Senin, 14 November 2016

Chandra Nandni Episode 15

Advertisement


By Faby Novaliza

Adegan 1
Padmanand keluar dari tendanya dan memerintahkan prajuritnya "Bagikan manisan! Putriku akan menikah"
Dia juga memberikan emas. 
Nandni berpikir 'Lihat betapa bahagianya ayahmu Nandni, jadi bersenanglah untuk kebahagiaannya!'
Padmanand berkata "Nandni, aku sangat senang. Ini kadha (gelang) ku. Ini adalah kadha keberuntunganku dan sekarang kadha ini menjadi milikmu. Dia akan melindungimu dan selalu menjaga berkatku bersamamu"
Nandni memeluknya "Aku tidak akan pernah melepaskan ini dariku"
Chandra mendengar itu.
Chandra menutupi dirinya dengan sebuah kain. 
Dua orang prajurit melihatnya dan merasa curiga. Mereka mengikuti Chandra.
Chandra merasakan kehadirannya. 
Chandra terus berjalan dan membuat suara burung.
Chanakya datang kepadanya dengan menyamar.
Chandra mengatakan "Aku telah memenangkan kepercayaan Helena. Raja Magadh dan keluarganya ada disini" 
Chandra dan Chanakya melihat prajurit Yunani. 
Chandra bertindak seolah-olah dia akan membunuh Chanakya dan mengatakan kepada mereka "Dia kesini untuk membuat perbedaan di antara kita! Bawa dia ke Raja kita dan vonis mati!"
Prajurit membawa Chanakya sementara Chandra membunuh mereka dari belakang. 
Chanakya meminta Chandra untuk kembali ke tenda "Aku yang akan mengurus ini!"
Helena marah dan sakit hati dengan berita pernikahan Malayketu. Dia menjerit kesakitan.
Malayketu mabuk dan memikirkan Nandni "Sekarang bahkan Magadh berada di bawahku dan segera seluruh Bharat akan menjadi milikku!" 
Malayketu melihat Helena berjalan masuk "Lihat dirimu! Mengapa kau begitu marah?" 
Helena membalas "Kaulah alasan di balik semua ini!!!" 
Malayketu menjelaskan "Ini semua terjadi begitu cepat tapi percayalah setiap saat aku memikirkan tentangmu. Aku berbicara dengan orang tuaku mengenaimu tetapi mereka tidak setuju dan mengumumkan pernikahanku dengan Nandni. Katakan apa yang akan aku lakukan, tapi jangan khawatir kita akan selalu bersama-sama dan segera kau akan menjadi ratu keduaku!" 
Dia memeluk Helena. Helena mendorong dan menamparnya.

