Rabu, 16 November 2016

Chandra Nandni Episode 26

Advertisement


BY IIN INDRIYANI

Didalam ruangannya, Nandni mengingat ingat kejadian yang membuatnya sangat marah, dia tidak dapat memaafkan Malayketu, 
Dia melihat Malay datang ke ruangan itu,
Nandni " ini ruangan khusus wanita dan laki laki tidak diperbolehkan untuk masuk keruangan ini, tolong keluarlah ".
Malay memegang tangan Nandni, dia menampar wajahnya sendiri dengan tangan Nandni, 
" aku sedang mabuk, aku siap menerima hukuman darimu jadi lakukan itu , tolong maafkan aku ".
Nandni pergi menjauh,
"Nandni kau boleh menghukumku, tapi tolong jangan abaikan aku "
Nandni " kau sudah menolong ayahku, dan itu terbukti kau adalah bagian dari keluarga kami".
Malayketu " Chandra adalah anak seorang petani, dia tidak akan pernah menjadi seorang raja, dan aku bisa membuatnya berada dikakiku. Dia tidak memiliki kualitas sebagai anggota kerajaan."
Nandni " bagaimana kau bisa tahu semua itu dan apa saja yang kau ketahui tentangnya ?"
Malay " dia belajar bersama kami, dia punya sebuah tanda ditangannya dan sebuah kalung, dia tidak pernah melepasnya. Dan dia selalu menyanyikan sebuah lagu ".
(kilas balik ditampilkan ketika Malay dan Chandra masih di perguruan Chanakya, Malay melihat Chandra sedang bernyanyi sambil memahat sebuah benda ).
Dhurdara berdiri dibalkon rumahnya,
Dia melihat prajurit Yunani 
" oh Tuhan, prajurit itu selalu membuat masalah disini ".
Helena bertanya kepada Chandra " tempat apa ini, ?"
Chandra " ini adalah rumah sahabatku, aku selalu menceritakan kisah hidupku kepadanya. Kau akan tinggal disini ".
Chandra mengetuk pintu.
Kemudian dia bersembunyi.
Dhurdara berada dibelakang pintu, dia ketakutan dan ragu ragu untuk membukanya.
Pintu dibuka oleh Dhurdara,
Dia melihat Helena dan berfikir bahwa prajurit ini selalu merampas hak kami.
Dia berkata pada Helena " Prajuritmu selalu membuat masalah pada kami, ".
Helena kebingungan .
Kemudian Chandra keluar dari persembunyian.
Dhurdara merasa senang dan memeluknya.
"Chandraaaa baguslah kau datang, wanita ini sedang menyamar untuk merampok kami ".
Chandra dan Helena tertawa....
Chandra " Oh tidak, sungguh. Pergilah beri dia apapun yang kau punya, dia adalah Ratu Yunani ".
Dhurdara " oh tidak, apa yang akan aku lakukan sekarang ?" Dia kebingungan.
Chandra dan Helena tertawa lagi..
Chandra " dia adalah istriku, aku sudah menikahinya ".
Dhurdara sangat terkejut ,
dia berfikir "wanita ini seperti orang yang sangat kaya, Tuhan .. kenapa Chandra bisa menikahinya ".
Kemudian dia meminta maaf kepada Chandra dan Helena karena dia tidak tahu tentang itu.
Di Istana,
Nandni mengatakan semua yang dia tahu tentang Chandra kepada Padmanand, tentang sebuah lagu,
Dan dia juga memberikan tanda ditangan Chandra yang sudah dilukis oleh Malay.
Sunanda " aku tahu lagu itu dari Patalgram ".
Nand " aku sangat bangga padamu dan sekarang kita akan menemukan Chandra ".
Nand menyuruh Nandni beristirahat.
Nandni pergi.
Amarthya datang. Padmanand memberikan tanda itu kpda Amarthya dan berkata 
" kau punya satu hari untuk mendapatkan orangtua Chandra, dan ketika kita dapatkan mereka, Chandra akan berada dikakiku".
Chanakya berkata " Chandra kau harus pergi kesana, "
Chandra " tapi mereka tahu siapa aku ".
Chanakya " Ya, tapi kau harus kesana ".
Nandni dan Malayketu akan melakukan Pooja sebelum pernikahan mereka,
Pandit Ji datang untuk melakukan Pooja, dia adalah Chandra yang menyamar sebagai Pandit Ji. Amarthya menyuruh seseorang untuk membawa Pandit Ji masuk kedalam.
(kilas balik ditampilkan ~ Chanakya " Chandra, pandit ji ini akan pergi di pernikahan Nandni dan malayketu, dan kau akan pergi kesana dengan mnyamar sebagai anaknya ~kilas balik berakhir).
