Sabtu, 12 November 2016

Chandra Nandni Episode 3

Advertisement


By Faby Novaliza

Adegan 1
Avantika berjalan marah ke arah Padmanand dan Moora. 
Moora menatapnya marah. 
Padmanand meminta prajurit membawa Moora ke penjara.
Avantika meminta semua pelayan untuk pergi. Kemudian ia bertanya "Apa yang kau lakukan, Nand? Kau..??" 
Padmanand marah "Beraninya kau! Aku adalah raja dan bukan Nand. Padmanand dan seorang raja memiliki banyak sejarah ratu"
Avantika berkata "Aku sangat mencintaimu tapi kau..." 
Padmanand mengatakan "Kau adalah Maharani. Kau memiliki semua yang berharga dan mewah. Sekarang cukup!"
Avantika berkata "Aku mempercayaimu tetapi..." 
Padmanand bilang "Seharusnya kau tidak berbicara tentang kepercayaan! Kau sendiri menipu suamimu. Kau bisa menipu dia dan kapan pun kau juga bisa menipuku. Sekarang aku bisa menyimpan 100 bahkan 10000 ratu dan kau tidak punya hak untuk mempertanyakannya. Jika kau bicara satu kata pun menentangku, aku tidak akan mengampunimu! Ingat itu!"
Dia mendorongnya dan pergi. 
Avantika terlihat kesal.
Seorang wanita (Vibhuti Thakur) menemukan Chandragupta.
Suaminya marah. 
Wanita berkata "Dia pasti beberapa Rajkumar!"
Kilas balik menunjukkan sepasang suami istri berteduh di kandang. Wanita menemukan Chandra. Mereka berdua berusaha mencari ibunya tapi kemudian berpikir karena wanita belum mampu untuk hamil, dia membawanya sebagai anaknya. Kilas balik berakhir. 
Prajurit menghentikan pria dan bertanya "Apa kau melihat bayi?"
Pria menjawab "Tidak. Hanya ada istriku di dalam" 
Prajurit memeriksa gerobak.
Wanita menyembunyikannya di atas. 
Prajurit tidak menemukan apapun dan pergi.
Wanita menggendong Chandra "Anak ini memiliki beberapa motto besar di dalam hidupnya!"
Avantika berjalan menuju ruang tahanan Moora dan melempar pakaian "Kau bukan Ratu tapi kau adalah budakku dan putramu telah mati. Segera setelah itu putrimu juga akan mati! Aku berada di balik semua ini! Mungkin kau berpikir untuk membunuhku, kan?"
Moora memeluknya. 
Avantika melepaskan pelukannya "Apa yang kau lakukan?"
Moora mengatakan "Aku kasihan padamu. Kau membunuh suamimu demi seorang pria yang tidak menghormati cintamu dan sekarang kau takut bahwa ia mungkin akan memilihku daripada dirimu. Tapi kau tidak perlu khawatir. Suryagupta adalah milikku dan tidak ada yang bisa mengambil tempat ini"
Avantika berkata "Aku adalah Ratu dan Nand adalah Raja. Kau tidak akan pernah bisa menggantikanku!"
Dia pergi.
Ibu Bharat "Nand terus berusaha untuk bersumpah pada Moora tapi Moora tidak pernah menyerah. Ia menunggu harapan dalam bentuk anaknya untuk memenuhi keinginan terakhir suaminya. Di sisi lain, Nand telah membuat Magadh seperti di neraka dan bahkan setelah 8 tahun tidak ada yang tahu apa-apa tentang Chandra"
Seorang anak sedang memanjat tebing. Tiba-tiba ia tergelincir. Tapi masih bisa bertahan. 
Anak-anak lainnya yang ada di bawah menghiburnya "Jangan menyerah. Teruslah mendaki"
Chandra (Jineet Rath) mendaki gunung lagi. Ia memiliki liontin ywng diberikan Moora dan tanda bulu merak di tangannya.

