Rabu, 18 November 2015

Elif SCTV Season 2 Episode 217

Advertisement


Di penghujung episode 216, di rumah Emiroglu : Ny. Aliye mengetuk pintu kamar dan memanggil Zeynep dan Selim, akan tetapi ketika Ny. Aliye mencoba masuk, Zeynep dan Selim sudah tidak ada di kamarnya. Ny Aliye sangat terpukul karena akhirnya Zeynep dan Selim meninggalkan rumah Emiroglu.

Di rumah Melih : Melek yang sedang menyiapakan sarapan untuk Melih, mendengar bunyi bel rumahnya. Ternyata Zeynep dan Selim yang datang. Melek terlihat senang dengan kedatangan mereka. Lalu mereka duduk di ruang tengah sambil membicarakan perihal apa yg terjadi hingga ZeySel pergi meninggalkan rumah Emiroglu. Selim mengatakan bahwa semua karena ulah Arzu yang semena² terhadap Zeynep.

Di rumah Emiroglu : Kenan yang mengetahui ZeySel pergi, segera menemui ny Aliye di kamar ZeySel. Kenan mencoba menghubungi ponsel Selim tetapi tidak dijawab. Tak lama Arzu datang, disusul Ipek juga datang. Mereka berkumpul di kamar ZeySel. Kenan dan ny Aliye curiga bahwa ini semua akibat perbuatan Arzu. Arzu kekeuh mengatakan bahwa dia tidak tau apa². Kemudian Arzu marah sambil meninggalkan kamar. 
Ipek menghubungi ponsel Selim. Selim menjawab telpon tersebut. Sepertinya ipek mengajak Selim untuk pulang lagi ke rumah, tapi Selim menolaknya.

Di ruang kerja, Kenan dan Ny Aliye masih membicarakan tentang kepergian Selim dan Zeynep. Kali ini keduanya tidak emosi. Mereka menyebut nama "Toprak"(jadi kepo, klo di Indonesia jadi ketoprak, wkwk).

Di rumah Melih : Zeynep dan Melek berbincang² seputar Murat. Sementara Selim membawa tas kopernya ke kamar. Terlihat Zeynep bahagia setelah keluar dr rumah Emiroglu.

Di rumah Necdet : Necdet sedang berbicara dengan pengacara atau anak buahnya. Mereka membicarakan orang yang bernama "Toprak", siapakah Toprak itu?

Di cafe Melek : Feride yang sedang sibuk melayani tamu, kedatangan Murat. Murat kelihatan seperti orang yang kedinginan. Murat berbicara dengan Feride, lalu Feride teringat dengan perdebatannya dengan bibinya. Setelah itu Feride menyuruh Murat untuk duduk dan Feride kembali ke dapur.

Di cucian mobil Veysel : Ny Tulay yang hendak memasak air, tersadar bahwa aliran listrik padam. Ny Tulay lalu bertanya dengan Veysel kenapa listriknya bisa mati ( he..he..jangan² si om belum byr listrik ya?! ).

Di rumah Emiroglu : Di ruang kerja, Kenan dan Melih sedang berbicara. Melih mengatakan bahwa untuk sementara biarkan ZeySel tinggal dulu bersamanya, hingga suasana kondusif. Mereka juga membicarakan Arzu, Necdet dan Toprak.

Di rumah Melih : Melek dan Zeynep sedang berbincang di dapur. Sepertinya Zeynep merasa tidak enak dengan Selim, karena kepergiannya dari rumah Emiroglu atas permintaan Zeynep. Melek berusaha meyakinkan Zeynep bahwa ini jalan yang terbaik untuk mereka saat ini. InsyaAllah Selim memahaminya.

Di cucian mobil Veysel : Veysel sedang asyik menyantap makanannya. Ny Tulay kemudian mengatakan sesuatu yang membuat Veysel jadi gelisah dan akhirnya meninggalkan Ny Tulay. Sepertinya Ny Tulay mengatakan bahwa Veysel harus mencari uang tambahan, karena dengan mengandalkan cucian mobil saja tidak cukup. Kenapa uang Veysel habis dan jadi terlilit hutang, karena harus membayar sejumlah uang untuk membebaskan ny Tulay dari jeratan muncikari (ny Tulay tidak mengetahuinya).

Di suatu tempat : Pengacara Necdet dan beberapa anak buahnya mendatangi tempat, dimana banyak laki² tua. Mereka membicarakan nama Toprak. Mereka sempat bersitegang.

