Minggu, 29 November 2015

SINOPSIS Elif SCTV Season 2 Episode 226

Advertisement


Di penghujung episode 225, Di rmh emiroglu : Ketika Arzu dan Seldar berbicara, tiba2 Kenan datang dan memergoki mereka berdua. Kenan bertanyanya tentang siapa Seldar. Arzu mengatakan bahwa Seldar adalah sepupunya. Seldarpun memperkenalkan diri dengan Kenan sebagai sepupu Arzu. Arzu mengatakan bahwa Seldar akan menumpang tinggal di rumah, karena Seldar sedang sakit. Kenan sedikit kaget, tidak percaya, tapi Arzu meyakinkan Kenan.
Di ruang tamu, Ny Aliye, Tugce, Ipek dan Feraye sedang berbincang². Sepertinya mereka sedang membahas keberadaan Seldar. Sepertinya Feraye juga membantu meyakinkan Ny Aliye dan Ipek tentang Seldar ini..(dibayar berapa ya ama Arzu ve Seldar?)
Tak beberapa lama, Seldar datang menghampiri mereka di ruang tamu. Pembicaraan aga sedikit tegang. Entah apa yang dibicarkankan Ny Aliye thd Seldar. Setalah itu semua pergi meninggalkan Seldar. Arzupun datang. Arzu memperingatkan Seldar untuk berhati² dengan semua keluarga Emiroglu dan jangan membuat kecurigaan. Mereka sudah berfikir buruk tentang Arzu, jadi tidak menutup kemungkinan rahasia mereka terbongkar. Lalu Arzu meninggalkan Seldar, dan Seldarpun hanya tersenyum sinis (sepertinya dia juga punya rencana besar untk Arzu).
Di rumah sakit : Sepertinya Selim sudah pulih. Selim berbicara dengan Zeynep. Tak lama kemudian, Melek datang. Melek menanyakan kabar kondisi Selim. Selim mengatakan bahwa kondisinya bertambah baik karena ada istrinya yg setia menunggu, menjaga dan merawatnya. Melek juga terlihat senang dengan kondisi Zeynep yg akhirnya sudah sembuh dari lumpuhnya. Kemudia dokter datang untuk memeriksa Selim. Dokter mengatakan bahwa kondisinya membaik dan bisa segera pulang.
Di rumah Emiroglu : Kiraz yang sedang menyiapkan makanan di meja makan, kaget dengan kehadiran Seldar yang langsung duduk dan mengambil beberapa makanan dan memakannya. Kiraz mengatakan itu tempat duduk Kenan, dan Ny Aliye juga belum turun untuk makan. Seldar tidak peduli. Feraye juga datang, kemudian mereka dengan santainya makan sambil bercakap² (ampun dehh, udah ga ada sopan santunnya). Seldar malah menyuruh Kiraz membawakan cay (teh) dan Kirazpun pergi menuju dapur.
Di kamar Ny Aliye, Kenan berbicara dengan Ny Aliye. Sepertinya Kenan mengatakan bahwa Selim kondisinya sudah membaik dan akan segera pulang. Kemudian Ny Aliye terlihat membicarakan seputar Seldar. Ny Aliye tidak menyukai dan curiga kalau Seldar dan Arzu merencanakan sesuatu di rumahnya. Kenan hanya terdiam membisu. Kemudian Kenan segera mengajak ibunya untuk turun.
Betapa terkejutnya Ny Aliye melihat Seldar dan Feraye sedang asik duduk dan makan di meja makan, sementara yang punya rumah belum juga makan. Seldar dengan santainya mengucapkan selamat pagi dan mengatakan bahwa dia lapar jadi dia makan duluan. Ny Aliye mulai sinis, dan mengatakan sesuatu kepada Kiraz. Akhirnya, Ny Aliye dan Kenanpun duduk.
Di kamar Tugce, anak² sedang bersiap² ke sekolah. Tugce sibuk menyisir rambutnya yang kusut sambil berteriak kesakitan, dan Elifpun tertawa.
Di kamar Arzu, Gonca datang. Gonca mengatakan kepada Arzu bhwa Seldar berulah di meja makan. Arzupun terlihat marah dan segera keluar kamar. Tugce mencegatnya dan meminta agar rambutnya dirapihkan oleh ibunya. Tapi ibunya menolaknya dan menyuruh Gonca saja yang merapikan rambut Tugce.
Di ruang makan, Arzu datang dan langsung berbicara dengan Seldar. Tak lama, Kenan memanggil Arzu untuk bicara 4 mata. Kenan marah dengan kelakuan Seldar yang seenaknya di rumah Emiroglu. Kenan minta supaya Seldar bisa bersikap sopan dan menghormati keluarga Emiroglu lainnya. Setelah itu Kenan pergi meninggalkan Arzu.
