Jumat, 20 November 2015

Elif SCTV Season 2 Episode 219

Advertisement


By : Nye Eun Fa
Di kamar Arzu sedang terlibat pertengkaran antara Arzu & ny. Aliye. Di saat emosinya, Arzu secara tidak sadar menceritakan kalo Elif sebenarnya anak Kenan & Melek. Ny. Aliye yg mendengar hal itu sontak kaget.

Di rumah Necdet, Necdet sedang terlibat pembicaraan dg Erkut di halaman. Sedangkan Kenan terkapar di tanah sambil meringis menahan sakit pundaknya yg terkena tembak. Tak lama kemudian Melih datang, namun Erkut segera mengacungkan pistol ke arahnya. Lalu 2 orang anak buah Necdet yg lain segera memegangi Melih.

Di kamar Arzu masih berlanjut pembicaraan Arzu dg ny. Aliye. Tiba2 ny. Aliye teringat dg bibi Ayse. Ny. Aliye pun menangis. Sementara Arzu terduduk lemas di tempat tidur setelah menyadari bahwa dia keceplosan bicara.

Di tempat Necdet, Melih berusaha meronta melepaskan dari pegangan orang2 Necdet. Melih terlihat geram lalu Melih menghampiri Kenan & menolongnya untuk bangun lalu memapahnya pergi.

Di kamarnya, ny. Aliye masih nampak shock dg apa yg di dengarnya. Lalu Arzu masuk berusaha menjelaskan namun ny. Aliye tidak menggubrisnya. Arzu pun kemudian pergi. Lalu ny. Aliye teringat saat pertama kali Elif datang ke rumahnya pada saat Tugce ulang tahun. Dia ingat perkataan bibi Ayse yg mengatakan kalo Elif adalah anak dari kerabatnya. Ny. Aliye jg teringat saat Selim menanyai Elif siapa namanya. Elif menjawab kalo Zeynep adalah kakaknya. Ny. Aliye terlihat menyesali kenapa dia tidak menyadarinya selama ini. Ny. Aliye lalu menangis. Ipek kemudian masuk & mengajak bicara ibunya, namun ny. Aliye tak menghiraukannya. Kemudian Ipek pun pergi.

Di steam mobil, Tulay sedang membereskan baju2nya & di masukkan ke dalam koper. Veysel berusaha membujuk Tulay agar tidak pergi namun Tulay tak memperdulikannya. Kemudian Tulay beranjak dg membawa kopernya. Veysel menangis memohon pd Tulay untuk tidak pergi. Tulay terlihat marah & menangis. Setelah berbicara beberapa saat, akhirnya Tulay pun pergi. Veysel hanya bisa menangisi kepergian Tulay.
Melih membawa Kenan ke RS.

Di rumah Necdet, Necdet masih berbincang dg Erkut. Erkut berbicara panjang lebar namun Necdet hanya diam mendengarkan. Kemudian Erkut pun pergi.

Di rumah Emiroglu, Tugce & Elif pulang sekolah. Kemudian ny. Aliye mencium & memeluk Elif. Tugce & bibi Kiraz terlihat heran menyaksikan kejadian tsb. Begitupun Elif dg wajah bingung hanya menurut saat di cium & di peluk ny. Aliye.

Di rumah Melih, Melek sedang ngobrol dg Selim & Zeynep. Melek terlihat mengkhawatirkan keadaan Elif.

Di rumah Emiroglu, ny. Aliye masih terbawa suasana. Lalu dia menyuruh bibi Kiraz membawa Tugce & Elif ke kamarnya. Namun saat Elif akan ke kamarnya, ny. Aliye kembali memanggilnya. Elif pun menghampiri ny. Aliye lalu duduk di sampingnya & berbicara sebentar lalu Elif pun pergi. Kemudian ny. Aliye teringat saat Kenan mengajari Elif naik sepeda. Kemudian ny. Aliye menelpon Kenan, namun yg mengangkat Melih. Ny. Aliye telihat panik menanyakan apa yg terjadi namun Melih menjelaskan kemudian ny. Aliye pun tenang.

