Senin, 14 November 2016

Chandra Nandni Episode 14

Advertisement


By Faby Novaliza

Adegan 1
Helena melihat Nandni yang berjalan pergi sementara Malayketu terus menatapnya. 
Dia berjalan mendekati Malayketu dan bertanya "Apa yang kau lakukan disini? Kau seharusnya berada di rajyamahal"
Malayketu beralasan "Aku disini untukmu"
Helena berkata "Nandni bilang dia akan bertemu denganku tapi dia malah pergi!"
Malayketu mengatakan "Jangan khawatir. Dia akan datang kembali. Kau sangat menarik sehingga aku selalu tertarik padamu" 
Helena mengingatkannya "Jangan lupa berbicara kepada paduka raja mengenai hubungan kita"
Malayketu meyakinkannya "Tentu saja. Kau tidak usah khawatir"
Nandni menemui Padmanand.
Raja Parvatak tersenyum dan pergi.
Nandni bertanya "Mengapa dia tersenyum?"
Padmanand bilang "Lupakan dia. Katakan padaku ada apa?" 
Nandni mengatakan "Tidak apa. Aku harus pergi menemui Helena"
Dia pergi.
Nandni pergi ke tenda Helena dan melihat seorang prajurit (Itu Chandra dengan wajah yang tidak bisa dilihat) "Apa kau prajurit India yang telah menyelamatkanku?" 
Dia berterima kasih. 
Chandra mengingat setiap pertemuannya dengan Nandni "Tidak perlu berterima kasih padaku. Aku ada disana untuk menyelamatkan Helena tapi kau ada disana. Jadi aku menyelamatkanmu juga" 
Nandni mengatakan "Tapi kau Bhartiya?"
Chandra berkata "Hanya untuk orang-orang yang melayani tanah airku!"
Nandini berterima kasih lagi dan pergi.
Chandra menyelinap dan bertemu dengan Chanakya yang berpakaian seperti seorang pria tua / pengemis. 
Chandra mengatakan "Pekerjaan telah selelsai. Kita bisa pergi hari ini!" 
Chanakya berkata "Bagus! Bahkan aku sudah mulai mengumpulkan dukungan untukmu" 
Chandra bilang "Yunani ini akan segera lari dari tanah air. Ini adalah kesempatan yang baik untuk menyerang Sikander!" 
Chanakya mengatakan "Tidak begitu cepat. Pertama kau harus mendapatkan prajurit Bhartiya dari Yunani dan membuat perbedaan antara orang Yunani dan prajurit India. Berhati-hatilah saat melakukannya! Juga dengan mempelajari semua taktik dan metode perang Yunani" 
Chanakya pergi.
Rajya Abhishek Malayketu berlangsung.
Helena menatapnya tapi Malayketu malah menatap Nandni.
Chandra melihat Malayketu "Ia akan menuju pinjaman lahan ibu pertiwi kepada Yunani" 
Helena berpikir 'Sekarang Malayketu akan mengumumkan pernikahan kami!' 
Raja Parvatak mengatakan "Mulai hari ini, Malayketu akan menjadi Raja Parvatak dan untuk membuatnya lebih berkesan, Yuvraj akan menikah dan aku ingin mengajak Raja Magadh, Padmanand sebelum itu"
Padmanand berjalan ke arahnya dan mengumumkan "Hari ini, aku mengumumkan bahwa putriku Nandni akan menikah dengan Malayketu!"
Nandini, Helena dan Chandra kaget.
Chandra berpikir 'Jika ia menikahi Malayketu, lalu apa itu di hutan tadi malam?'
Gautami keluar dari tenda dan berkata "Wah! Nandni akan menikah dan sekarang dia akan keluar dari jalanku. Dia selalu menggangguku!"
Dia bertabrakan dengan Chandra.