Adegan 2
Chandra membidik sarang lebah dengan ketapel yang baru saja ia buat. Lebah keluar dari sarangnya. Ia menutupi dirinya dengan kain terbakar untuk menghindari lebah. 
Di rumah, ia mendapatkan sarang madu.
Chandra memberikan sarang madu kepada ibunya "Lihat, ibu menyukainya. Jadi aku mengambilkannya untuk ibu" 
Ayahnya datang "Tidak ada yang akan menyentuhnya. Aku akan menjualnya!" 
Chandra memanggilnya Baba "Baba itu bukan untuk dijual tapi untuk ibu" 
Baba mengatakan "Hanya jika kau mengambilkan aku madu setiap hari" 
Ibunya tidak setuju "Apa kau gila? Lihatlah luka-lukanya!" 
Baba memukul dia.
Chandra mengatakan "Aku akan mengambilkan baba setiap hari. Tapi jangan pukul ibu"
Baba pergi.
Chandra bertanya kepada ibunya "Mengapa ibu mencintainya? Ketika dia menyakitimu, aku tidak ingin mencintai siapa pun jika cinta adalah untuk menyakiti seseorang!"
Ibu mengatakan "Cinta sangat berharga dan suatu hari ketika kau jatuh cinta, kau akan belajar" 
Chandra bilang "Cinta membuat orang lemah! Tidak ada orang yang lahir di bumi ini yang mungkin Chandra cintai!"
Avantika berada di tandu dan meringis kesakitan.
Sementara itu, Padmanand mendekati Moora "9 tahun sudah suamimu meninggal dan kau memegang erat kata-katamu. Terima aku dan aku tidak akan pernah memiliki masalah!"
Moora marah "Kau adalah manusia yang tak tahu malu! Aku menghinamu setiap hari tapi kau berjalan kesini tanpa rasa malu? Raja macam apa kau ini yang tidak memiliki harga diri! Nand, kau telah bermain dengan perempuan dan sekarang ingat ini, seorang putri akan lahir sehingga kau akan menyadari rasa sakit perempuan. Putrimu akan menerima karma yang kau lalukan sampai saat ini. Ketika putrimu akan merasa sakit, barulah kau akan tahu apa itu rasa sakit!"
Nand mendorongnya "Jika Avantika melahirkan putri, dia akan menjadi putriku dengan masa depan yang cerah!"
Moora mengatakan "Tapi aku melihat masa depannya dalam kesulitan seperti yang kau berikan kepadaku"
Prajurit menginformasikan bahwa Avantika akan melahirkan.
Nand mendapatkan 1 putri setelah 9 putra.
Nand ingat perkataan Moora bahwa seorang gadis adalah hal paling berharga yang dimiliki oleh seorang ayah. 
Nand mengatakan "Dia adalah putriku, Magads rajkanya!"
Ia menyentuh penyegelan koin dan koin emas jatuh.
Nand menemukan harta karun dan merasa sangat senang "Putriku adalah pesona keberuntunganku" 
Dia menempatkanya di atas koin emas "Dia akan dipanggil Nandni!"
Ibu Bharat "Nand sangat terjamin dan menyukai putrinya. Ia sangat menyayanginya"
Setelah 5 tahun:
Seorang pria tua kepada Padmanand "Pada ulang tahun putrimu, mengapa kami harus membayar pajak? Begitu kejamnya manusia sepertimu!" 
Putra Padmanand memukulnya "Beraninya kau berbicara kepada ayah kami seperti itu! Beraninya kau tidak membayar pajak!"
Padmanand mengatakan "Putra, tahukah kau bahwa rakyat adalah segalanya bagi Raja. Jadi jangan menghina dia. Raja akan memenuhi keinginan rakyatnya. Dia bilang dia akan mati ketimbang membayar pajak. Baiklah, aku akan melakukan apa yang dia inginkan!"
Dia membunuh pria tua itu. 
Nandni (Angel Rupchandani) berlari dan memanggilnya "Pita Maharaj" 
Putra Padmanand menyembunyikan orang tua.
Nandini says pitamaharaj no one plays with me, nand says I will tell em what u want to play,Nandi says ohk n blind folds him n says I will go n hide n then u find me.
Nandini mengatakan "Pita Maharaj, tidak ada yang bermain denganku"
Nand menggendongnya "katakan permainan apa yang ingin kau mainkan?"
Nandni mengatakan "Ok"
Putra-putra Padmanand tersenyum. 
Dia menutup mata Nand menggunakan kain "Aku akan bersembunyi dan temukan aku"
Dia berlari.
Ibu Bharat "Nand mendapatkan cinta dari putrinya tapi putrinya akan mengalami kesulitan karena dia!"

PRECAP~ Avantika mengatakan kepada Nand "Cintamu untuk putrimu akan membuatmu melalui semua efek buruk dari kesalahanmu!"
Sementara itu, Chandra memberitahu ibunya "Aku akan pergi ke Pataliputra dan mendapatkan banyak uang. Aku akan membawa ibu pergi jauh dari baba dan siksaannya!" BACA SELANJUTNYA DI || SINOPSIS Chandra Nandni Episode 4