Di rumah Emiroglu : Kenan yang sedang berbincang sengan Melih, mendapat telpon dari seseorang. Kemudian keduanya segera pergi.

Di suatu tempat : Rupanya Kenan dan Melih mendatangi tempat dimana tadi pengacara dan anak buah Necdet datang. Mereka duduk bersama sambil membicarakan tentang Toprak dan kedatangan pengacara dan anak buah Necdet ke sana. Sepertinya orang tua² itu memihak dan bersedia membantu Kenan dan Melih untuk mencari Toprak. Setelah itu mereka berjabat tangan. Kenan dan Melih kemudian pergi meninggalkan tempat itu. Di luar, Melih mengatakan bahwa kita harus hati² karena Necdet tidak mungkin tinggal diam.

Di rumah Necdet : Necdet terlihat emosi berbicara dengan pengacaranya. Sepertinya pengacara dan anak buah Necdet tidak berhasil mempengaruhi orang tua² itu untuk mencari Toprak.

Di cucian mobil Veysel : Veysel sibuk memperbaiki box listrik yang rusak, namun masih belum berhasil juga, listrik masih padam. Veysel memanggil Tulay, tapi Tulay sudah terlanjur pergi (marah kali yaaa dengan Veysel). Kemudian Veysel menghubungi Murat. Veysel menceritakan kejadian di cucian mobil dan kepergian Tulay.

Di rumah Necdet : Kenan dan Melih mendatangi rumah Necdet. Kenan berbicara seputar Toprak. Sepertinya Kenan mengancam Necdet (beuhhh ular di lawan, pasti bakal keluarkan 'bisa'nya, hati² Kenan!!). Tak lama Kenan dan Melih segera pergi.

Di ruang kerja Necdet : Erkut datang dan mereka berbicara. Sepertinya Erkut menyuruh Erkut melakukan sesuatu yang berhubungan dengan Toprak.

Di rumah Emiroglu :Ny Aliye, Ipek dan Arzu sedang berkumpul di ruang keluarga. Ipek gelisah menunggu kedatangan kak Kenan, begitupun Ny Aliye. Hanya Arzu yg terlihat biasa saja. Akhirnya Kenan datang. Ny Aliye berbicara dengan Kenan, kemudian Arzu ikut berbicara. Seketika Kenan marah kepada Arzu. Sepertinya Kenan mengetahui kalau Arzulah penyebab Selim dan Zeynep pergi dari rumah Emiroglu. 

Akhirnya Arzu pergi meninggalkan mereka menuju kamarnya. Di kamar, Arzu menangis, kemudian mencoba mengubungi ayahnya, tapi tidak dijawab. Arzu segera mengemasi pakaiannya ke dalam tas koper.

Di suatu tempat : Erkut menyiram sekeliling gudang / rumah dengan bensin dan kemudian membakarnya. Gudang / rumah siapakah gerangan?

Di rumah Emiroglu : Kenan masih berbincang dengan ibu dan adiknya. Tak beberapa lama, Kenan menerima panggilan telpon dan kemudian beranjak pergi.

Di rumah Necdet : Arzu dengan membawa kopernya datang ke rumah ayahnya seraya menangis (kasihannn deh lu!!)

Di gudang/ rmh yg terbakar : Semua orang panik. Sebagian berusaha memadamkan dengan air. Tak lama kemudian Kenan datang (ooo rupanya tadi Kenan dpt telp yg menginfokan klo gudangnya terbakar).

Di rumah Necdet : Arzu berdebat dengan ayahnya. Sepertinya Necdet marah karena Arzu pergi dari rumah Emiroglu. Necdet minta supaya Arzu bertahan di rumah itu, sedangkan Arzu sudah kadung malu karena seluruh keluarga Emiroglu sudah tau kejahatan dan membenci Arzu. Arzu sakit hati juga dengan ucapan Kenan. Mungkin kah Arzu kembali ke rumah Emiroglu? Atau ayahnya akan menerima Arzu di rumahnya? Tunggu jawabannya di episode #218.

Di gudang yg terbakar : Para pekerja masih sibuk memadamkan api. Ada seorang pekerja menginformasikan bahwa di dalam gudang ada orang yang terjebak. Tanpa berfikir panjang, Kenan berusaha menerobos masuk ke dalam gudang itu.

Apa yang akan terjadi kemudian?berhasilkah Kenan menyelamatkan orang itu?

Terimakasih telah membacanya
Mohon maaf jika ada penulisan atau alur yg kurang sesuai. BACA SELANJUTNYA || Elif SCTV Season 2 Episode 218