Amarthya berhasil membawa orangtua Chandra ke istana, sementara Chandra sudah ada didalam untuk Pooja. 
Nandni dan Malay datang dan duduk bersebelahan.
Sunanda " Pandit ji Pooja bsa dimulai sekarang".
Chandra " tentu ".
Chandra menuangkan air ke telapak tangan Nandni untuk dtuangkan kembali ke telapak tangan Malay. Tetapi dari belakang Gautami tidak sengaja mendorong Nandni hingga air itu jatuh ketangan chandra.
(udah jodoh mah susah).
Sunanda memarahi Gautami, " ini suatu pertanda buruk ".
Smua orang mejadi tegang.
Nand datang " tidak ada pertanda buruk, kelahiran Nandni adalah tanda kebaikan bagi wanita ".
Chandra teringat ucapan Chanakya 
(kilas balik ditampilkan ~
Chanakya " kau harus mencari kelemahan dari Nand ". ~kilas balik brakhir.)
Chandra mendapatkan kelemahan Nand yaitu Nandni.
Amarthya datang dia berbisik pada Nand tentang orangtua Chandra.
Nand "bawa mereka kesini ".
Chandra mendengar suara ibunya dan dia sangat terkejut.
Nand " dimana Chandra ?"
Baba " aku tidak tahu, apa yang sudah dia lakukan "
Nand " anakmu sudah berani menyerang kami dan dua kali melarikan diri, ".
Baba " dia menghilang sudah lama sekali".
Baba memarahi istrinya" aku sudah memperingatkanmu jangan membawanya, dan lihat apa yang dia berikan kepada kita ".
Chandra terkejut
Nand "katakan yang sejujurnya ".
Baba " kami menemukan seorang bayi dalam kandang, kemudian Chanakya membawanya".
Chandra semakin hancur mendengar pengakuan ayahnya.
Nand menyuruh prajurit untuk memenjarakan Baba dan istrinya.
Nand " Amarthya, aku ingin menemukan Chandra".
Chandra berkata dalam hatinya " aku sudah disini untuk mengetahui kebenaran dari musuh musuhku dan lihat apa yang aku dapat ?".
Chandra berjalan disebuah lorong dan memikirkan ucapan Baba'nya.
Chandra" apa ini semua benar, Lalu dimana orangtua kandungku? atau hanya alasan mereka saja untuk menghindari hukuman dari Nand, ".
Chandra membuat asap dari Chanakya yang membuat para prajurit pingsan, dia memutuskan untuk melihat orangtuanya di penjara.
Orangtua Chandra berada di satu tempat dengan Moora,
Baba terus menyalahkan Kanika (istrinya),
" Kau seharusnya tidak mengambil anak itu dikandang, "
Merek tidak sadar kalau Chandra sudah ada disana.
Moora mendengar ucapan Baba.
"bisakah kau katakan lagi?"
Baba "ini adalah urusan pribadi kami, diamlah".
Moora " tolong beritahu aku, kapan kau menemukan bayi itu ?".
Baba " anak bodoh itu sudah dua kali menyerang Magadha ".
Kanika " aku memang tidak melahirkannya, tapi dia adalah putraku.".
Moora " tolong beritahu aku, dimana kau menemukannya".
Kanika menceritakan semuanya kepada moora.
Moora " hari apa?"
Kanika " hari dimana Maharaj Shisunag dibunuh dan Nand menjadi raja".
Moora mengingat ketika ia melahirkan Chandra sampai dia membuat tanda bulu merak dilengan Chandra. Kemudian mmakaikan kalung ke lehernya.
Moora " apa bayi itu mempunyai tanda bulu ditangannya?"
Chandra melihat tanda ditangannya, dia terkejut.
Moora " apa kau juga menemukan kalung dilehernya?"
Chandra memegang kalung dilehernya.
Kanika " Ya, dia punya semua itu, bagaimana kau mengetahui semua itu? ".
Moora menyibak debu, kemudian dia menggambar sebuah bulu merak disitu.
Moora " tanda ini?"
Baba " Ya,bagaimana kau tahu?"
Moora " sebuah kalung berbentuk bulan?".
Kanika "Ya, tapi.... siapa kau sebenarnya?"
Moora " aku ibunya".
Chandra sangat terkejut,
Petirpun bergemuruh.
(nonton video pas adegan ini mewek, baca writen updatenya pun mewek, sampai ngetik ini sinop pun mimin mewek terus , baper)

Precap ~ Chandra memegang Nandni, " kelemahan ayahmu adalah kau dan dia tidak bisa melihat airmata dimatamu, dan sekarang dia akan menangis dikakiku, dan memohon untuk hidup dan ini adalah janjiku padamu, Chandragupta Maurya." BACA SELANJUTNYA DI || SINOPSIS Chandra Nandni Episode 27