Di kamar Tugce, Gonca sedang menguncir rambut Tugce. Tugce ribut karena sebetulnya dia menginginkan ibunya yg merapikan rambutnya. Elif menghiburnya dan mengatakan kalau Tugce juga sudah cantik sekarang. Hp Gonca berbunyi (dari Necdet). Anak² disuruh turun oleh Gonca. Gonca menggangkat telponnya. Necdet sepertinya menanyakan kabar Selim. Gonca mengatakan bahwa Selim sudah membaik dan akan segera pulang. Setelah menutup telpon, Gonca terlihat sedih, karena Gonca tau yang membuat Selim seperti itu adalah Necdet.
Di dapur, Kiraz dan Sadik berbicara. Sadik sedang mencatat barang² kebutuhan yang akan dibelanjakan. Tak lama, anak² datang. Mereka mengatakan kepada paman Sadik untuk segera mengantar mereka ke sekolah. Kiraz memuji sweeter yang dipakai Elif dan Tugce. 
Di ruang tamu, Seldar, Ipek, Feraye dan Ny Aliye berkumpul. Seldar mengeluhkan tangannya yang masih sakit. Ny Aliye menanggapinya dengan dingin, begitupun Ipek. Hanya Feraye yang menanggapinya. Seldar menyuruh Kiraz untuk membawakan sesuatu. Kemudian Feraye dan Seldar pergi meninggalkan ruang tamu itu.
Di rumah sakit : Melek sedang merapikan pakaian² yg hendak dibawa pulang. Selim segera bangun dari tempat tidurnya, tapi masih sedikit pusing..untunglah ada Zeynep yg mendampinginya. Kemudia mereka segera meninggalkan rumah sakit (kira² siapa yang akan mengantar mereka pulang?apa mungkin Selim langsung bisa nyetir??)
Di rumah Emiroglu : Feraye sedang berbicara dengan Seldar di beranda. Tak lama, Arzu datang. Feraye pergi meninggalkan mereka berdua. Arzu terlihat memendam kemarahan dengan Seldar. Seldarpun balik mengancam kepada Arzu (keduanya memang punya 'kartu AS' untuk saling menjatuhkan). Seldar akhirnya pergi meninggalkan Arzu. Arzupun bergumam sendiri.
Di rumah Tulay : Veysel datang ke rumah Tulay. Tulay yang kelelahan sehingga tertidur di sofa. Setelah membangunkan Tulay, Veysel memberikan surprise untuk Tulay, yaitu berupa gaun pengantin. Tulaypun senang dan bahagia. Dia flashback ketika berbicara dengan Veysel di taman.
Di rumah Emiroglu : di kamar Arzu, Arzu menghubungi Erkut, mereka membicarkan sesuatu. Sepertinya Arzu meminta dokumen². Entah itu dokumen apa. Mereka janjian untuk bertemu di suatu tempat.
Di ruang tamu, semua berkumpul menyambut kedatangan Selim dari rumah sakit. Kiraz hendak memberikan minum kepada Selim, tapi rupanya tdk sengaja menyenggol Feraye. Feraye spontan marah dan berkata ketus kepada Kiraz. Akhirnya Zeynep dengan penuh kelembutan menggambil cangkir yg dibawa Kiraz dan menyuruh Kiraz untuk kembali ke dapur. Feraye bergumam dalam hati, sepertinya Feraye tidak menyukai Zeynep. 
Tak lama Seldar datang. Selim terlihat heran dengan penampakan baru di rumahnya. Seldar memperkenalkan diri sebagai sepupu Arzu yang sudah lama menetap di luar negeri. Selim cukup heran.
Di suatu tempat : Arzu dan Erkut bertemu. Mereka sempat bersitegang. Sepertinya Arzu menginginkan dokumen², entah itu dokumen apa.
Di rumah Emiroglu : di dapur, Gonca sedang menelpon Necdet. Gonca melaporkan keadaan rumah Emiroglu kepada Necdet, mengatakan kalau Selim sudah kembali dan ada sepupu Arzu yg menginap di rumah bernama Seldar. Sontak Necdet kaget dan marah.
Di suatu tempat : Arzu dan Erkut masih saja berbicara. mereka terus berdebat dan akhirnya Erkut meninggalkan Arzu.
Di rumah Emiroglu : di dapur, Kiraz sedang menyiapkan sesuatu. Bel berbunyi, Kiraz membukakan pintu. Rupanya Pelin yang datang. Pelin menyanyakan kabar Selim kepada Kiraz. Kiraz mempersilahkan Pelin ke ruang tamu. Di sana sudah berkumpul semua. Pelin cukup kaget karena Zeynep sudah bisa berjalan.
