Rabu, 11 November 2015

Elif SCTV Season 2 Episode 209

Advertisement


Di ruang sidang, Kenan & Arzu sedang menghadapi sidang peeceraian mereka. Kenan menatap Arzu dg tajam, sedangkan Arzu terlihat salah tingkah dg Kenan. Tak lama kemudian hakim datang. Hakim membuka sidang, lalu Kenan menceritakan alasannya ingin bercerai dg Arzu. Arzu terdiam & hanya mendengarkan.
Di rumah Melih, Melek sedang menyiapkan sarapan kemudian Melih datang. Melihat makanan yg di sajikan Melek, Melih merasa senang.
Di tempat sidang, setelah hakim mendengarkan penjelasan dari Kenan, kemudian hakim menanyakan pada Arzu. Arzu berusaha melakukan pembelaan. Dengan akal bulus & air mata buayanya, Arzu mengatakan kalau dirinya masih sangat mencintai Kenan. Kenan yg mendengar hal itu pun tentu tak percaya & marah.
Di rumah Emiroglu, ny. Aliye & Ipek sedang berbincang soal Arzu di ruang tamu. Tugce yg mendengar hal itu marah & berteriak2 pd nenek & bibinya. Ipek berusaha menenangkannya namun tetap marah. Sambil menangis ia berlari ke kamarnya.
Di tempat sidang, Kenan terlihat marah dg apa yg di ucapkan oleh Arzu. Kenan brusaha mengatakan pd hakim kalau Arzu berbohong.
Ipek menyusul ke kamar Tugce. Ipek berusaha menenangkan Tugce. Tugce masih menangis sambil berteriak2. (Hadeeeh Tugce marahnya total)
Di rumah Melih sedang menelpon seseorang. Melek membereskan meja makan lalu menghampiri Melih & duduk di sampingnya.
Di ruang sidang, hakim memutuskan untuk menolak gugatan cerai Kenan. Kenan sangat marah, sedangkan Arzu tampak tersenyum bahagia.
Keluar dari ruang sidang, pengacara Arzu lalu menelpon Necdet & mengabarkan hal itu. Arzu keluar dg senyum meledek. Kenan sangat marah & ingin memukul Arzu tp pengawal Arzu mencegahnya.
Di kamar Tugce, Ipek masih berusaha membujuk Tugce. Elif yg sudah berseragam sekolah & sedang d dandani bibi Kiraz pun ikut membujuk Tugce namun Tugce masih kekeh dg ngambeknya.
Arzu kembali ke ruang tahanan. Genk bully pun kembali nyinyir pd Arzu. Namun Arzu membalasnya dg kesombongannya.
Di pinggir pantai, Kenan duduk sendiri. Dengan masih marah Kenan bicara sendiri. Kemudian Kenan mengambil hp dari saku bajunya lalu menelpon Selim.
Melek berjalan menuju rumah Emiroglu.
Di rumah Emiroglu, dg wajah masih cemberut akhirnyaTugce bersedia memakai seragam sekolah. Kemudian Selim datang. Tugce kemudian berteriak2 lagi (Allah Allah..,itu Tugce galak skali)
Bibi Kiraz lalu mendekati Elif & Tugce lalu mnyuapkan sesuatu pd mereka sehingga yg lain jd tersenyum. Kemudian Elif & Tugce di antar Selim pergi ke sekolah.
Di luar pagar, Melek sedang mengamati Elif yg mau berangkat ke sekolah.
Di penjara, Necdet mengunjungi Arzu. Mereka berdua nampak bahagia dg kemenangan mereka.
Di ruang tamu, ny. Aliye & Ipek sedang berbincang. Kemudian ny. Aliye teringat Kenan lalu menelponnya namun tidak di angkat. Bibi Kiraz datang membawakan minuman.
Di dapur, Gonca sedang menyiapkan minuman buat Zeynep. Lalu bibi Kiraz datang & bergosip tentang yg di dengarnya soal Kenan. Gonca lalu memikirkan sesuatu. Bibi Kiraz mengambil minuman itu lalu mengantarkannya pd Zeynep di kamar. Setelah berbincang sebentar, bibi Kiraz lalu pergi. Kemudian Zeynep ke luar balkon. Ternyata Erkut mengamati dari luar pagar. Zeynep tidak menyadari hal itu. Kemudian Erkut pun pergi.
Kenan masih duduk di pantai, kemudian Selim datang. Kenan kemudian menceritakan soal Arzu pd Selim.
Di penjara, genk bully sedang ceramah. Arzu terlihat tak perduli sehingga memicu kemarahan genk bully. Salah satu dari genk bully itu ingin menghajar Arzu namun ketua genk itu yg bernama Sultan itu mencegahnya.
Di rumah Necdet sedang duduk santai, lalu salah seirang anak buahnya yg bernama Feyyaz datang. Necdet lalu mempersilahkan duduk. Kemudian mereka terlibat pembicaraan.
Di pantai Kenan & Selim masih berbincang. Tak lama kemudian mereka pun pergi.
Di tempat steam mobil, Veysel sedang berbicara dg Arif. Kemudian Erkut datang. Veysel terlihat marah dg kedatangan Erkut. Erkut berusaha menjelaskan & meminta maaf sama Veysel namun Veysel masih marah & ingin memukul Erkut namun Arif melerainya.
Di kafe Nelek, Melih & Gulnur sedang ngobrol.
Di tempat steam mobil, Veysel masih terlihat marah sama Erkut. Kemudian Murat datang. Murat pun ikut geram melihat Erkut. Setelah brrbicara sebentar lalu Erkut pun pergi. Veysel & Murat masih terlihat geram membicarakan Erkut.
Di tempat lain, Feyyas anak buah Necdet sedang duduk & berbicara sendiri. Ia terlihat berpikir & kesal. Kemudian rekannya memanggil.
Di penjara, teman Arzu sedang asik menikmati kuaci. Genk bully meminta. Tak lama kemudian sipir wanita datang membawa surat tapi Arzu tidak mendapat surat. Genk bully pun meledeknya.
Di tempat steam, Murat & Arif sedang mencuci mobil, kemudian hp Murat berbunyi, dan ternyata itu telp dari Feride. Sepertinya Feride menceritakan soal pekerjaan. Murat terlihat bingung tp kemudian terlihat Murat menemukan ide. Kemudian Murat pergi ke kafe Melek untuk menemui Melek.
Di rumah Emiroglu, Elif & Tugce pulang sekolah lalu menemui ny. Aliye & Ipek. Tugce lalu menceritakan soal sekolahnya. Tugce terlihat bosan tp Elif terlihat senang. Lalu Kenan & Selim datang. Kemudian ny. Aliye meminta bibi Kiraz mengajak Tugce & Elif pergi. Kenan kemudian menceritakan masalahnya pd ibunya.
Necdet & anak buahnya sedang berjalan. Anak buah Necdet yg bernama Feyyas terlihat mrmandangi kantor polisi yg ada di sebrang jalan. Ia terlihat ragu untuk melakukan apa yg di perintahkan Necdet (entah printah apa blm tau). Necdet berusaha membujuk & akhirnya dia pun mau menuruti perintah Necdet tsb..
BERSAMBUNG BACA SELANJUTNYA || Elif SCTV Season 2 Episode 210