Senin, 14 November 2016

Chandra Nandni Episode 20

Advertisement


By Mamayy Abiie

Episode dimulai dengan Padmanand menyatakan penyerangan.
Padmanand " SERAAAAAAAANGGGGG "
Pertempuran dimulai ,
Chandra dan pasukannyapun masuk ke area musuh.
Chandra datang dan komandan mengikuti dibelakangnya..
Padmanand berkata " Seraaanggg Diaaa "
Chandra maju dan menyerang dua komandan dari Padmanand.
Padmanand Melihatnya dengan kmarahan.
Chandra " Dia akan meninggalkan mereka, dia hanya diam dan menyaksikan ".
Dana Nand datang dan berkata " Maju dan hadapilah aku "
Baaphii (gautami) berkata " bagaimana dia bisa maju, sedangkan dulu dia pernah terluka olehnya ( chandra ) ".
Chandra menyerang Dana nand dari atas kuda, Dhana Nand terjatuh..
Nandni, avantika, dan gautami trkejut.
Chandra " aku akan bertarung dengan keadilan... " 
Dia pun turun dari atas kuda dan mulai menyerang Dhana Nand, pelindung badan Trlepas dan chandra menyerangnya dengan pedang... Ciaaat Ciaaaat Ciaaaaat.. kdua tangan Dhana nand terluka.
Kmudian Chandra melukainya Lagi,
Dhana Nand jatuh ke tanah.
Gautami,Avantika dan Nandni terkejut.. 😯
Padmanand Terlihat Marraah,
Dia berkata pada prajurit " Lindungi anakku dan bawa dia pada tabib , jangan sampai terjadi apa apa padanya"
Prajurit menyerang Candra, tetapi Chandra mengalahkan mereka dengan mudah.
Dari atas bukit, Chanakya berkata " Perang ini terlihat begitu mudah, dan diawal perang pasukan Chandra dengan mudah mengalahkan mereka dan ini tidak harus terjadi"
Seorang baba dibelakang Chanakya brkata
" Dan dia akan menang"
Chanakya " Tidak, ini adalah tak tik mereka, dan ketika Chandra berada didepan, dia akan diserang dari belakang. Kita harus memberi sinyal padanya "
Chandra terlihat berhasil menyerang
Semua lawannya, Nandni mnjadi khawatir akan kekalahannya.
Dia berkata " aku harus melakukan sesuatu sebelum Chandra datang lebih cepat"
Nandni pergi dan mengumpulkan prajurit wanita, dia memerintah mereka.
"ini adalah saat yang tepat untuk menunjukkan siapa itu Wanita. Pergi dan Serang merekaa ! " 
( kau sendiri nggak maju noooooonn ? )
Pasukan wanita itu bersorak untuk kemenangan. Kemudian mereka pergi ke medan perang.
Nandni kembali ke balkon dan trsenyum sinis.
Pasukan Wanita datang dan mnyerang pasukan Chandra,
Padmanand merasa bangga,
Chandra dan komandannya terkejut,
Komandan " apa kita harus menyerang mereka para wanita, dan mereka sudah mengepung kita "
Chandra berfikir,
" Bagaimana aku bisa menyuruh pasukanku untuk menyerang wanita dalam satu waktu."
Kemudian dia mengingat Kata kata Chanakya bahwa dalam pertempuran semua orang itu Sama.
Chandra menyuruh pasukan untuk Menyerang mereka.
Padmanand mnyuruh semua putranya untuk maju, mereka mngepung Chandra, 
Chandra mnyerang mereka dengan memutarkan pedang dan membuat mereka semua jatuh bersamaan.
Padmanand semakin murka,
Dia maju sendiri dan Chandrapun menyerangnya. 
Mereka bertempur , chandra menyerang dan padmanand trjatuh dr kudanya.
Diatas balkon , Avantika, Gautami dan Nandni sangat terkejut.
Para Prajurit datang dan menjegal Chandra, mereka memegang badan Chandra tetapi Chandra berhasil mengalahkan mereka semua.
Dari kejauhan Malayketu datang dengan pasukannya, Chanakya trkejut, dan melambaikan bendera merah dan memanggil nama Chandra untuk memperingatkan.
Chandra melihatnya.
