Rabu, 11 November 2015

Elif SCTV Season 2 Episode 213

Advertisement


Dikisahkan sebelumnya di eps 212 Kiraz terlihat ketakutan melihat sesuatu di gudang dan gonca menanyakan kepada kiras tentang apa yang terjadi
Ternyata kiras melihat tikus yang sudah mati dan Kiras sangat ketakutan lalu Gonca berusaha menenagkan Kiraz dan menyuruh Kiraz untuk keluar dari Gudang Biar Gonca sendiri yang membereskan tikus mati tersebut
Goncapun menutup Tikus mati itu dengan Kain,Kemudian Gonca melanjutkan misinya yaitu mencari Pistol
Setelah lama mencari-cari akhirnya Goncapun menemukan Pistol itu yang ada dibawah tumpukan bantal-bantal bekas,Goncapun tersenyum ketika menemukan Pistol itu dan ia pun bergegas pergi
>Disuatu Bar:Veysel sedang bermain Poker bersama teman teman lamanya kemudian hp veysel berdering dan veysel terlihat was-was ketika meu mengangkat Hpnya (entah telepon dari siapa) dan veysel tak jadi mengangkatnya dan melanjutkan bermain poker sambil mengobrol dengan teman-temanya
>Dirumah Emiroglu:Kiraz menceritakan kejadiaanya saat digudang kepada Nyonya Aliye tetapi Nyonya Aliye malah memarahi Kiraz yang sama Tikus mati aja takut
>Di suatu Bar:Vaysel masih bermain Poker dan sepertinya Veysel kalah banyak dan dia pergi meninggalkan teman-temanya
>Di cafe: Melek sedang menghitung uang hasil penjualan dan uang itupun kemudian diselipkan di sisi mesin kasir (Wah uangnya kok gak dibawa pulang yah?) stelah menghitung melek pun mengunci Cafe dan pulang kerumah
>Dijalan :Veysel yang kalah judi sedang berjalan sambil berbicara sendiri dan marah-marah
>Di Kamar Gonca:Gonca sedang berbicara sendiri sambil memegang dan memandangi pistol yang dipaki Arzu untuk menembak Zaynep kemudian Gonca Flashback ke Adegan dimana dia diam-diam memeakai parfum Arzu dan ketahuan oleh Arzu dan dia dimarahi habis-habisan olehnya,
Lalu Gonca memasukan Pistol itu kedalam Kantong dan Iapun pergi keluar dari kamarnya sambil mengendap-ngendap dan membawa Pistol itu.
Ternyata Gonca mengubur pistol itu di halaman rumah Emiroglu
>Di Penjara:Arzu yang sedang duduk di atas ranjangnya sambil melamun terus dicibir oleh teman-teman napinya.Arzu yang muak karena terus dicibir kemudian berteriak kepada Napi lainya dan Sultan mengancam balik Arzu
>Di ruang Tamu:Semua keluarga Emiroglu sedang berkumpul dan Selim pun datang sambil menyapa dan mencium Tugce,Elif,dan Zeynep kemudian Selim berbicara kepada Zeynep untuk merayakan Ulang tahunnya.melihat keromantisan Selim dan Zeynep membuat Kenan,Ipek,dan Ny Aliye tersenyum
>Di tempat Cucian Mobil:Tulay sedang merajut kain kemudian datang Murat menanyakan dimana Bapaknya dan Tulaypun menyuruh Murat untuk menelpon Veysel tetapi tidak ada jawaban hal itu membuat Tulay dan Murat Khawatir
>Di depan Cafe Melek:Veysel sedang berdiri dan menatap Cafe melek
>Di jalan:Melek dan Feride sedang berjalan sambil membawa barang belanjaan.Betapa terkejutnya Melek setelah melihat Cafenya kebobolan,kemudian Melek dan Feride masuk kedalam Cafe dan mendapati uang hasil penjualanya yang di mesin Kasir Ludes Melek pun was-was
>Di tempat cucian mobil:Tulay membangunkan Veysel yang sedang tidur didalam mobil lalu keduanyapun berbincang,Veysel mengajak tulay masuk kedalam tempat cucian mobil sambil merayunya
>Di cafe Melek:Melek dan Feride masih bertanya-tanya tentang siapa yang telah membobol Cafenya,Kemudian Melek teringat Ketika Veysel datang ke Cafenya dan mengatakan bahwa Ia sedang butuh uang
>dI Halaman rumah Emiroglu:Gonca sedang berdiri dan berbicara sendiri kemudian dia mengambil pistol yang ia kubur dan pergi
>Di ruang makan:Semua keluarga Emiroglu sedang sarapan kemudian datang Tugce dan Elif,Tugcepun langsung nyerocos sendiri dengan cerewetnya dan Anggota keluarga yang lain hanya tersenyum melihat tingkah Tugce