Di rumah Necdet : Necdet sedang gelisah. Erkut datang dengan membawakan amplop ( sepertinya berisi uang ). Mereka lalu berbicara.
Di rumah Emiroglu : di dapur, Kiraz yang hendak membuat minuman, didatangi Elif dan Tugce. Mereka meminta diambilkan minum.
Di rumah Necdet : ahhh, akhirnya nyai Gonca datang menemui Necdet. Necdet menyambutnya dengan mencium tangan Gonca (cie..cie..Gonca berbunga² nihh). Gonca terlihat menggunakan kalung yg diberikan Necdet (emang Gonca tuhh cantik, ga cocok klo jadi pelayan). Mereka terlihat asik mengobrol. Necdet kemudian mengatakan sesuatu hingga membuat Gonca jadi bingung.
Di rumah Emiroglu : di ruang tamu, mereka masih berkumpul.Feraye mengatakan sesuatu yang membuat semua orang tercengang, terutama Ipek. Ny Aliye menyuruh Zeynep untuk mengantar Selim ke kamarnya dan beristirahat. Feraye kemudian berpamitan pulang. Pelin juga akhirnya berpamitan pulang.
Di rumah Necdet : Gonca masih berbicara dengan Necdet. Tak lama, mulai jurus² ular aki Necdet dikeluarkan. Necdet memberikan Gonca sebuah cincin. Uu lala..senangnya hati Gonca dan segera memakainya. Necdet memberikan hadiah bukan dengan cuma², bersiap²lah Gonca dengan tugas dari aki Necdet.
Di rumah Emiroglu : di luar pagar, Feraye yang sedang berjalan, dipanggil oleh Pelin. Pelin mengajak Feraye masuk ke dalam mobil (ck..ck..mantab mobilnya, bmw serie terbaru).
Di kamar Tugce : Tugce sedang asik menceritakan gambarnya kepada Seldar. Tak lama, Arzu datang dan memarahi Seldar. Arzu memaksa Seldar keluar dari kamar Tugce. Tugce heran mengapa dia tidak boleh dekat dengan paman Seldar. Tapi ibunya tidak memberi alasan yang jelas. 
Arzu keluar dari kamar Tugce, disusul juga keluar dan berteriak kepada Kiraz. Kirazpun terkejut. Kemudian Kiraz berbicara sebentar dengan Tugce. Setelah itu Kiraz menuju kamar Selim. Tugce juga berteriak menuju ke bawah.
Di ruang keluarga : Arzu memarahi Seldar karena berani mendekati Tugce. Mereka berdebat dan saling mengancam. Arzu kemudian pergi meninggalkan Seldar.
Di kamar Selim, Kiraz sibuk dengan ritual tolak balanya (ada..ada aja Kiraz mahhh). Selim, Zeynep dan Elif ditutupi dengan kain berwarna putih, kemudian Kiraz menyiramkan air di atas kain itu. Tak lama Ny Aliye datang dan terkejut. Sepertinya Ny Aliye tidak setuju dengan ritual itu, tidak masuk akal dan syirik. Kiraz hanya bisa terdiam. Ny Aliye mengajak Elif dan Tugce untuk keluar kamar karena akan mengganggu istirahat Selim. Setelah mereka keluar, Kiraz, Selim dan Zeynep tertawa.
Di luar rumah, Sadik sedang berbicara di telpon. Sadik mengatakan sesuatu tentang Ny Aliye kepada Melih.
Di rumah Necdet : beberapa orang berkumpul di rumah Necdet. Mereka terlibat pembicaraan serius. Necdet terlihat marah dan kecewa dengan Erkut. Sepertinya orang² itu complain dengan pekerjaan /hasil kerja Erkut.
Di rumah Emiroglu : di ruang keluarga, Ipek terlihat duduk termenung sendiri. Ny Aliye datang menghampirinya. Mereka berbicara, sepertinya Ipek tidak nyaman dengan sikap Feraye selama di rumah Emiroglu.
Di rumah Necdet : Erkut tidak sengaja mendengar obrolan Necdet dengan orang² di ruang tamu itu. Sepintas Necdet marah dengan Erkut, entah apa sebabnya.
Di rumah Emiroglu : Melih dan Sadik berbicara di depan rumah. Tapi, secara tidak sengaja Ipek mendengar pembicaraan mereka. Ipek sangat kaget.
Kira² apa yg dibicarakan Melih dan Sadik??
Mungkinkah Melih mengatakan sesuatu tentang Ny Aliye dan Kenan? BACA SELANJUTNYA || SINOPSIS Elif SCTV Season 2 Episode 227