Adegan 2
Gautami melihat Chandra saat mengambil PAN (daun sirih segar yang melilit buah pinang, kapur mati, rempah-rempah, dan sering tembakau) dari kaca.
Kemudian Gautami ingat wajah Chandra. Dia juga ingat saat Nandni mengatakan bahwa dia telah membunuhnya dan yang tersisa hanyalah jiwanya yang tidak tenang.
Gautami berlari ketakutan.
Nandni menangis dan bertanya pada Padmanand "Mengapa ayah mengatakan ya untuk lamaran pernikahan?" 
Padmanand menjelaskan Nandni "Aku tidak bisa melihat air matamu. Aku bisa mengatakan tidak tapi aku tidak ingin kau untuk berada di tangan yang salah. Bagiku kau adalag orang yang paling penting di bumi ini dan aku ingin melihatmu bahagia. Jadi aku memilih Malayketu. Jika tidak, aku akan menyampaikan pesanmu tetapi cobalah memahami ayahmu. Ini adalah yang terbaik untukmu. Di sini, di Parvatak kau akan diperlakukan seperti seorang putri juga. Malayketu adalah pilihan yang sempurna untukmu. Tetapi jika masih ada, untukmu aku akan mengatakan tidak pada parvatak tapi selamanya di mataku, aku akan memiliki keinginan yang tidak terpenuhi untuk melihatmu menikah. Jangan menangis aku tidak bisa melihat air matamu" 
Padmanand pergi.
Gautami berlari dan bertabrakan dengan Dhananand. Ia berteriak "Hantu! Hantu!"
Suaminya menyadarkan dia.
Gautami memeluknya "Terima kasih Tuhan! Suamiku berada di sini. Aku melihat hantu!"
Dhananand mulai tertawa dan berkata "Gautami, mengapa seseorang akan menakut-nakutimu?"
Gautami beralasan "Itu adalah orang yang sama yang datang sebagai Malayketu. Lihatlah disana!"
Dhananand akan memeriksa "Ikut denganku"
Dia melihat orang lain.
Gautami menyangkal "Tidak. Dia bukan orangnya! Kemana hantu itu pergi?"
Dhananand memakan PAN juga "PAN ini jadibuti (tumbuh-tumbuhan herbal). Dan ini yang mempengaruhimu"
Padmanand menemui Raja Parvatak "Aku perlu bicara mengenai Malayketu dan Nandni"
Nandni menghentikannya "Pita Maharaj. Aku menerima lamaran ini. Aku tidak dapat melihat kepalamu tunduk pada seseorang, meminta pengampunan"
Padmanand sangat bahagia dan terharu. 
Padmanand menyatukan tangan Nandni dan Malayketu "Dia adalah kebanggaanku dan hatiku. Berjanjilah padaku jika kau tidak akan pernah menyakitinya dan selalu mengurusnya. Bagi seorang ayah biasanya putra yang terpenting, tetapi bagiku yang terpenting adalah putriku! Dia adalah kekuatan dan kelemahanku. Dia adalah alasanku untuk hidup. Aku memperingatkanmu, jika aku pernah melihat air mata di matanya, aku akan menghancurkan segala sesuatu disini!"
Helena berjalan ke tenda Malayketu. 
Penjaga menghentikannya tapi dia mendengar Malayketu yang berjanji pada Padmanand "Aku berjanji padamu, aku akan menjaga Nandni atas segalanya. Dia akan menjadi milikku dan tidak ada yang akan mengambil tempatnya. Aku telah jatuh cinta padanya saat pertama kali aku melihatnya. Dia akan menjadi satu-satunya ratu!"
Helena menangis.

PRECAP~ Padmanand memberikan kadha nya pada Nandni "Ini adalah simbol dari cintaku dan kekuatan untukmu!"
Nandni memeluknya "Ini tidak akan pernah jauh dariku!" 
Chandra mendengar mereka. BACA SELANJUTNYA DI || SINOPSIS Chandra Nandni Episode 15