Senin, 14 November 2016

Chandra Nandni Episode 11

Advertisement


By Faby Novaliza

Adegan 1
Porus mengatakan "Acharya, aku akan bertarung. Kita sudah tidak punya waktu!"
Acharya berkata "Beberapa perang hanya dimenangkan oleh kecerdasan, bukan amarah"
Porus bilang "Aku akan melawan Sikander. Tolong berikan aku berkat"
Pada perbatasan Takshshila Porus dan Sikander bertarung.
Sikander mengalahkan dia "Kau sudah kalah tetapi kau masih memiliki harga diri di matamu!"
Porus bilang "Aku akan mati tetapi tidak menjadi budakmu" 
Sikander tersenyum "Aku terkesan dengan keberanianmu. Aku memaafkanmu"
Dia memeluk Porus.
Anak buah Sikander bertanya "Kenapa kau biarkan dia pergi?"
Sikander mengatakan "Porus adalah jalan untuk mendapatkan Padmanand!"
Di sisi lain, Chanakya mengatakan "Chandra, sekarang Sikander akan mengincar Padmanand dan jika dia berhasil mengalahkannya, maka kita akan kehilangan tanah air. Pertanyaannya adalah bukan hanya tentang Magadh atau pun iblis tetapi tentang seluruh Bharat. Berjanjilah padaku kau tidak akan pernah mundur. Tetaplah menjadi yang terdepan dalam melayani negaramu" 
Chandra menjawab "Aku telah mendengar ini
sebelumnya"
Chanakya berkata "Kau adalah pilihan yang tepat" 
Chandra mengatakan "Aku akan selalu ada untuk negaraku!"
Chanakya menjelaskan Chandra "Musuh terbesar kelemahan adalah kekuatan kita dan sekarang kau harus menemukannya. Menjadi seorang Raja yang tidak memiliki kelemahan itulah alasan mengapa aku menjauhkanmu dari ibumu"
Padmanand berkata "Nandni, kau adalah kelemahanku. Aku menyayangimu"
Nandni mengatakan "Aku ingin menjadi kekuatan ayah seperti kakak-kakakku"
Chanakya pada Chandra "Pergi! Cari kelemahan Padmanand! Dia akan berada di kaki kita!!"
Malayketu marah karena tidak bisa berada di Magadh. 
Raja parvatak berkata "Chandra yang baik pergi setelah tahu kau akan menikahi Nandni dan kau akan menjadi seorang raja. Pergi dan umumkan Abhishek anakku, Malayketu!"
Raja Parvatak mengatakan kepada prajurit.
Chandra di jalannya. Dia memikirkan kata-kata Chanakya "Sekarang kau adalah masa depan Bharat setelah Raja Baji dan Porus. Sikander sangat kuat. Kau harus mengambil alih dan menyelamatkan negaramu!"
Nandni sedang berlatih. Dia marah saat memikirkan Chandra yang menggunakan dia untuk melarikan diri. 
Tidak sengaja, ia menyakiti ayahnya.
Nandni meminta maaf. 
Padmanand tidak keberatan "Aku sangat bangga padamu. Tapi kenapa kau begitu marah dengan patung ini?"
Nandni menceritakan "Aku marah pada orang yang datang ke sini sebagai Malayketu"
Nandni kemudian bertanya "Tanda apa ini?"

Adegan 2
Padmanand ingat bahwa itu adalah luka yang diberikan kepadanya oleh Suryagupta "Lupakan ini. Kita memerlukan Parvatak untuk Abhishek Malayketu" 
Nandni segan "Aku sedang tidak dalam suasana hati" 
Padmanand mengatakan "Bahkan ketika aku bersikeras?" 
Nandni akhirnya setuju.
Chandra sampai di tenda Sikander dan berpakaian layaknya prajurit. Dia bergabung dengan mereka.
Chandra dipanggil oleh kepala Philips "Siapa kau?"
Chandra menjawab "Aku baru disini"
Philips mengatakan "Pergi memasak karena mulai hari ini, kau akan membuatkanku masakan!"
Chandra menjawab "Tentu" 
Prajurit menginformasikan Phipils bahwa ia dipanggil Sikander.
Sikander memberitahu Philips "Kita diundang untuk Abhishek Malayketu dan ini menunjukkan bahwa Bharat dan pelayannya sudah menyerah kepada kita!"
Chandra diperiksa saat memasuki tenda Sikander tapi dia sendiri kemudian memberikan khan jar dan berjalan masuk dengan makanan.
Sikander mengatakan "Kau seharusnya tidak pergi ke Parvatak. Itu pasti ada perangkap!'
Seorang wanita berjalan masuk "Tapi aku pikir kau seharusnya pergi dan memulai nama dari persahabatan yang akan sangat membantu di masa depan" 
Chandra berpikir 'Siapa wanita ini?'
Sikander mengatakan "Aku pikir Helena benar! Persahabatan akan menjadi masalah, lalu segera seluruh Bharat akan menjadi milik kita!" 
Chandra mengatakan "Hal ini tidak akan pernah terjadi!"
Philips marah "Beraninya kau mengatakan itu!"
Chandra beralasan "Chandra yang mengatakan hal ini. Putra ibu Bharat, Chandra. Aku bertemu dia di Takshshila. Aku adalah tukang masak dari Maharaj Ambi dan Chandra sangat kuat!"
Sikander mengatakan "Panggil dia kesini! Aku akan memotong tubuhnya!" 
Chandra berpikir 'Aku disini untuk menghentikan kalian semua menghancurkan ibu Bharat!' 
Philips mengatakan "Baiklah. Simpan makanan!"
Dia pergi. 
Sikander bertanya "Siapa kau?"
Chandra mengatakan "Aku Dushyant" 
Sikander berkata "Dushyant akan bergabung dengan Helena ke Parvatak. Aku tidak enak badan sehingga tidak bisa menghadiri Abhishek" 
Helena mengatakan "Aku akan pergi. Aku harus menjaga anakku" 
Chandra berpikir 'Aku harus mengesankan Elina!'

PRECAP~ Chandra mencapai Parvatak bersama dengan Helena.
Chandra akan menyelinap. Dia melihat Padmanand dan putra-putranya, juga Nandni. BACA SELANJUTNYA DI || SINOPSIS Chandra Nandni Episode 12