>Di ruang jenguk di penjara:Gonca sedang menjenguk Arzu dan merekapun mengobrol,Arzupun terkejut ketika Gonca menunjukan Pistol yang digunakan Arzu untuk menembak Zaynep (Ini sangat Aneh masak dipenjara yang dijaga ketat oleh polisi ada pengunjung orang sipil bisa masuk membawa pistol padahal biasanya pengunjung dicek pake alat detektor logam)
>Di rumah Needet:Needet sedang sarapan dan Needet kemudian menyuruh Anak buahnya untuk mengaku kepada Polisi dan Menyuruh Erkut untuk mengawasinya
>Di dapur:Kiras berbicara sendiri membicarakan Gonca yang sering pergi entah kemana dan menggumam ketika melihat bahan-bahan yang harus dia masak untuk pesta banyak sekali,kemudian paman sadiq datang membawa peralatan dapur dan meletakanya di dapur lalu iapun pergi
>Di penjara:Arzu menelpon Ayahnya dan memberi tau bahwa Gonca telah menemukan Pistolnya dan telah mengancamnya
>Di cafe Melek:Melih menanyakan tentang kejadian pencurian yang terjadi di cafe kepada melek dan melek mencurigai bahwa yang telah mencuri itu veysel,mendengar hal itu Melih langsung marah dan pergi menemui Veysel melekpun mengikuti melih,
Setelah Melih dan Melek pergi Murat datang ke cafe dan menayakan apa yang telah terjadi kepada Feride,Feride pun menjawab bahwa di Cafe melek telah ada pencurian dan kemungkinan yang melakukan Veysel mendengar hal itu Murat pun langsung marah pergi menemui Ayahnya
Ditempat Cucian Mobil:Veysel sedang duduk dan tulay datang dari dapur sambil membawakan minum untuknya tak lama kemudian Datang Melih dan Melek dan Melihpun langsung menarik kerah baju Veysel Melih mengancamnya dan Mmperingatinya lalu Muratpun datang dan Murat sepertinya kecewa kepada Ayahnya atas perbuatanya kepada Melek,Kemudian Melih,Murat dan Melek pergi Meninggalkan tempat cucian Mobil
>Dirumah Emiroglu:semua tengah sibuk mempersiapkan pesta kemudian kiraz datang membawakan makanan
>Dirumah Needet:Gonca datang menemui Needet dan Gonca memberikan Pistolnya kepada Needet,Eh bukanya Berterima Kasih malah Needet menjambak rambut Gonca sambil mengancamnya
>Di Kantor Polisi:Anak buah Needet sedang memberi pengakuan palsu kepada polisi mendengar pengakuan Anak buah Needet Polisi itu langsung menyuruh bawahanya untuk menahanya dan mengeluarkan Arzu Emiroglu
>Di Rumah Emiroglu:semua sedang berkumpul di ruang tamu terlihat Tugce dan Elif sedang bermain Balon kemudian Tugce meminta agar Melek diundang ke pesta lalu Zaynep pun menelpon Melek dan mengundangnya untuk datang ke Pesta
>Ditempat Cucian Mobil:Veysal sedang duduk ditemani Tulay kemudian Hp Veyselpun berdering ternyata Telepon dari Zaynep,Zeynep meminta Veysel untuk datang ke Pestanya tetapi Veysel tsepertinya tidak bisa
>Di penjara:Sultan sedang pijetan dengan Napi lainya kemudian Napi yang tadi memijat sultan meminta Arzu untuk gantian memijat Sultan Sontak Arzu tak mau dan merekapun berdebat Arzupun langsung diancam oleh sultan seketika itu Sipir datang dan memberi kabar bahwa Arzu telah bebas dari penjara
>Dicafe Melek:Melih dan Melek sedang berbicara
>Dirumah Emiroglu:Semuanya sedang sibuk berkumpul dan merayakan Pesta
>Di penjara: Arzu sedang memberikan kesan-kesanya kepada Napi yang lain sebelum ia pergi dari penjara
>Di Cafe Melek:Murat sedang duduk dan Feride sedang membereskan gelas-gelas dan piring-piring yang ada di atas meja dan Feride menemukan Dompet (Entah dompet siapa itu) dan menunjukanya ke Murat dan Muratpun pergi ke alamat yang ada di dompet itu (Mungkin Murat berpikir bahwa yang merampok Cafe Melek adalah orang yang memiliki dompet itu)
>Di Rumah Emiroglu:Semuanya sedang berpesta dan tampak Elif dan Tugce sedang bermain balon sambil berlari.
Disaat semua sedang Asyiknya menikmati pesta tiba-tiba Tugce mengatakan Anne dan datanglah Arzu Emiroglu semuanya tercengang melihat kedatangan Arzu Emiroglu
BERSAMBUNG BACA SELANJUTNYA || Elif SCTV Season 2 Episode 214
Maaf jika masih banyak kesalahan