Selasa, 15 November 2016

Chandra Nandni Episode 23

Advertisement


By Iin Indriyani

Masih didalam hutan, Chanakya membujuk Chandra untuk menikahi Helena.
Chandra " maafkan aku guru, aku tidak bisa menikahi Helena".
Chanakya " ini bukan tentang pernikahan tapi politik. "
Chandra " tapi ini pendirianku "
Chanakya " tidak ada yang lebih penting dari Ibu Pertiwi kita, berfikirlah seperti yang Helena fikirkan hanya lewat logika bukan lewat hati, dan untuk menyerang Magadha kita butuh pasukan Yunani, dan itu mungkin terjadi dengan kau menikahi Helena. Dan jika kita memilih perang kita akan kehilangan banyak pasukan, tapi dengan pernikahan kita memiliki peluang untuk mendapatkan pasukan Yunani, dan kita harus lakukan hal ini, kau harus menikahi Helena untuk penyerangan kita. ".
Chandra " apapun aku lakukan untuk Magadha".
Didalam istana,
Malay dan Nand bersenang senang dengan minum alkohol dan menikmati tarian wanita wanita penghibur,
Nand " aku terkesan denganmu, dan aku harap kau bisa menjaga putriku seperti aku menjaganya".
Malay " ya, aku akan lakukan itu ".
Dia berfikir " ketika Nandni tidak ada dsini aku juga ingin bersenang senang.. "
Malay melihat satu pelayan didepannya.
Dia menyuruh Nand untuk beristirahat.
Malay " Maharaj cukup kau sudah mabuk, sekarang kita adalah keluarga, aku harap kau cepat beristirahat ".
Nand " itu semua untukmu, nikmatilah aku akan pergi kekamar "
Nand pergi , dia menabrak meja dan hampir terjatuh. Malay membantunya untuk berdiri.
Malay menyuruh pelayan untuk menari juga bersama penari lainnya, " kau sangat cantik pergilah menari untukku ".
Pelayan " aku tidak bisa, aku hanyalah seorang pelayan. "
Malay " semua persiapan ini hanya untukku, jika aku laporkan kau pada Maharaj kau akan mendapat masalah yang besar, pergi dan menarilah untukku !".
Pelayan itu lalu ikut menari dengan perasaan sedih, diapun tidak tahu bagaimana caranya untuk menari. Sementara Malay tersenyum licik.
Smntara itu,
Chandra dan Chanakya mengumpulkan pasukan pasukannya.
Chanakya " hari ini kita akan menyerang pasukan Yunani, alasannya agar kita mndapatkan pasukan lebih untuk menyerang Magadha."
Salah satu raja berkata " tapi pasukan yunani sangat kuat".
Chanakya " kita akan menyerang tanpa memberi peringatan, dan kita akan menyebar".
Chandra " tapi itu tidak adil ".
Chanakya " sekarang apapun dilakukan demi kemenangan, sekarang kita membohongi mereka dan nanti mereka akan bergabung dengan kita ".
Malayketu menyuruh semua orang untuk keluar, kecuali pelayan yang dia suruh menari untuknya.
Pelayan mulai ketakutan.
Malay mnyuruhnya untuk menuangkan minuman kmudian dia menarik pelayan itu kedalam pelukannya. Pelayan menangis dan berusaha melepaskan Malay,
Sementara Nandni sedang berjalan menuju ruangan itu, dia bertabrakan dengan salah satu penari, Nandni bertanya apa yang terjadi. Tetapi mereka ketakutan dan berusaha menutup nutupi. Tiba tiba suara gaduh terdengar dari ruangan Malay. Nandni curiga.
Sementara di perkemahan Yunani,
Chandra mulai menyerang para pasukan yunani , Helena mendengar suara dr luar. Dia melihat Chandra disana.
Nandni menuju ruangan Malay, dan dia melihat Malau berusaha menyakiti seorang pelayan. Nandni menghentikannya.
Helena memberitahu pada Seleucus bahwa diluar ada serangan,