Adegan 2
Helena mendorongnya lagi "Kau pengkhianat!"
Dia juga mencakarnya. 
Malayketu marah "Beraninya kau meneriakiku! Aku tidak akan memberikanmu pelayanan ini bahkan jika kau putri Sikander tapi kenyataanya adalah kau putri dari budaknya. Jadi aku tidak akan pernah menikahimu! Nandni adalah Bhartiya dan ayahnya adalah Raja Magadh dan seorang Raja hanya akan menikahi seorang putri, bukan budak sepertimu! Aku memanggilmu kesini untuk meminta dukunganmu menyerang Magadh tapi sekarang Magadh telah berjalan denganku. Kau pasti seorang wanita murahan, tidak seperti wanita Bhartiya. Kau pasti sudah tidur dengan banyak pria sepertiku. Segera ketika aku menjadi Raja Bharat, aku akan melemparkanmu dan sekutumu keluar dari tanah airku! Sekarang keluar!"
Dia mendorong Helena.
Kepala Helena berdarah.
Malayketu mengatakan "Jangan sekali-kali kau berani menatapku!" 
Dia melemparnya keluar. 
Helena mulai menangis dalam hujan.
Chandra berbicara dari balik pohon "Maaf. Tapi kau tidak seharusnya berada disini dan jika salah satu raja melihatmu, mereka tidak akan menyukainya dan ini akan menjadi aib bagi Yunani" 
Helena berkata "Siapa kau?"
Chandra menunjukkan wajahnya "Prajuritmu"
Helena bilang "Tinggalkan aku! Aku mencintainya tapi dia melemparkanku pergi"
Chandra mengatakan "Menangislah sebanyak yang kau bisa tapi jangan pernah biarkan musuhmu melihat ini. Cinta selalu membawa air mata" 
Helena bilang "Aku begitu percaya padanya lebih dari diriku sendiri" 
Chandra mengatakan "Hari ini kebencian akan menjadi kekuatanmu di hari besok. Ayo, biarkan aku mengantarmu ke tendamu"
Chandra menyembunyikan Helena dengan kain "Sekarang tidak ada yang akan mengenalimu. Ayo"
Keesokan paginya, Nandini menemui Helena "Lihat! Aku ada pakaian India tradisional untukmu. Kau menyukainya, kan? Kemana kau kemarin selama Abhishek?" 
Helena menjaeab dengan ketus "Aku sedang tidak enak badan" 
Nandni bilang "Kau harus mengatakannya kepadaku" 
Helena bekata "Lagipula aku adalah putri seorang budak dan kau harusnya senang karena kau akan menikah dengan Malayketu"
Nandni mengatakan "Ya dia pria yang baik"
Helena bilang "Tidak akan ada wanita setelahmu" 
Nandni membenarkan "Kau hadir disana?"
Helena menyangkal "Tidak. Setiap pria sama. Mereka memberitahu kita semua itu"
Nandni berkata "Benar. Jaga dirimu. Aku akan menemui segera!"
Dia pergi. 
Helena melemparkan pakaian yang diberikan Nandni.
Semua keluarga Padmanand dan Parvatak berkumpul.
Gautami berkata "Lihat calon suamimu terus memandangimu. Ini mengingatkanku pada hari pernikahanku. Kau tahu, aku dan kakakmu selalu bertemu di peternakan dan ia selalu datang dengan menyamar. Kadang-kadang aku bahkan tidak mengenalinya"
Pandit ji mengumumkan tanggal yang baik untuk menikah. 
Gautami memeluk Nandni dan mengucapkan selamat. Dia juga mencium pipi Nandni.
Padmanand dan Raja Parvatak berpelukan.
Padmanand mengatakan "Aku memintamu untuk membuat acara pernikahan di Magadh" 
Raja Parvatak setuju "Tentu saja" 
Gautami bilang "Nandni lihat calon suamimu begitu sayang kepadamu. Tunggu aku akan melakukan sesuatu!"
Nandni berkata "Apa yang akan kau lakukan?"
Gautami menghadap Padmanand "Maha Padmanand ada danau terdekat dan karena kita mulai dengan awal yang menguntungkan, aku ingin pergi kesana bersama Nandni dan Malayketu" 
Padmanand setuju "Bagus. Pergilah tapi kembali pada waktunya!"
Helena berjalan keluar dari tendanya dan memanggil Dushyant "Kita harus kembali besok. Mulailah pengaturan!" 
Chandra mematuhi.
Nandni dan kakak iparnya keluar dari tenda. 
Helena melihatnya dan berkata kepada Chandra "Lihat Nandni, dia adalah orang yang untuk siapa Malayketu mengkhianatiku. Tidak ada kepercayaan yang layak disini!"
Chandra bilang "Tapi aku tidak akan pernah merusak kepercayaanmu" 
Helena mengatakan "Sekarang Malayketu akan melihat bagaimana aku membalas dendam sakit hatiku dan Nandni juga harus menghadapi dampaknya!!!"

PRECAP~ Chandra pada prajurit Bhartiya "Lihat prajurit Yunani! Mereka beriman dan bersatu terhadap tanah air mereka tetapi demi untuk beberapa koin, kita mengkhianati tanah air kita dan bergabung bersama mereka. Kita sangat memalukan!" BACA SELANJUTNYA DI || SINOPSIS Chandra Nandni Episode 16