Tapi dia masih melanjutkan pertarungan.
Chanakya datang dan memberitahu agar dia dan pasukannya mundur, karena Malayketu datang mmbawa pasukan lebih banyak.
Chandra " Tidak, aku tidak bisa meninggalkan peperangan dengan cara seperti ini "
Chanakya " tolong dengar, atau kita akan mati disini jika melanjutkan peperangan"
Chandra " tidak, aku tidak bisa meninggalkan peperangan, aku adalah muridmu dan aku tau apa yang sudah kau ajarkan padaku"
Chanakya " bahkan Malayketu juga muridku, tapi dia tidak mau mendengarku. Kita akan kembali dengan rencana yang lebih baik, dan jika kita pergi kita akan tetap hidup ".
Chandra mengeluarkan aba aba untuk mundur.
Malayketu " Ya, kita menang dan para pengecut itu lari "
Padmanand merasa senang, semua orang berkata dia panjang umur.
Nandni, avantika, dan gautami tersenyum bahagia.
Didalam istana,. Padmanand memasuki ruang pengadilan. Dan semua orang bersorak 
" panjang umuuur"
Padmanand" Hari ini kita menang karna bantuan dari Malayketu, dia adalah menantu di Magadha untuk masadepan jadi saya ucapkan selamat untuknya dengan menaburkan koin emas"
Padmanand menaburkan koin emas diatas kepala Malayketu.
(benjol benjol tuh kepala)
Nandni merasa bahagia karena ayahnya sudah menang dari peperangan.
Setelah ucapan selamat selesai, upacarapun berakhir.
Padmanand pergi,
Avantika memanggilnya.
Avantika " aku ingin memberitahumu bahwa lelaki biasa itu adalah dia yang datang beberapa waktu lalu. Dia sangat kuat mengalahkan Pasukanmu dan dia hampir membunuhmu dengan sangat mudah ".
Padmanand " Apa kau meragukan kekuatanku dan pasukanku?"
Avantika " Ya aku berkata seorang lelaki sudah mengalahkan pasukanmu dan kau menang hanya karna Malayketu, atau hari ini Chandra yang seharusnya mndapat taburan uang emas.
Dan aku ingin mengatakan Kau harus.mmbuat perubahan pada pasukanmu dan buat mereka lebih baik atau suatu saat semua ini akan terjadi lagi " .
Padmanand Murka 
" Jangan katakan itu dan suatu saat aku bisa membunuhmu, kau masih hidup hanya karna Nandni".
Nandni datang,
Padmanand pura pura memeluk Avantika.
Diluar istana,
Padmanand datang, dia berdiri di balkon bersama Malayketu, Raja Parvatak, Nandni, Avantika dan keluarga kerajaan lainnya.
Dia berkata kepada seluruh rakyat Magadha,
" hari ini kita menang berkat bantuan Malayketu (Halaaaah Mau Caper tuh sama Camer )
dan Nandni yang sudah mengajari pasukan dengan taktik yg bagus. Enam hari dari sekarang, aku akan meminta saran pada PanditJi untuk pernikahan Malayketu dan Nandni ".
Semua rakyat bersorak.
Setelah upacara selesai,
Seorang Wanita datang ke kamar Padmanand,
Prajurit berkata bahwa ini adalah ruangan Raja. Prajurit yang lain mempersilahkan wanita itu untuk masuk.
Diapun masuk.
Prajurit pertama bertanya " kenapa kau mempersilahkan dia masuk?"
Prajurit lain " apakah kau pun tidak tahu siapa dia?".
(nah looooh)
Padmanand masuk keruangannya,
Dia duduk sambil tersenyum. Tiba tiba dia kaget melihat seorang wanita berbaring di tempat tidurnya..
" Tummm? ... Kauuu? "
Wanita itu tersenyum.

Precap~
Chanakya berkata kpd Chandra " 'Jangan biarkan luka luka mu cepat membaik, kerikil,
saat saat derita, rasa sakit ini , dan penderitaan akan memimpinmu pada kemenangan. "
Chandra menatap telapak tangannya yang terluka penuh darah. BACA SELANJUTNYA DI || SINOPSIS Chandra Nandni Episode 21