" dia sangat kuat sekarang, aku sudah memperingatkanmu sekarang lihatlah "
Seleucus " tidak ada satu orangpun yang bisa mengalahkan aku, ".
Dia keluar, dan melihat prajuritnya tidak ada yang dibunuh melainkan mereka disekap oleh pasukan Chandra, 
Seleucus hendak berbalik, tiba tiba mata pedang sudah berada dilehernya.
Dia... Chandra yang mengarahkan pedang itu.
Seleucus " apa mau kalian "
Chandra mngatakan maksudnya terhadap seleucus dan untuk kemenangan atas Magadha.
Masih diruangan Malayketu,
Nandni mnyelamatkan pelayan, dan bertanya 
"kenapa kau menangis ?"
Pelayan " Malayketu mencoba untuk menggangguku, ". Dia mnceritakan semuanya pada Nandni.
Maliketu " dia berbohong, aku akan memberinya pelajaran."
Nandni menghentikannya " Stopp, sekarang cukup. Kau sedang mabuk ".
Nandni pergi dan membawa pelayan itu bersamanya.
Teman Nandni berkata " ini tidak aneh jika pelayan melakukan hal itu, itu normal normal saja ".
Nandni " ayahku tidak pernah melakukan hal itu dan selalu menghormati semua wanita, Visakha.. wanita bukanlah objek yang bisa digunakan".
Visakha" bagaimana bisa kau mempercayai pelayan daripada Malayketu, aku yakin dia sudah berbohong. Pelayan bisa melakukan hal apapun untuk mndapatkan sesuatu,
Lupakan saja masalah ini dan pergilah tidur, besok adalah hari pertunanganmu."
Diperkemahan Yunani, 
Seleucus brkta " Bunuh aku Chandra ".
Chanakya menyuruhnya untuk duduk.
" kau adalah Raja, dan kau sudah pasti mengajari semuanya, kami disini tidak untuk mengalahkanmu tapi untuk meminta dukungan jadi beritahu kami bahwa kau akan bersama dengan kami."
Seleucus " baik, aku menerima keinginanmu dan pasukanku berada dalam perlindunganmu sekarang".
Chanakya " aku minta satu lagi permintaan, hadiah 500 gajah, dan izinkan Helena untuk menikah dengan Chandra "
Helena terkejut.
Seleucus " tidak bisa, Helena tidak bisa menikah dengannya ".
Helena " aku menerima permintaanmu, Chandra sangat cerdas, jadi aku menerima dia sebagai suamiku ".
Chanakya " seleucus percayalah, semua ini demi kebaikan kita semua ".
Seleucus " jika Helena siap dengan semua itu aku juga akan mendukungnya ".
Chanakya " baik,.secepatnya kita akan menyusun pernikahan Chandra dan Helena menurut tradisi Bhartiya ".
Nandni sudah siap untuk pertunangannya,
Disisi lain teman teman chandra memberikan pakaian baru dan berkata " kau akan berdandan seperti seorang raja hari ini ".
Nandni dan Chandra tidak merasa senang dengan hal itu.
Gautami datang ke ruangan Nandni sambil membawa ladoo , dia berkata " ini adalah piring ketiga ku " 
Semua orang tertawa,
Visakha brtanya " knapa kau harus menghabiskan tiga piring ladoo ?"
Gautami " aku sedang mengingat pertunanganku dulu, dan ketika jatuh cinta dengan kakaknya Nandni, dia menyuruh empat laki laki untuk mengangkatku " 
Teman teman Chandra menggodanya
" kau tidak pernah mau untuk menikah, dan sekarang lihatlah kau menikah trlebih dulu dari semua teman temanmu".
Chandra " ini hanya karena ketegasan politik, tidak lebih dari itu ".
Disisi lain Nandni pun berfikir, 
" pernikahan ini hanya untuk kebahagiaan ayah".

Precap~
Disatu tempat Nandni dan Malayketu bertukaran Cincin.
Dan ditempat lain, Candra dan Helena bertukar kalung bunga. BACA SELANJUTNYA DI || SINOPSIS Chandra Nandni Episode 24