteriak hirteris.

Precap~
Chandragupta dan pasukannya hendak kembali, 
Nandni menyerang Chandra dengan melempar pedang dari belakang sambil berteriak
"Chandraaaaaaguuuuuuuuuuupt...".
Chandra berhasil menghindari serangan Nandni, Dia melihat tajam kearah Nandni yang duduk diatas kuda dengan wajah marah. BACA SELANJUTNYA DI || SINOPSIS Chandra Nandni Episode 31