Di tempatnya, Veysel masih meratapi kepergian Tulay. Kemudian Murat datang. Veysel lalu menceritakan pd Murat. Murat pun kaget mendengarnya.

Di kamar, Arzu masih duduk terdia di tempat tidurnya. Lalu Tugce datang. Tugce berbicara pd ibunya soal ayahnya namun Arzu mengatakan sesuatu yg membuat Tugce mundur & pergi.
Di tempat Veysel masih ngobrolin soal Tulay.

Di rumah Melih, masih mengobrol Melek, Selim & Zeynep. Mereka mengatakan sesuatu yg Melek tersenyum kembali.

Di kamar, Elif sedang belajar menulis. Kemudian ny. Aliye datang membawakan minuman. Saat makan malam, ny. Aliye menyuapi Elif. Kemudian Tugce & Arzu datang. Tugce mengajak ibunya duduk sambil mengambilkan makan ibunya. Arzu hanya diam seperti orang linglung. Lalu dia melihat ke arah ny. Aliye yg sedang asyik menyuapi Elif. Arzu kemudian menangis lalu pergi ke kamarnya. Tugce berusaha mengejar namun Ipek mencegahnya. Ipek pun memeluk Tugce. Ny. Aliye seolah tak perduli & masih asyik menyuapi Elif.

Di kamarnya, Arzu lalu menelpon ayahnya & menceritakan apa yg terjadi. Namun Necdet malah memarahinya. Arzu hanya bisa menangis.

Di rumahnya, Necdet terlihat emosi setelah mendengar cerita Arzu.

Malam hari, di kamar ny. Aliye sedang sholat. Elif sedang tidur di kamar. Melek sedang membuat kue. Arzu masih duduk tersandar di tempat tidurnya sambil memegang botol obat di tanganya & botol2 obat lainya berserakan di hadapanya. Arzu terlihat depresi. Di RS Kenan terbangun dari tidurnya. Di kamarnya setelah sholat lalu ny. Aliye berdoa. Sementara di kamarnya Arzu masih memandangi obat2an di depannya sambil memegang segelas air putih di tangannya. Tatapan matanya kosong.

Pagi hari, Elif sudah berseragam sedang mengobrol dg bibi Kiraz di dapur. Kemudian Tugce datang juga sudah berseragam lengkap. Kemudian bibi Kiraz memberikan sarapan pd mereka sambil asyiik bercanda.

Di rumah Melih, Melek sedang membungkus kue yg dia buat semalam dg pita merah. Kemudian Selim datang mengucapkan selamat pagi & berpamitan ingin pulang ke rumah sendiri.

Di dapur masih asyik mengobrol bibi Kiraz, Elif & Tugce. Kemudian bibi Kiraz mengantar mereka ke depan pintu untuk mengambil tas mereka. Saat paman Sadik ingin mengantar mereka, ny. Aliye datang menghampiri Elif. Lalu ny. Aliye menyuruh paman Sadik mengantar Tugce duluan. Elif kemudian di gantiin bajunya sama bibi Kiraz. Setelah rapi lalu mereka keluar. Ny. Aliye lalu mengajak Elif pergi.

Gonca membawakan sarapan Arzu ke kamar. Namun kamar Arzu terkunci. Gonca mengetuk tapi tidak ada jawaban. Gonca pun membawa sarapannya kembali. Ny.
Aliye membawa Elif ke tempat Kafe Melek.

Gonca kembali membawakan sarapan untuk Arzu namun kamar Arzu masih terkunci.

Bel berbunyi & Selimpun datang. Saat Selim masih mengobrol dg bibi Kiraz di depan pintu, tiba2 Gonca teriak. Lalu Selim pun segera menuju ke atas. Gonca lalu menceritakan Arzu yg belum bangun juga. Lalu Selim mendobrak pintu & di dapati Arzu sedang terkapar tak sadarkan diri di tempat tidurnya dg obat2an berserakan di sampingnya.

Di kafe, Melek & Zeynep sedang beres2. Kemudian ny. Aliye datang dg Elif. Melek terkejut melihat hal itu namun Elif & ny. Aliye tersenyum bahagia... BACA SELANJUTNYA || Elif SCTV Season 2 Episode 220